google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f
COVID-19
  • Home
  • Bengkalis
  • Dugaan Kasus Pemerasan, KONI Bengkalis Resmi Laporkan Kordum Amperga
Senin, 03 Mei 2021 19:05:00

Dugaan Kasus Pemerasan, KONI Bengkalis Resmi Laporkan Kordum Amperga

BENGKALIS, globalriau.com - Ketua Koni Kabupaten Bengkalis resmi melaporkan kordum Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Olahraga (AMPERGA) ke Polres Bengkalis. Dengan Laporan Polisi Nomor : LP/72/1V/2021/SPKT/RIAU/Res,Bks, tanggal 15 April 2021 tentang dugaan tindak pidana pemerasan, Senin (3/05/2021).



Amran, Mahatir Ardi Prasetya, di dampingi oleh Khairul Majid selaku kuasa hukum Koni Bengkalis dalam wawancaranya beliau membenarkan bahwa kliennya saudara Darma Firdaus Sitompul sudah membuat laporan secara resmi ke Polres Bengkalis dengan dugaan pemerasan yang telah di alaminya.

"Untuk saat ini alhamdulillah sudah ada beberapa saksi yang sudah di periksa, dan informasinya Senin ini akan ada dua orang yang juga di panggil oleh penyidik, salah satunya Kordum Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Olahraga (AMPERGA." tuturnya.

Dia menambahkan, pihaknya sangat yakin dan percaya kepada penyidik dalam penanganan kasus ini, mereka terus menunggu peroses penyelidikan sampai selesai, baru kemudian akan diketahui siapa dalang yang turut ikut andil dan yang memerintahkan sehingga ada dugaan pemerasan terhadap kliennya.

Asnawi selaku korlap Amperga jilid satu yang juga turut hadir dalam panggilan tersebut. Ia menjelaskan bahwa dirinya memang ikut dalam aksi pertama tersebut.

"Setelah saya mengetahui ada oknum yang menunggangi di dalam aksi tersebut, pada surat aksi yang kedua saya tidak mau ikut lagi." jawabnya.

"Saya malah dapat informasi bahwan Kordum Amperga Muhammad Alfaruq ada melakukan negosiasi terhadap Ketua Koni. Dengan inisiatif saya dan rekan rekan mahasiswa lainnya mencoba duduk bersama beliau, di depan rekan-rekan Muhammad Alfaruq membenarkan hal tersebut atas dasar perintah dari saudara Odi Juhasniadi," tambahnya.

Kedua pihak hingga saat ini masih menunggu kebenaran hal tersebut dari hasil pemeriksaan kepolisian.

"Saya menjelaskan dengan apa yang saya ketahui saja, selebihnya biarkan di perosos penyidikan yang akan membuktikan hal tersebut. Lagiankan bukti rekaman, pesan whatsapp, dan bukti teransfernya sudah ada," tutup Asnawi.

Sementara saudara Odi Juhasniadi ketika di konfirmasi melalui pesan sikat whatsapp hingga sampai berita ini di terbitkan belum memberikan jawaban.(amx)

Share
Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Oknum Mahasiswa Polbeng Dikabarkan Terlibat Kasus Pemerasan Ketua KONI Bengkalis

    Dari sejumlah nama terduga pelaku, diantaranya diduga merupakan mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis, namun hingga kini kepolisian masih terus mendalami perkara tersebut.
  • 6 hari lalu

    Kasus Covid-19 di Bengkalis Terus Naik, 1 Meninggal dan 26 Positif. Namun 56 Sembuh

    Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, tambahan kasus kematian akibat terkonfirmasi Covid-19 atas nama pasien 2907 Tn. SM (58) warga Kecamatan Mandau yang menin
  • 6 hari lalu

    Karang Taruna Kecamatan Bantan Gelar Aksi Sosial

    Dikatakan Risky pemberian masker kepada pengendara yang melintas jalan, bertujuan agar setiap orang melaksanakan protokol kesehatan, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
  • 6 hari lalu

    Perguruan Tinggi Teken MoU dengan Pemkab Bengkalis

    Dilakukan pula penandatanganan perjanjian kerjasama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan perguruan tinggi, sekolah, desa dan lembaga perbankan di Bengkalis.
  • Komentar
    Copyright © 2021 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f