• Home
  • Bengkalis
  • 55 Kg Sabu dan 46 Ribu Ekstasi Gagalkan Diselundupkan dari Bengkalis
Jumat, 04 Mei 2018 09:39:00

55 Kg Sabu dan 46 Ribu Ekstasi Gagalkan Diselundupkan dari Bengkalis

Ilustrasi.

BENGKALIS, Globalriau.com - Personel Polres Bengkalis menggagalkan upaya penyelundupan 55 kilogram sabu dan 46.718 butir pil ekstasi dari luar negeri ke Indonesia melalui perairan. Ini merupakan pengungkapan penyelundupan narkoba paling besar di jajaran Polda Riau.

"Iya ini adalah pengungkapan narkoba terbesar selama sejarahnya Polda Riau. Provinsi Riau ini sangat rawan untuk menjadi pintu masuk atau lintasan narkoba, baik sabu maupun pil ekstasi," ujar Kapolda Riau Irjen Nandang didampingi Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, Rabu (2/5).

Nandang menceritakan, upaya penyelundupan sabu seharga Rp 55 miliar lebih dan ekstasi seharga Rp 14 miliar itu masuk dari perairan Kabupaten Bengkalis diduga dari China. Sabu itu dibawa tiga kurir. Mereka ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda.

loading...


"Petugas Polsek Bengkalis dan Polres awalnya mendapat informasi akan adanya narkoba yang masuk dari luar ke Bengkalis melalui pelabuhan. Kemudian, petugas melakukan penyelidikan ke pelabuhan," ucap Nandang.

Dari penyelidikan itu, polisi mengamankan dua kurir inisial J (22) dan DP (31) di Pelabuhan Roro Penyeberangan Air Putih, Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Rabu (25/4).

"Dua kurir itu ditangkap saat berada di dalam sebuah mobil travel di pelabuhan tersebut. Kemudian petugas menggeledah dan menemukan 25 bungkus sabu (25 kilogram) dalam tas koper, serta 20.800 butir pil ekstasi dalam kotak blender," ucap Nandang.

Kedua kurir itupun langsung diinterogasi polisi untuk mengetahui jaringan narkoba yang mereka edarkan. Hasilnya, kedua pelaku mengaku akan mengirim narkoba itu ke Kota Pekanbaru. Mereka merupakan kurir dan mendapatkan barang dari RO, dan narkoba itu diketahui milik seseorang inisial M.

Polisi langsung melakukan pengembangan untuk mencari pelaku lain yang disebutkan dua kurir tersebut. Polisi menetapkan mereka ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kemudian kita lakukan pengembangan di hari yang sama dan berhasil mengamankan seorang tersangka inisial AS (26) di Jalan Imam Bulkim, Desa Pasiran, Kecamatan Bantan," kata Nandang.

Kepada polisi, AS mengaku hanya anak buah dari RO, bos pemilik sabu. Kemudian petugas membawa AS ke rumah RO, namun pelaku sudah tak berada di rumah.

"Di rumah RO, petugas menemukan narkoba lebih besar lagi, yakni 30 bungkus sabu seberat 30 kilogram dan lima bungkus pil ekstasi dengan jumlah 25.918 butir. RO sedang dicari dan saat ini menjadi buronan," pungkas Nandang.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto mengatakan dalam kasus ini ada tiga orang yang ditetapkan sebagai DPO atau buronan. mereka bertiga yakni RO, FI dan JF. Peran mereka sebagai pengendali jaringan narkoba yang masuk dari luar negeri ke Indonesia melalui Bengkalis.

"Pelaku yang kita amankan ditahan di Mapolda Riau untuk kepentingan penyidikan, mereka dijerat pasal 144 Jo 122 Jo 132 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tenatnag narkotika ancaman hukuman mati," tegas Yusup.

Sumber: Merdeka.com

Share
loading...
Berita Terkait
  • 4 jam lalu

    857 Hektare Hutan di Riau Terbakar, Bengkalis Paling Parah

    Satelit Noaa dan Terra Aqua mendeteksi adanya 1 titik api yaitu di Bengkalis. Sementara untuk jarak pandang di sejumlah daerah masih normal. Di Pekanbaru, jarak pandang mencapai 10
  • 3 hari lalu

    Surati Kepala PD, Bupati Amril Mukminin Sampaikan Jadwal Perencanaan Pembangunan 2019

    Jadwal tersebut disampaikannya kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis.
  • 3 hari lalu

    Permudah dan Meningkatkan Minat Masyarakat untuk Membaca, Dinas Perpustakaan Bengkalis Luncurkan e-PUSDA

    Suwarto, menjelaskan bahwa terobosan baru yang diluncurkan tersebut agar mempermudah masyarakat dalam membaca.
  • 4 hari lalu

    Jaga Keindahan Kota, Satpol PP Bengkalis Tertibkan Pedagang Liar

    Pantauan dilapangan, terlihat satuan Polisi Pamong Praja yang sedang menegur dan meminta agar para pedagang liar tersebut tidak menggunakan bahu jalan untuk berjualan.
  • loading...
    Komentar
    Copyright © 2019 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...