• Home
  • Bengkalis
  • Rampas Motor dan Tikam Korban Hingga Tewas, 2 Remaja Bengkalis Dituntut 10 Tahun Penjara
Rabu, 03 Oktober 2018 21:20:00

Rampas Motor dan Tikam Korban Hingga Tewas, 2 Remaja Bengkalis Dituntut 10 Tahun Penjara

BENGKALIS, Globalriau.com – Jaksa Menuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis menuntut 10 tahun penjara terhadap dua anak remaja yang melakukan pembunuhan sadis, sekaligus melakukan perampasan sepeda motor terhadap korban, Selasa (02/10/18).

Dua remaja yang dituntut JPU 10 tahun penjara ini pertama inisial JL (17) dan RDSH (16), warga jalan PT. Adei Perumahan Pabrik Getah PT. Sdei Desa Semunai, Kec. Pinggir, Kab. Bengkalis-Riau, dengan korban Trio Sutrisno (21).



Kedua remaja yang diduga melakukan pembunuhan berencana ini, dituntut oleh JPU dan dikenakan pasal 340 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP Juncto Nomor 11 tahun 2012, dengan sidang tertutup, tidak untuk umum, karena yang disidangkan masih dibawah umur.

Sidang ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis Zia Ul Jannah, SH dan dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata, SH, Aulia Fhatma Widhola, SH, ‎JPU Eriza Susila, SH‎, dan Pendamping Hukum (PH) dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Bengkalis Farizal. SH.

Peristiwa ini berawal, pada hari Jum’at 25 Mei 2018 lalu, JL dan RDSH mengajak minum tuak kepada korban di PT. Adei Desa Semunai. Setelah sama-sama minum sekitar 30 menit, JL memberi isyarat kepada RDSH untuk membunuh korban.

Saat itu, RDSH jawab kepada JL “terserah mulah” ,sehingga JL menikam korban di kepala bagian belakang korban, dengan sebilah pisah dapur.

Saat itu, korban sempat minta tolong kepada pelaku, dengan iba RDSH mengajak JL, agar korban bisa segera dibawa ke rumah sakit. Tapi JL tidak merespon, dan bahkan JL menikam kembali korban di belakang kepala korban.

Mengakibatkan, sekitar 5 menit kemudian, korban tumbang bersimpah darah, dan tewas seketika. Selanjut dalam keadaan korban tewas, JL merogoh saku celana korban, dan mengambil 15 ribu dan sekaligus mengambil kunci sepeda motor milik korban.

Selanjutnya, oleh kedua pelaku, jasad korban dibawa dalam kebun sawit dan diletakkan atas pelepah daun kelapa sawit dan ditutupi daun kelapa sawit.

Setelah merasa aman, kedua remaja ini, langsung pergi peninggalan jasad korban kearah Pekanbaru dan masuk di Simpang Intan, Desa Tenggganau menuju ke Kayu Api Desa Beringin.

Sidang ini akan dilanjutkan besok, Rabu (03/10/18) dengan agenda Pledoi/Pembelaan dari Pendamping Hukum, Farizal, SH.(amx)

Share
loading...
Berita Terkait
  • 22 jam lalu

    Bungkusan 15 Ribu Pil Ekstasi di Bengkalis Bertuliskan 'Kessa'

    Ketika disinggung apakah ada kaitannya dengan pengungkapan temuan koper berisikan pil ekstasi di Sesa, Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu beberapa waktu lalu. Letkol. Inf. Timm
  • 24 jam lalu

    IRT di Bengkalis Temukan Tas Ransel Coklat Berisikan Ribuah Ekstasi dari Ditumpukan Sampah

    Sungguh mengejutkan, laporan dari seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial ID, warga Jalan Gerilya, Gang Nusa Indah, Kecamatan Bengkalis membuahkan hasil.
  • 3 hari lalu

    Rp300 Miliar Disiapkan Pemerintah Hambat Abrasi di Bengkalis

    Ia mengatakan bahwa upaya untuk mengatasi abrasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah kabupaten, melainkan juga pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
  • 5 hari lalu

    Bupati Bengkalis Apresiasi Baznas Atas Program Bengkalis Smartnya

    Apresiasi ini disampaikan Bupati Bengkalis, pada acara Halal Bi Halal Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Syawal 1440 Hijriyah, yang diselenggarakan di halaman kantor Bupati Bengkalis,
  • Komentar
    Copyright © 2019 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...