• Home
  • Dumai
  • Predikat WTP Kota Dumai Tahun 2017 Dipertanyakan
Minggu, 24 Juni 2018 19:41:00

Predikat WTP Kota Dumai Tahun 2017 Dipertanyakan

Penyerahan LHP BPK Atas LKPD Kota Dumai Tahun 2017.

DUMAI, Globalriau.com - Opini merupakan pernyataan profesional sebagai kesimpulan pemeriksa mengenai tingkat kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. Menurut peraturan perundang-undangan, kriteria yang digunakan untuk memberikan opini terhadap kewajaran laporan keuangan antara adalah kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan; efektivitas sistem pengendalian intern; penerapan Standar Akuntasi Pemerintahan (SAP); dan pengungkapan (disclosure) yang memadai.

Demikian diungkapkan ketua DPW LSM KPK, Prapto Sucahyo kepada awak media Minggu (24/06/2018). Menurutnya sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, untuk mendukung keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan negara, keuangan negara wajib dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.

loading...


"Pengelolaan keuangan negara perlu dilakukan pemeriksaan berdasarkan standar pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan yang bebas dan mandiri. Oleh karena itu, untuk memberikan opini atas laporan keuangan pemerintah daerah BPK – RI perlu melakukan pemeriksaan." ujarnya.

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kata Cahyo, adalah opini audit yang akan diterbitkan jika laporan keuangan dianggap memberikan informasi yang bebas dari salah saji material. Jika laporan keuangan diberikan opini jenis ini, artinya auditor meyakini berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan, pemerintah dianggap telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik, dan kalaupun ada kesalahan, kesalahannya dianggap tidak material dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan.

"Sehubungan dengan LHP BPK tersebut, predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang disematkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK - RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Dumai Tahun 2017 tentu patut dipertanyakan." tegasnya.

Sebab, lanjutnya, menurut siaran pers penyerahan hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Tahun 2017 yang dipublikasikan BPK – RI, opini Wajar Tanpa Pengecualian hanya diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak. Lalu apakah opini WTP untuk LKPD Kota Dumai Tahun 2017 tersebut merupakan LHP susulan..?? Allah hualam.

Sedangkan untuk LHP atas LKPD Kota Dumai Tahun 2016 sampai hari ini BPK tidak pernah mempublikasikan. Kalau melihat ke belakang, laporan keuangan Kota Dumai Tahun 2015 yang tidak menyajikan (menghilangkan) nomenklatur kelompok pendapatan lainnya bahkan tidak melampirkan pendapatan-LRA TA 2015 dan TA 2016 dalam perda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD.

Tatakelola keuangan TA 2015 dan 2016 memang benar-benar parah. Sebagai contoh aja, dari 500-an lebih daerah kabupaten/kota se Indonesia, mungkin hanya di Kota Dumai aja ada ASN eselon I. Apalagi kalo melihat kondisi tata kelola aset tetap tanah seperti areal perkantoran kantor Walikota dan DPRD yang legalitasnya setakat ini belum atasnama Pemko Dumai serta lahan kosong lainnya yang terdapat ditujuh kecamatan.

"Untuk aset tanah saja setakat ini sebesar Rp252 miliar tidak didukung dengan bukti kepemilikan. Belum lagi aset tetap KDP (Konstruksi Dalam Pengerjaan) sebesar Rp. 148 Milyar yang dilekatkan pada proyek air bersih. Dengan berakhir kontrak kegiatan tersebut secara permanen mestinya terhadap proyek gagal tersebut tidak boleh dihitung sebagai aset KDP dan harus dikeluarkan dari neraca." jelasnya.

Tata kelola aset pemko dumai memang parah, aset tetap dalam neraca sebesar Rp2 triliun tidak bisa dirinci dan tidak didukung dengan data jumlah lokasi, status. Ya gak habis pikir aja kalai LKPD Tahun 2017 ini kota dumai bisa dapat WTP.(red)

Share
loading...
Berita Terkait
  • 13 jam lalu

    Pengguna di Dumai Ungkap Tarif Ojol GET Lebih Murah

    Sejumlah konsumen mengakui tarif GET Indonesia lebih murah daripada jasa transportasi online lainnya yang ada di Dumai saat ini.
  • kemarin

    Sambut Hari K3, PT Sari Dumai Sejati Gelar Donor Darah bersama PMI

    Dalam kegiatan ini, PT. Sari Dumai Sejati bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Dumai. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari bertempat di ruang trainning ce
  • 5 hari lalu

    DPC INSA Dumai Sambut Baik MoU BUMD PT PDB dan PT SLUP

    Hal itu mengingat bahwa PT Pelabuhan Dumai Bersemai selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dapat meningkatkan sektor usaha di bidang kepelabuhanan.
  • 5 hari lalu

    Dermaga Dangkal, Sejak 2016 Pelindo Dumai Didesak Lakukan Pengerukan

    Namun, hingga 2019 ini hal tersebut belum dilakukan. Pihak PT Pelindo Dumai mengklaim tahun ini akan dilaksanakan karena usulan sudah disetujui sejak 2018.
  • loading...
    Komentar
    Copyright © 2019 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...