google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0
PT BUKARA
  • Home
  • Dumai
  • Tambah 2 Kasus di Dumai, Satu Diantaranya Anak Balita 2 Tahun
Minggu, 03 Mei 2020 21:27:00

Tambah 2 Kasus di Dumai, Satu Diantaranya Anak Balita 2 Tahun

Juru bicara COVID-19 Kota Dumai, dr Syaiful.

DUMAI, globalriau.com - Hari ini, Minggu (03/05/2020) tim gugus tugas penanganan COVID-19 di Kota Dumai mengumumkan adanya dua penambahan kasus positif virus corona dimana satu diantaranya anak balita berusia 2 tahun.



Juru bicara tim gugus tugas penanganan COVID-19 Kota Dumai, dr Syaiful dalam konferensi pers menjelaskan bahwa penambahan hari ini dua orang adalah IS (71) dan SS (2).

"Kedua penambahan hari ini merupakan satu keluarga yang terdiri dari kakek dan cucu," ujarnya.

Dijelaskan Syaiful, dengan adanya penambahan dua kasus hari ini, total di Kota Dumai sudah terdapat 13 kasus positif COVID-19.

"Dari 13 kasus terkonfirmasi positif, tiga diantaranya sudah dinyatakan sembuh yakni pasien S- kasus 04, RR kasus 07, dan NU kasus 08." jelasnya.

Hingga kini, lanjut Syaiful masih terdapat 7 hasil swab yang masih ditunggu oleh tim gugus tugas Kota Dumai dari labor Provinsi Riau.

"Kita sudah lakukan sebanyak 1208 rapid test dari jumlah tersebut 22 orang terkonfirmasi. Kemudian dilanjutkan dengan swab, dimana dari 22 orang positif rapid terdapat 12 positif dan 13 negatif, sedangkan 7 hasil swab lainnya masih belum kita diperoleh," jelasnya.

Disamping itu, Syaiful juga menjelaskan hingga kini update terbaru untuk ODP sebanyak 1485 kasus, dalam pemantauan 426 kasus, dan yang selesai pemantauan sebanyak 1059 kasus.

Sementara untuk PDP sebanyak 55 Kasus, sedang perawatan 20 kasus dan selesai perawatan 31 kasus. Kemudian 4 kasus PDP meninggal dunia.

"Oleh karena itu, kami kembali tidak bosan-bosannya mengingatkan dan menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol dari pemerintah, dengan cara menggunakan masker ketika keluar rumah dan selalu mencuci tangan dengan sabun cair. Selal menjaga jarak dan tidak berkumpul serta menjauhi keramaian, bila perlu tetap dirumah jika tidak ada keperluan penting." pungkasnya.(egi)

Share
loading...
Berita Terkait
  • 20 jam lalu

    Medis Khusus COVID-19 di Dumai Hanya Terima Gaji Pokok, Begini Tanggapan Ketua DPRD

    Kader Partai Demokrat itu menambahkan bahwa dalam aturan yang dikeluarkan Menkes dan Mendagri dalam penanganan dan realisasi anggaran COVID-19 sudah diatur semua termasuk dalam jen
  • 21 jam lalu

    Hasil Rapid Test 122 Pedagang di Dumai Negatif Beberapa Diantaranya Membayang

    Disebutkan Syaiful, rapid test kepada pedagangan bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran di pasar tradisional, dimana disana banyak orang datang silih berganti.
  • 21 jam lalu

    Sisa Dua Swab, Kasus COVID-19 di Dumai Hampir Habis

    Juru bicara gugus tugas penanganan COVID-19, dr Syaiful kepada media ini menjelaskan hingga hari ini tidak ada penambahan kasus bahkan tidak ada penambahan tracking yang dilakukan.
  • 22 jam lalu

    Idul FItri, Medis COVID-19 di Dumai Hanya Terima Gaji Pokok

    Seluruh pihak mengakui bahwa tim medis baik dokter maupun perawat merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien COVID-19, mereka harus berkorban jika seandainya terpapar virus y
  • Komentar
    Copyright © 2020 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...