• Home
  • Bengkalis
  • BPBD Kabupaten Bengkalis Bagi 2.000 Masker untuk Satuan Pendidikan dan Masyarakat
Selasa, 10 September 2019 14:07:00

BPBD Kabupaten Bengkalis Bagi 2.000 Masker untuk Satuan Pendidikan dan Masyarakat

Kalaksa BPBD H Tajul Mudarris menyerahkan masker untuk SD Negeri 1 Bengkalis yang diterima Kepsek Hj Mahdewi Puspa, Selasa, 10 September 2019.

BENGKALIS, globalriau.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, Selasa, 10 September 2019, membagikan masker untuk siswa-siswi di 2 Satuan Pendidikan dan masyarakat.

Dipimpin langsung Kepala Pelaksana (Kalaksa) H Tajul Mudarris, pembagian masker yang dilakukan bersamaan waktu menjelang siswa-siswi pulang sekolah tersebut, dilaksanakan di SD Negeri 1 dan SD Negeri 4 Bengkalis.



“Hari ini kita membagikan 2.000 masker kepada masyarakat. Khususnya pelajar. Masker ini kita bagian lantaran asap di kota Bengkalis sudah mulai muncul. Ini sebagai antisipasi,” jelas H Tajul.

Untuk SD Negeri 1 di jalan Sri Pulau, masker yang dibagikan tersebut diterima Kepala Satuan Pendidikan (Kepsek) H Mahdewi Puspa.

Sedangkan untuk SD Negeri 4, terima H Nurzairina selaku Kepsek sekolah yang beralamat di jalan Arif Rahman tersebut.

Selain Sekretaris Jumiharto, beberapa staf di BPBD ikut mendampingi H Tajul menyerahkan 2.000 masker ke kedua Satuan Pendidikan dan masyarakat tersebut.

H Tajul juga menjelaskan, pembagian masker tersebut sebagai tindak lanjut instruksi Bupati Amril Mukminin melalui Kepala BPBD Kabupaten Bengkalis yang juga Sekretaris Daerah Bengkalis H Bustami HY.

Imbau Gunakan Masker

Seperti sudah diinformasikan sebelumnya, akibat terpapar kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kondisi udara di sejumlah wilayah di Kabupaten Bengkalis di duka sudah tidak sehat lagi.

Misalnya, di ibukota Kabupaten Bengkalis, kota Bengkalis. Sejak pagi kemarin, Senin, 9 September 2019, kondisi kabut asap kian pekat.

Bupati Amril Mukminin mengimbau warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan.

“Jika berada di luar ruangan agar menggunakan masker untuk mengurangi dampak gangguan Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)”, ujar Bupati Amril Mukminin seperti dikutip dan disampaikan Kadis Kominfotik Johansyah Syafri, Senin siang kemarin.

Sifatnya Situasional

Terkait kemungkinan anak sekolah libur, Bupati Amril Mukminin mengatakan, sifatnya situasional.

Jika asap asap makin pekat dan kondisi ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) menunjukkan pada level yang tidak sehat, katanya, dipersilahkan masing-masing Kepsek mengambil kebijakan sendiri guna mengurangi resiko yang ditimbulkan.

“Termasuk meliburkan anak sekolah. Silahkan”, imbuhnya.

Dia juga mengatakan, sudah menugaskan Kepala Dinas Pendidikan untuk membuat surat edaran kepada masing-masing Korwil Kecamatan dan Kepsek di daerah terkait hal itu.(rls/Amx)

Share
Berita Terkait
  • 10 bulan lalu

    Kades Puteri Sembilan Serahkan Bantuan Ratusan Bibit Tanaman Buah kepada Masyarakat

    Suyutno berharap dari bantuan bibit tanaman ini bisa membantu menjaga kelestarian lingkungan dengan pepohonan juga bisa membantu ekonomi masyarakat setempat.
  • 2 tahun lalu

    Wamen LHK Apresiasi Program Mitigasi Karhutla Kampung Gambut Berdikari, Binaan Kilang Sei Pakning

    Kegiatan yang dipusatkan di Arboretum Gambut Marsawa yakni hutan masyarakat di kawasan gambut yang masih bertahan dan merupakan bagian dari Program Kampung Gambut Berdikari.
  • 2 tahun lalu

    Rem Blong, Truk Tak Kuat Menanjak Hantam Mobil di Dalam RoRo Bengkalis

    Peristiwa terjadi akibat salah satu truk pengangkut pasir gagal menanjak untuk keluar pintu RoRo dan menghantam kendaraan dibelakangnya.
  • 2 tahun lalu

    Tak Terima Diputus Pacar, Mantan Napi Kembali Berurusan Dengan Polisi

    Lobo ditangkap karena membakar satu unit mobil Toyota Agya milik korban inisial M di rumah kontrakan korban Jalan HR Soebrantas Gang Sekapur Sirih Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis
  • Komentar
    Copyright © 2024 . All Rights Reserved.