google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0
HUT RI WILMAR
Rabu, 08 April 2020 15:57:00

Diantar Lewat Pos, 82 Juta Penduduk Turki Dapat Masker Gratis

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

GLOBALRIAU.COM - Turki meluncurkan program pembagian masker bedah untuk semua penduduk di seluruh negeri yang jumlahnya 82 juta jiwa. Program ini diluncurkan untuk melawan penyebaran virus corona.



Pekan ini Turki meluncurkan situs web di mana warga dan penduduk resmi bisa mendaftar untuk mendapatkan lima masker gratis setiap pekan yang akan diantarkan tukang pos.

Pada Jumat lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan aturan baru mewajibkan semua orang menggunakan masker saat berada di tempat kerja maupun pasar. Erdogan juga melarang penjualan masker di tengah tudingan ada pihak yang sengaja menaikkan harga.

"Kita punya persediaan masker yang cukup dan rencana memproduksi untuk semua penduduk kita sampai wabah berakhir," jelas Erdogan pada Senin, dilansir dari The Independent, Rabu (8/4).

"Sebagai pemerintah, kita akan menyediakan masker gratis untuk semua penduduk kita," lanjutnya.

Virus corona telah menewaskan sedikitnya 725 orang di Turki, angka kematian tertinggi kedua setelah Iran di wilayah Timur Tengah. Sedikitnya 34.000 orang dites positif Covid-19.

Turki telah menutup sekolah dan memerintahkan semua penduduk di atas 65 tahun atau di bawah 20 tahun tetap diam di rumah.

Pabrik dan Konstruksi tetap Berjalan

Erdogan berjanji akan tetap menjaga roda produksi tetap berlangsung, termasuk perusahaan, pabrik, dan konstruksi tetap berjalan. Hal ini membuat kecewa sejumlah politikus oposisi yang menuntut pemberlakuan lockdown.

"Setiap pabrik yang bisa beroperasi akan tetap beroperasi. Petani-petani kita tidak akan membiarkan lahannya kosong," kata Erdogan.

Larangan penjualan masker berpotensi membunuh sumber pendapatan bagi apotek dan perusahaan alat kesehatan yang telah mendongkrak harga di tengah tingginya permintaan global yang belum pernah terjadi sebelumnya. Turki adalah salah satu produsen APD medis terkemuka di dunia.

Erdogan juga mengumumkan pembangunan dua rumah sakit dengan kapasitas 1.000 tempat tidur untuk mengobati pasien Covid-19 di Istanbul, kota yang paling parah terkena wabah.(red)

Share
loading...
Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Rumah Muslimah Indonesia di Turki Gelar Launching Secara Virtual

    Agenda launching Rania Turki ini diikuti oleh ratusan ibu-ibu, mahasiswi dan pelajar dari berbagai kota di Turki seperti Istanbul, Ankara, Antalya, Izmir, Sakarya, Kayseri, Tekirda
  • satu bulan lalu

    29 ASN Positif Corona, 9.000 Lainnya Dilakukan Rapid Test

    Saat ini, Pemprov Jatim telah melaksanakan rapid tes terhadap 9.000 ASN. Hasilnya dari rapid test tersebut, sebanyak 322 orang di antaranya dinyatakan reaktif rapid test.
  • satu bulan lalu

    Tambah Lagi, Total 6 Kasus Baru Positif Corona di Dumai

    Dengan rincian sebagai berikut, Pertama, Pasien ke 23, Ny. H, umur 45 tahun, beralamat di Kelurahan Kampung Baru. Merupakan hasil skrining PCR Test massal dengan spesimen sputum di
  • 2 bulan lalu

    Satu Dokter Positif Corona, Puskesmas Rumbai Diminta Tutup Sementara

    Juru bicara Gugus tugas Covid-19, Indra Yovi, menjelaskan, dokter yang terkonfiirmasi positif tersebut merupakan Dokter Interenship di Puskesmas Rumbai. Dan dokter tersebut bukanla
  • Komentar
    Copyright © 2020 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...