• Home
  • Dumai
  • Pengurusan Sertifikat Tanah Bertahun-tahun, Lurah Ratu Sima: Masih Ada Pihak Bersengketa
Senin, 11 November 2019 22:27:00

Pengurusan Sertifikat Tanah Bertahun-tahun, Lurah Ratu Sima: Masih Ada Pihak Bersengketa

Kantor Lurah Ratu Sima.

DUMAI, globalriau.com - Terkait adanya keluhan warga yang mengurus registrasi dikelurahan Ratu Sima guna pengurusan sertifikat tanah sudah bertahun-tahun memicu Lurah Ratu Sima angkat bicara. Menurutnya soal pengurusan registrasi atas kepemilikan tanah Andi Eko masih ada pihak yang bersengketa.



"Masih ada pihak-pihak yang bersengketa mengklaim tanah pada posisi yang sama, kami sudah adakan pertemuan secara kekeluargaan namun tidak ada titik temu. Hingga kami menyarankan untuk masing-masing pihak menempuh jalur hukum." jelas Lurah Ratu Sima, Muhamamd Enda menjawab globalriau.com, Senin (11/11/2019).

Dilanjutkannya. pihaknya tidak akan mengeluarkan surat registrasi sebelum adanya keputusan yang inkrah.

Pihak yang mengklaim tanah yang sama menurut lurah diantaranya Toton, Bidan Fatimah, Parlindungan Pane, Simanungkalit, dan ada tiga orang lainnya."Petemuan sudah kami lakukan antar pihak terkait di kantor lurah." ujarnya.

Menanggapi tanggapan Lurah Ratu Sima, Andi Eko merasa ada yang aneh. Menurutnya selaku pemilik surat tanah yang sah dirinya tidak pernah mendapat undangan dan melakukan pertemuan dengan penggugat yang dimaksud di kantor lurah.

"Pertemuan pernah dilakukan di Kecamatan, namun sudah selesai dengan bukti surat pernyataan yang disimpan Lurah, bahkan saya minta sampai sekarang tidak diberikan," ucap Andi.

Sebelumnya kata Andi, dia mendapatkan pernyataan dari Lurah bahwa akan ada pihak yang akan mengklaim tanah miliknya. Namun setelah ditunggu berbulan-bulan tidak satupun ada orang yang mendatanginya bahkan mengklaim tanah tersebut.

"Saya kira Lurah Ratu Sima punya indra keenam, dia tahu akan ada yang menggugat, dan saya diminta menunggu. Sudah berbulan-bulan bahkan sampai sekarang tidak ada pihak yang datang maupun mengklaim." sebut Andi.

Andi mempersilahkan jika ada pihak yang hendak mengklaim tanah miliknya tersebut dengan luas 2200 meter persegi atau lebih tepatnya dua hektare lebih.

"Jika benar kata Lurah ada yang mau menggugat saya persilahkan, tapi sampai sekarang tidak ada," tandasnya.(red/egi)

Share
loading...
Berita Terkait
  • 9 jam lalu

    Pengelola Wisata Pantai Dumai Dihimbau Perhatikan Sampah Plastik

    Tidak hanya itu, bahkan sampah plastik juga tampak dipinggiran laut Dumai khususnya disekitar lokasi wisata. Menyikapi hal ini, Pemerhati Lingkungan, Kamero menghimbau kepada penge
  • 10 jam lalu

    Sertifikat Tanah Pemukiman Dumai Masuk Kawasan Pertanian dan Hutan dalam RTRW, Ini Akibatnya..

    Terkait banyaknya kesalahan dalam tata ruang Dumai, Said membenarkan hal itu, menurutnya sampai sekarang masih ditemukan kekeliruan dalam penunjukan kawasan yang dituang dalam ranc
  • 10 jam lalu

    Soal Kasus Amoral, Beredar Kabar Bos PT KLK Dumai "Suap" Sejumlah Oknum

    bahkan, pengkondisian yang disebut-sebut dilakukan oleh oknum pekerja PT KLK kepada sejumlah pihak tersiar deras dimasyarakat.
  • 11 jam lalu

    Terkait Kasus Asusila WNA Bos PT KLK, Imigrasi Dumai Tunggu Laporan Keluarga

    Perkara yang menyeret Bos PT KLK bersama istri orang tersebut sempat masuk kewilayah penegakan hukum oleh kepolisian. Pasca penggerebekan yang dilakukan oleh suami FS, namun hingga
  • Komentar
    Copyright © 2019 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1045294159295760, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0