<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title></title>
        <link>https://www.globalriau.com/</link>
        <description>Situs Berita Online Terpercaya dan Aktual di Provinsi Riau.</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 05:28:08 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Thu, 24 Sep 2026 05:28:08 +0700</lastBuildDate>
        <generator> RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@globalriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.globalriau.com/icon.gif</url>
		<title></title>
		<link>https://www.globalriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari GlobalRiau.com</description>
		</image>
<item>
<title>Kisah Feri Hamdan Bangkitkan Semangat Kelompok Tunas Mandiri dalam Budidaya Ikan Patin</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Kisah-Feri-Hamdan-Bangkitkan-Semangat-Kelompok-Tunas-Mandiri-dalam-Budidaya-Ikan-Patin</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/198_Kisah-Feri-Hamdan-Bangkitkan-Semangat-Kelompok-Tunas-Mandiri-dalam-Budidaya-Ikan-Patin.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>Bengkalis</strong>, 23 September 2026 &ndash; Gemericik air dari kolam ikan patin yang berada di Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis membangunkan harapan Kelompok Tunas Mandiri dalam menjaga keberlangsungan usaha tersebut. Budidaya ikan air tawar ini menjadi salah satu peluang usaha yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah tersebut.</p>
<div>
	Feri Hamdan, Ketua Kelompok Tunas Mandiri, melihat ketersediaan kolam budidaya serta permintaan pasar yang terus meningkat sebagai peluang untuk mengembangkan usaha perikanan air tawar secara lebih produktif. Namun, dalam prakteknya perjalanan budidaya tidak selalu berjalan mulus.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi kelompok adalah tingginya serangan penyakit ikan, terutama infeksi jamur dan bakteri, yang menyebabkan angka kematian ikan cukup tinggi selama masa pemeliharaan. Di sisi lain, anggota kelompok juga memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai manajemen kualitas air, biosekuriti kolam, teknik pencegahan penyakit, hingga penerapan budidaya yang baik.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Akibatnya, potensi budidaya yang dimiliki belum mampu menghasilkan produksi secara maksimal maupun memberikan peningkatan pendapatan yang signifikan bagi anggota kelompok. &quot;Selama ini yang paling kami khawatirkan bukan hanya soal panen, tetapi bagaimana menjaga ikan tetap hidup hingga waktunya dipanen. Serangan jamur dan bakteri sering membuat usaha kami tidak sesuai harapan,&quot; ungkap Feri.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Di tengah tantangan tersebut, Kelompok Tunas Mandiri tetap memiliki tekad untuk mengembangkan usaha budidaya sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan. Jawaban atas tantangan tersebut hadir melalui Program Circular Fisheries. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memberikan pendampingan komprehensif kepada Kelompok Tunas Mandiri sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan berkelanjutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain pemberian sarana produksi berupa 20.000 ekor bibit ikan patin varietas Pustina serta pakan pabrik, setiap anggota kelompok juga mendapatkan peningkatan kapasitas melalui pelatihan teknik budidaya ikan yang baik (Good Aquaculture Practices), meliputi pengelolaan kualitas air, teknik pemberian pakan yang efisien, serta pencegahan dan penanganan penyakit ikan. Tidak hanya pengetahuan teknis, anggota kelompok juga dibekali kemampuan manajemen budidaya untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup ikan hingga masa panen.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama kelompok dalam menjalankan budidaya. Seluruh anggota berbagi tugas mulai dari pemeliharaan kolam, pencatatan pertumbuhan ikan, pengelolaan pakan, hingga persiapan pemasaran hasil panen. Pendekatan tersebut membuat pengelolaan budidaya menjadi lebih sistematis sekaligus meningkatkan rasa memiliki terhadap usaha bersama yang sedang mereka bangun.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Sekarang kami memiliki pengetahuan baru, bibit yang lebih baik, dan keyakinan bahwa kolam yang kami kelola bisa menghasilkan panen yang lebih besar. Harapan kami sederhana, semoga usaha ini terus berkembang dan menjadi sumber penghidupan yang lebih baik bagi keluarga kami,&quot; ujar Feri.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Potensi peningkatan ekonomi yang timbul dari Program Circular Fisheries pada kelompok Tunas Mandiri yakni dari 20.000 bibit dapat menghasilkan potensi panen sebesar 22,5 ton atau nilai ekonomi hingga Rp. 495.000.000 per siklus panen. Selain itu terdapat potensi tambahan dari pengelolaan limbah SPPG sebagai pakan ikan sebesar, 75 kg/hari, atau 2.250 ton/bulan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui Program Circular Fisheries, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus mendorong pengembangan kapasitas masyarakat melalui pendampingan, peningkatan keterampilan, serta penguatan kelembagaan kelompok. Program ini diharapkan mampu menciptakan usaha perikanan yang lebih produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat di wilayah operasi perusahaan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 16:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Perkuat Keamanan dan Ketertiban, Rutan Dumai Gelar Rapat Jajaran Pengamanan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Perkuat-Keamanan-dan-Ketertiban--Rutan-Dumai-Gelar-Rapat-Jajaran-Pengamanan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/3975_Perkuat-Keamanan-dan-Ketertiban--Rutan-Dumai-Gelar-Rapat-Jajaran-Pengamanan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &mdash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus memperkuat sistem pengamanan dan meningkatkan kesiapsiagaan petugas. Upaya tersebut dilakukan melalui rapat bersama jajaran pengamanan yang dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, bersama pejabat struktural.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rapat digelar sebagai bagian dari evaluasi sekaligus penguatan pelaksanaan tugas pengamanan di lingkungan Rutan Dumai. Sejumlah hal dibahas, mulai dari kesiapsiagaan petugas, pelaksanaan tugas di lapangan hingga langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam arahannya, Enang Iskandi menekankan agar seluruh petugas tidak lengah dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kewaspadaan, kedisiplinan serta kepatuhan terhadap prosedur menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi Rutan tetap aman dan kondusif.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas. Koordinasi dan komunikasi antarpersonel harus terus diperkuat sehingga setiap potensi gangguan dapat segera diantisipasi,&rdquo; ujar Enang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia juga mengingatkan jajaran pengamanan untuk mengedepankan deteksi dini dan pencegahan dalam setiap pelaksanaan tugas. Setiap perkembangan situasi di lingkungan Rutan perlu menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain menerima arahan, jajaran pengamanan bersama pejabat struktural turut melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pengamanan di lapangan. Evaluasi tersebut menjadi bahan untuk memperbaiki dan meningkatkan pola pengamanan agar semakin efektif.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui kegiatan ini, Rutan Dumai menegaskan komitmennya untuk membangun pengamanan yang solid, responsif dan profesional. Sinergi seluruh jajaran diharapkan mampu menciptakan lingkungan Rutan yang aman, tertib dan kondusif, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pemasyarakatan.**</div>
<div>
	&nbsp;</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 16:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jadikan Pelintung Desa Binaan, Imigrasi Teken Kerjasama dengan Pemko Dumai</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Jadikan-Pelintung-Desa-Binaan--Imigrasi-Teken-Kerjasama-dengan-Pemko-Dumai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/209_Jadikan-Pelintung-Desa-Binaan--Imigrasi-Teken-Kerjasama-dengan-Pemko-Dumai.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &ndash; Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai memperkuat upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan penyelundupan manusia dengan membentuk Desa Binaan Imigrasi di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai dan Pemerintah Kota Dumai di Aula Kantor Imigrasi Dumai, Rabu (23/9/2026).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Penandatanganan dihadiri Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto bersama jajaran Imigrasi dan pemerintah daerah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kelurahan Pelintung dipilih sebagai desa binaan karena wilayah tersebut memiliki sejumlah kawasan pesisir yang dinilai memiliki kerawanan sebagai jalur keluar-masuk orang secara ilegal. Kondisi geografis tersebut membutuhkan keterlibatan masyarakat dan aparat di tingkat paling bawah untuk melakukan deteksi dini.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui program ini, pemerintah kelurahan, RT, serta masyarakat diharapkan aktif memberikan informasi, melakukan pemantauan dan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang apabila menemukan aktivitas atau keberadaan orang yang mencurigakan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai Ruhiyat M. Tolib mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan keimigrasian, terutama di kawasan yang memiliki akses langsung ke wilayah pesisir.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Desa binaan ini merupakan bentuk kehadiran Imigrasi di tengah masyarakat. Kami ingin membangun kolaborasi, sehingga RT, kelurahan dan masyarakat dapat menjadi mata dan telinga dalam memberikan informasi apabila ditemukan potensi pelanggaran keimigrasian,&rdquo; kata Ruhiyat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Ruhiyat, keberadaan Desa Binaan Imigrasi tidak hanya berorientasi pada pengawasan, tetapi juga menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih dekat dengan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat &ldquo;Imigrasi Hadir untuk Rakyat&rdquo; yang menjadi salah satu komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menambahkan, keberadaan Dumai sebagai kota industri dan daerah yang memiliki sejumlah pelabuhan membuat mobilitas kru kapal cukup tinggi. Berdasarkan data Imigrasi Dumai, dalam satu tahun terdapat lebih dari 26 ribu kru kapal, baik warga negara asing maupun lokal, yang mendapatkan pelayanan keimigrasian.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Dumai merupakan kawasan industri dengan aktivitas pelabuhan yang cukup tinggi. Dalam setahun kami melayani lebih dari 26 ribu kru kapal, baik asing maupun lokal. Dengan pengawasan dan pelayanan keimigrasian yang baik, kami berharap aktivitas mereka selama berada di Dumai juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk mendorong transaksi dan pergerakan UMKM,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara itu, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto mengapresiasi langkah Imigrasi Dumai yang mengedepankan upaya preventif dan mitigasi dalam mencegah TPPO maupun tindak pidana penyelundupan manusia.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Pelintung dapat menjadi solusi nyata untuk memperkuat pengawasan berbasis masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Pemerintah Kota Dumai mengapresiasi langkah preventif dan mitigasi yang dilakukan Imigrasi. Kami berharap Desa Binaan Imigrasi ini menjadi solusi nyata dalam mencegah TPPO dan penyelundupan manusia, khususnya di Kelurahan Pelintung,&rdquo; kata Sugiyarto.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sugiyarto juga mendorong perangkat kecamatan, kelurahan hingga RT untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan masing-masing. Setiap keberadaan orang baru atau warga yang singgah di suatu kawasan, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama tanpa mengabaikan aturan dan hak masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami mendorong RT, kelurahan dan kecamatan lebih peka terhadap lingkungan. Kalau ada orang baru atau warga yang singgah, mari kita kenali dan pantau bersama. Jika ada hal yang mencurigakan, segera koordinasikan dengan pihak terkait,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan terbentuknya Desa Binaan Imigrasi, pengawasan diharapkan tidak hanya bertumpu pada aparat, tetapi menjadi gerakan bersama antara Imigrasi, pemerintah daerah dan masyarakat. Upaya tersebut sekaligus diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus menjaga aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan pesisir Dumai.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 10:55:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Panen Kangkung, Perkuat Ketahanan Pangan Sekaligus Bekali Warga Binaan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Panen-Kangkung--Perkuat-Ketahanan-Pangan-Sekaligus-Bekali-Warga-Binaan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/8697_Rutan-Dumai-Panen-Kangkung--Perkuat-Ketahanan-Pangan-Sekaligus-Bekali-Warga-Binaan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &ndash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus mengembangkan program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan Rutan. Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan yakni budidaya dan panen sayuran kangkung bersama warga binaan.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Panen kangkung dilakukan setelah tanaman memasuki masa siap panen. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan bahan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam prosesnya, warga binaan dilibatkan secara langsung mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga pemanenan. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus keterampilan praktis di bidang pertanian.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Program ini juga menjadi upaya Rutan Dumai menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif. Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal diarahkan menjadi area pertanian yang memiliki nilai manfaat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui kegiatan bercocok tanam, warga binaan tidak hanya belajar menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga dilatih untuk memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rutan Dumai terus mendorong pengembangan program ketahanan pangan dengan memanfaatkan berbagai komoditas pertanian. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan berkelanjutan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Panen kangkung menjadi gambaran bahwa program ketahanan pangan di Rutan Dumai tidak sekadar menghasilkan sayuran, tetapi juga menanam keterampilan dan kemandirian bagi warga binaan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 14:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lapangan Bukit Gelanggang Jadi Rezeki Baru bagi Pedagang Kuliner Dumai</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Lapangan-Bukit-Gelanggang-Jadi-Rezeki-Baru-bagi-Pedagang-Kuliner-Dumai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/9394_Lapangan-Bukit-Gelanggang-Jadi-Rezeki-Baru-bagi-Pedagang-Kuliner-Dumai.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Lapangan Bukit Gelanggang Dumai kini tidak hanya menjadi tempat masyarakat berolahraga dan bersantai, tetapi juga menjadi ruang bagi para pedagang kuliner untuk mengais rezeki.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sejumlah pedagang yang berjualan dalam kegiatan Malam Pelayanan Publik (MPP) dan Car Free Night (CFN) mengaku senang mendapat kesempatan membuka lapak di kawasan tersebut.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut pedagang, kehadiran masyarakat yang beraktivitas di Lapangan Bukit Gelanggang membuat dagangan mereka lebih mudah dikenal dan berpotensi meningkatkan pendapatan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Suasana yang ramai, terutama pada akhir pekan, menjadi peluang tersendiri bagi pelaku usaha kuliner untuk menawarkan berbagai makanan dan minuman kepada masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Para pedagang berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang sekaligus menghadirkan pilihan kuliner bagi masyarakat yang berkunjung ke Lapangan Bukit Gelanggang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami senang bisa berjualan di sini. Ramai masyarakat yang datang, sehingga menjadi peluang bagi kami untuk mendapatkan tambahan penghasilan,&rdquo; ujar salah seorang pedagang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain menjadi tempat berjualan, keberadaan lapak kuliner tersebut juga membuat suasana Lapangan Bukit Gelanggang semakin hidup. Masyarakat dapat berolahraga, bersantai, sekaligus menikmati berbagai pilihan kuliner bersama keluarga.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 16:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Warga Keluhkan Sampah Berserakan di Taman Bukit Gelanggang saat Olahraga Pagi</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Warga-Keluhkan-Sampah-Berserakan-di-Taman-Bukit-Gelanggang-saat-Olahraga-Pagi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/6265_Warga-Keluhkan-Sampah-Berserakan-di-Taman-Bukit-Gelanggang-saat-Olahraga-Pagi.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Warga yang berolahraga pagi di kawasan Taman Bukit Gelanggang, Kota Dumai, mengeluhkan banyaknya sampah bekas makanan dan jajanan yang berserakan hampir di semua titik lapangan.</p>
<div>
	Kondisi tersebut cukup disayangkan karena kawasan taman menjadi salah satu ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk jogging dan berolahraga pada pagi hari.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Warga berharap dapat menikmati udara segar dan lingkungan yang bersih, namun justru harus berhadapan dengan sampah yang ditinggalkan pengunjung.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Salah seorang warga, Eny Gusti, yang sedang berolahraga pagi di Taman Bukit Gelanggang, berharap persoalan kebersihan dapat menjadi perhatian bersama.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kita datang pagi-pagi untuk olahraga dan ingin menghirup udara yang segar. Tentunya akan lebih nyaman kalau lingkungan di sekitar taman ini bersih dan tidak banyak sampah berserakan,&rdquo; ujar Eny.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, pemerintah melalui dinas terkait diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan penanganan kebersihan di kawasan taman. Namun, ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Masyarakat juga harus sadar. Kalau sudah makan atau jajan, sampahnya dibuang ke tempat yang sudah disediakan. Jangan ditinggalkan begitu saja,&rdquo; katanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Warga berharap Taman Bukit Gelanggang tetap menjadi ruang publik yang nyaman dan bersih untuk berolahraga maupun berkumpul.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kesadaran masyarakat serta perhatian dari pemerintah dinilai penting untuk menjaga kebersihan kawasan tersebut secara berkelanjutan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 14:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemko Dumai dan PT PDB Jajaki Kolaborasi dengan PT SIER, Perkuat Pengembangan Kawasan Industri</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Pemko-Dumai-dan-PT-PDB-Jajaki-Kolaborasi-dengan-PT-SIER--Perkuat-Pengembangan-Kawasan-Industri</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/5462_Pemko-Dumai-dan-PT-PDB-Jajaki-Kolaborasi-dengan-PT-SIER--Perkuat-Pengembangan-Kawasan-Industri.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Pemerintah Kota Dumai bersama PT Pelabuhan Dumai Berseri (PDB) terus mendorong penguatan pengelolaan dan pengembangan kawasan industri guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah.</p>
<div>
	Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui kunjungan kerja ke PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) di Surabaya, Jawa Timur, pada 17&ndash;18 September 2026.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kunjungan yang diikuti Wali Kota Dumai H. Paisal bersama Direktur Utama PT PDB Lukman, SE, MIP tersebut menjadi momentum untuk bertukar pengalaman sekaligus menjajaki peluang kerja sama di bidang pengembangan kawasan industri, logistik, pergudangan dan sektor pendukung lainnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemko Dumai dan PT PDB mendapat kesempatan melihat secara langsung pola pengelolaan kawasan industri yang diterapkan SIER, termasuk pengembangan infrastruktur, pelayanan kepada pelaku usaha, fasilitas pendukung hingga sistem pengelolaan kawasan yang terintegrasi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pada hari pertama, rombongan mengikuti pemaparan dan diskusi terkait perkembangan bisnis SIER serta pengalaman perusahaan dalam mengembangkan kawasan industri, bisnis logistik dan pergudangan. Rombongan juga meninjau Industrial Operation Hub (IOH) yang berada di Wisma SIER.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) pada hari kedua. Di kawasan industri yang berada di bawah manajemen PT SIER tersebut, rombongan melihat langsung sejumlah fasilitas, termasuk pergudangan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Wali Kota Dumai H. Paisal mengatakan, kunjungan tersebut memberikan wawasan baru bagi Pemko Dumai dalam melihat berbagai potensi yang dapat dikembangkan di Kota Dumai.</div>
<div>
	&ldquo;Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Direksi PT SIER, apalagi kami langsung disambut oleh Direktur Utama SIER, Bapak Alif Abadi. Kami melihat SIER sangat luar biasa dalam mengembangkan usahanya,&rdquo; ujar Paisal.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Paisal, Dumai memiliki karakter sebagai kota industri yang didukung keberadaan pelabuhan serta letak geografis yang strategis. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang pengembangan berbagai sektor pendukung industri.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami berharap Kota Dumai yang memiliki potensi juga nantinya bisa menjadi peluang bagi PT SIER sendiri. Dumai memang daerah industri, ada pelabuhan dan letaknya sangat strategis. Ke depan, kami akan kembangkan lagi,&rdquo; katanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Paisal mengatakan, salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah sektor logistik dan pergudangan. Hal itu sejalan dengan kebutuhan industri di Dumai yang terus berkembang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Setelah kami melihat paparan dari PT SIER, banyak peluang dari logistik, pergudangan dan banyak hal yang bisa ditindaklanjuti lebih mendalam ke depannya. Tapi intinya akan kami matangkan dulu, nanti kami akan berkomunikasi dengan PT SIER lebih lanjut,&rdquo; jelasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menambahkan, keberadaan sejumlah industri pengolahan crude palm oil (CPO) di Dumai turut menciptakan kebutuhan terhadap fasilitas pendukung, mulai dari pergudangan hingga layanan logistik dan kepelabuhanan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara itu, Direktur Utama PT PDB Lukman mengatakan, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertukaran informasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi PT PDB untuk mempelajari praktik pengelolaan kawasan industri yang dapat disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kita berharap dari kunjungan ini ada banyak hal positif yang bisa kita pelajari dan diterapkan sesuai dengan kondisi serta potensi yang dimiliki Kota Dumai. Pengalaman dari PT SIER tentu menjadi referensi yang sangat berharga bagi kita,&rdquo; ujar Lukman.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Lukman, PT PDB memiliki peluang untuk terus memperkuat perannya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan kepelabuhanan di Kota Dumai. Karena itu, inovasi, peningkatan kualitas pelayanan serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam pengembangan perusahaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kunjungan tersebut juga diharapkan membuka ruang kerja sama antara PT PDB, Pemko Dumai dan PT SIER, baik dalam pertukaran pengalaman, pengembangan bisnis maupun peluang kolaborasi lainnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Direktur Utama PT SIER Alif Abadi menyambut baik kunjungan Wali Kota Dumai beserta rombongan. Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengalaman sekaligus melihat potensi kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	SIER juga membuka ruang komunikasi lanjutan dengan Pemko Dumai untuk membahas bentuk kerja sama yang memungkinkan, termasuk peluang investasi dan pengembangan bisnis di sektor kawasan industri, logistik maupun pergudangan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 17:16:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Gelar Razia Gabungan, Ratusan Warga Binaan Jalani Tes Urine</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Gelar-Razia-Gabungan--Ratusan-Warga-Binaan-Jalani-Tes-Urine</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/14_Rutan-Dumai-Gelar-Razia-Gabungan--Ratusan-Warga-Binaan-Jalani-Tes-Urine.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menggelar razia gabungan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI dan Polri, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.</p>
<div>
	Kegiatan kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, serta di hadiri Kepala BNN Dumai Ignasius Agus Nugraha, Perwakilan Dandim 0320/Dumai dan Perwakilan Polres Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Razia menyasar seluruh blok hunian, baik blok tahanan pria maupun wanita. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di berbagai sisi blok, termasuk kamar hunian dan tempat-tempat yang berpotensi digunakan untuk menyimpan barang terlarang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah senjata tajam rakitan serta berbagai barang yang dilarang berada di dalam lingkungan rutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain pemeriksaan blok hunian, sebanyak 100 penghuni Rutan Dumai juga menjalani tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh penghuni yang dites dinyatakan negatif narkoba.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala BNN Kota Dumai Ignasius Agus Nugraha, menyampaikan bahwa razia gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba maupun gangguan keamanan di dalam rutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan meminimalisir terjadinya gangguan keamanan di dalam rutan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan unsur BNN, TNI dan Polri,&rdquo; ujar Ignasius Agus Nugraha.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menambahkan, hasil tes urine terhadap 100 penghuni menunjukkan seluruhnya negatif narkoba. Temuan senjata tajam rakitan dan barang-barang terlarang dalam razia juga menjadi bahan evaluasi untuk semakin memperketat pengawasan di dalam rutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Razia gabungan ini diharapkan tidak hanya menjadi langkah penindakan, tetapi juga memberikan efek pencegahan sehingga lingkungan Rutan Dumai tetap aman, tertib dan terbebas dari penyalahgunaan serta peredaran narkoba.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 14:53:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kualitas Udara Memburuk, Rutan Dumai Kurangi Aktivitas Warga Binaan di Luar Blok</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Kualitas-Udara-Memburuk--Rutan-Dumai-Kurangi-Aktivitas-Warga-Binaan-di-Luar-Blok</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/784_Kualitas-Udara-Memburuk--Rutan-Dumai-Kurangi-Aktivitas-Warga-Binaan-di-Luar-Blok.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Memburuknya kualitas udara di Kota Dumai akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai mengambil sejumlah langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan warga binaan.</p>
<div>
	Pihak Rutan Dumai mengurangi aktivitas warga binaan di luar blok tahanan guna meminimalkan paparan asap dan polusi udara. Langkah tersebut dilakukan selama kondisi kualitas udara masih belum membaik.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, mengatakan perlindungan terhadap kesehatan warga binaan menjadi perhatian utama di tengah kondisi kabut asap yang terjadi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kita mengurangi aktivitas di luar blok sebagai langkah antisipasi. Selain itu, kita juga membagikan masker dan memberikan edukasi kepada warga binaan agar menjaga kesehatan serta mengurangi paparan asap,&rdquo; ujar Enang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, petugas juga terus memberikan sosialisasi kepada warga binaan mengenai pentingnya menggunakan masker, menjaga kondisi tubuh dan membatasi aktivitas di ruang terbuka apabila tidak diperlukan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Teman-teman warga binaan kita imbau untuk menggunakan masker, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas. Ini merupakan upaya pencegahan agar mereka tidak terlalu banyak terpapar polusi udara,&rdquo; katanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain langkah pencegahan, Rutan Dumai juga menggelar salat istisqa bersama warga binaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar dan doa bersama agar hujan segera turun sehingga kabut asap dapat berkurang dan kualitas udara kembali membaik.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Enang mengatakan, pihaknya berharap kondisi cuaca segera berubah dan hujan turun sehingga kualitas udara di Dumai kembali normal.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kita juga sudah melaksanakan salat istisqa. Mudah-mudahan hujan segera turun, karhutla dapat teratasi dan kualitas udara kembali membaik,&rdquo; pungkasnya.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 14:45:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Penghargaan Pelaksana Donor Darah Terbanyak di Dumai</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/PT-Pertamina-Patra-Niaga-Refinery-Unit-Dumai-Raih-Penghargaan-Pelaksana-Donor-Darah-Terbanyak-di-Dumai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/1090_PT-Pertamina-Patra-Niaga-Refinery-Unit-Dumai-Raih-Penghargaan-Pelaksana-Donor-Darah-Terbanyak-di-Dumai.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>
	<strong>Dumai</strong>, 18 September 2026 &mdash; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai meraih penghargaan dari Wali Kota Dumai atas dedikasi dan kepedulian sosial sebagai&nbsp; pelaksana donor darah teraktif dan terbanyak setiap tahunnya. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota Dumai kepada Perusahaan yang berkontribusi membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat melalui sinergi bersama PMI Kota Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Penghargaan diserahkan oleh Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, kepada Section Head Health&ndash;HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, dr. Hengki Ferdianto, pada Kamis (17/9) di Kantor PMI Kota Dumai. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian puncak peringatan Hari PMI ke-81 yang mengusung tema &ldquo;Peduli, Bergerak, Bersama&rdquo; dan dibuka langsung oleh Ketua PMI Kota Dumai, Taufik Ibrahim.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain pemberian penghargaan kepada korporasi, kegiatan itu&nbsp; juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada donor darah teraktif dan terbanyak, mulai dari&nbsp; sebanyak 10 , 25, 50 hingga 100 kali.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Manager HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Syahrial Okzani mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti atas komitmen dan konsistensi perusahaan dalam aksi kemanusiaan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya melalui pemenuhan kebutuhan darah yang dibutuhkan setiap harinya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Dumai dan PMI Kota Dumai atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini menjadi pemantik semangat bagi kami untuk terus bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui inisiatif sosial, khususnya pemenuhaan kebutuhan darah di wilayah Dumai dan sekitarnya,&rdquo; ujar Syahrial.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menambahkan, penghargaan tersebut juga menjadi apresiasi bagi seluruh rekan-rekan Perwira dan mitra kerja Perusahaan yang selama ini secara konsisten dan antusias berpartisipasi menyumbangkan darahnya dalam kegiatan donor darah .</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sebagai pelaksana donor darah teraktif dan terbanyak, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai tercatat secara rutin setiap tahunnya melaksanakan kegiatan donor darah sebanyak empat kali dengan kontribusi sebanyak 1.400 kantong darah, atau 350 kantong darah setiap sesinya.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara itu, Section Health&ndash;HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, dr. Hengki Ferdianto menambahkan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu program HSSE jangka panjang Perusahaan sebagai bentuk langkah promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan bersama, baik di internal perusahaan maupun masyarakat luas. &ldquo;Program donor darah ini sejak lama kami terus kami upayakan dapat terlaksana, karena ini bukan sekadar ajang kepedulian sosial tetapi komitmen bersama dalam mendukung pemenuhan stok darah yang dibutuhkan setiap harinya oleh masyarakat, khususnya bagi pasien yang membutuhkan transfusi,&rdquo; katanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Tidak sekadar melaksanakan donor darah, pelaksanaan donor darah di lingkungan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai juga dirangkaikan dengan pemeriksaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) sebagai bagian dari program skrining kesehatan rutin pekerja dan mitra kerja perusahaan. Pelaksanaannya tidak hanya dilaksanakan di wilayah kerja Kilang Pertamina Dumai, melainkan juga di wilayah kerja Kilang Pertamina Sungai Pakning dengan melibatkan masyarakat sekitar serta Puskemas dan pemangku kepentingan setempat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Inisiatif berkelanjutan ini juga menjadi upaya kami untuk mendorong kepedulian seluruh pekerja dan mitra kerja meningkatkan derajat kesehatan guna mendukung kinerja yang optimal sekaligus menghadirkan lingkungan kerja yang inklusif dan berkelanjutan,&rdquo; tutup Hengki.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 08:19:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan Lewat Pengajian Rutin</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Perkuat-Pembinaan-Keagamaan-Warga-Binaan-Lewat-Pengajian-Rutin</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/6899_Rutan-Dumai-Perkuat-Pembinaan-Keagamaan-Warga-Binaan-Lewat-Pengajian-Rutin.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan pengajian rutin. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman keagamaan sekaligus mendorong perubahan sikap dan perilaku selama menjalani masa pembinaan.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kegiatan pengajian dilaksanakan dengan melibatkan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai sebagai mitra dalam memberikan pendampingan dan materi keagamaan kepada warga binaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Para warga binaan mengikuti kegiatan dengan tertib dan khidmat. Materi yang disampaikan menjadi ruang bagi mereka untuk memperdalam pemahaman agama serta meningkatkan pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rutan Dumai berharap pengajian yang dilaksanakan secara berkelanjutan tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan agama, tetapi juga menjadi sarana refleksi dan pembentukan karakter bagi warga binaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sinergi dengan Kemenag Kota Dumai juga menjadi bagian dari komitmen Rutan Dumai dalam menghadirkan pembinaan yang lebih optimal dan berkesinambungan di bidang keagamaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui pembinaan tersebut, Rutan Dumai terus mendorong warga binaan agar memiliki bekal kepribadian dan nilai-nilai positif sebagai bagian dari persiapan untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 13:03:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Ikhtiar di Tengah Kabut Asap, Rutan Dumai Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Ikhtiar-di-Tengah-Kabut-Asap--Rutan-Dumai-Gelar-Sholat-Istisqa-Bersama-Warga-Binaan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/5395_Ikhtiar-di-Tengah-Kabut-Asap--Rutan-Dumai-Gelar-Sholat-Istisqa-Bersama-Warga-Binaan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &ndash; Di tengah kondisi Kota Dumai yang masih diselimuti kabut asap, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menggelar Sholat Istisqa dan doa bersama sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan. Kegiatan berlangsung di Lapangan Serbaguna Rutan Dumai, Jumat (18/9/2026) pagi.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sholat Istisqa diikuti ratusan warga binaan bersama jajaran pegawai Rutan Dumai. Seluruh peserta mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi kondisi kemarau dan kabut asap yang berdampak terhadap lingkungan serta aktivitas masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Usai sholat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Para peserta memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta membantu memperbaiki kondisi lingkungan yang terdampak kemarau dan kabut asap.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, mengatakan pelaksanaan Sholat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama seluruh keluarga besar Rutan Dumai untuk memohon pertolongan Allah SWT.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Sholat Istisqa ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan rahmat berupa turunnya hujan. Di tengah kondisi musim kemarau, kita tidak hanya berusaha secara lahiriah, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa dan ibadah,&rdquo; ujar Enang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Enang berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadapi kondisi kemarau yang terjadi saat ini. Ia juga mengajak jajaran dan warga binaan untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menjaga Rutan agar tetap aman, bersih, dan sehat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui Sholat Istisqa dan doa bersama ini, Rutan Dumai memperkuat kebersamaan antara petugas dan warga binaan sekaligus mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian terhadap lingkungan.**</div>
<div>
	&nbsp;</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 12:58:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Respon Cepat Laporan Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bantu Padamkan Kebakaran Gedung Kelas MAN 1 Dumai</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Respon-Cepat-Laporan-Masyarakat--Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Bantu-Padamkan-Kebakaran-Gedung-Kelas-MAN-1-Dumai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/4380_Respon-Cepat-Laporan-Masyarakat--Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Bantu-Padamkan-Kebakaran-Gedung-Kelas-MAN-1-Dumai.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>Dumai</strong>, 17 September 2026 &mdash; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai bergerak cepat membantu proses pemadaman kebakaran yang melanda gedung kelas MAN 1 Dumai di Jalan Bukit Datuk Lama, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan pada Kamis (17/9) pagi.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Manager HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Syahrial Okzani mengatakan bahwa Tim HSSE Kilang Dumai menerima laporan pada pukul 07.05 WIB dan langsung mengerahkan satu armada mobil serta personel pemadam ke lokasi kebakaran.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Usai menerima laporan kami langsung mengerahkan armada Auxiliary Fire Truck (AFT) 16 dan tim harian yang berjaga serta security untuk memadamkan api dan membantu penjagaan di lokasi kejadian agar memudahkan proses pemadaman. Bantuan ini merupakan sinergi tanggap darurat kami membantu Tim Damkar Pemerintah Kota Dumai, sehingga kebakaran bisa teratasi cepat dan tidak merambat ke bangunan lainnya,&rdquo; ujar Syahrial.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Upaya pemadaman berlangsung intensif hingga tahap cooling atau pendinginan guna memastikan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali. Api berhasil dipadamkan pada pukul 07.40 WIB dan menghabiskan 4 ribu liter air.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum menambahkan, bantuan pemadaman dari Tim HSSE Kilang Dumai merupakan bentuk komitmen perusahaan senantiasa responsif terhadap situasi dan kondisi darurat yang terjadi di sekitar wilayah operasional kilang.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Ini merupakan bentuk respons cepat dan solidaritas kami kepada masyarakat dalam membantu penanggulangan keadaan darurat di Kota Dumai. Kami turut prihatin atas musibah yang dialami salah satu sekolah terbaik di Kota Dumai. Semoga proses pemulihan pasca kebakaran dapat berlangsung cepat, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal dan anak-anak tetap semangat dalam belajar,&rdquo; pungkas Muhammad Rum.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Lewat sinergi tanggap darurat tersebut, personel HSSE Kilang Dumai turut memastikan pemadaman api sampai kondisi aman. Setelah kondisi telah dipastikan aman personel pemadan dan armada kembali ke titik siaga yang berlokasi di Komperta Bukit Datuk.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui dukungan tanggap darurat ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya untuk terus hadir ditengah masyarakat dalam berbagai inisiatif dan bersinergi dengan para pemangku kepentingan dalam penanganan kondisi darurat di sekitar wilayah operasional Perusahaan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 13:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tapak Suci Pimda 165 Kota Dumai Borong Gelar Juara di Dumai Championship 2</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Tapak-Suci-Pimda-165-Kota-Dumai-Borong-Gelar-Juara-di-Dumai-Championship-2</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/1826_Tapak-Suci-Pimda-165-Kota-Dumai-Borong-Gelar-Juara-di-Dumai-Championship-2.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Tapak Suci Pimda 165 Kota Dumai dalam ajang Dumai Championship 2 Pencak Silat Tahun 2026 yang memperebutkan Piala Kadispora Riau, 9&ndash;12 September 2026.</p>
<div>
	Kejuaraan tersebut diikuti 794 pesilat dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, Dumai Championship 2 juga menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet pencak silat berprestasi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam kejuaraan itu, kontingen Tapak Suci Pimda 165 Kota Dumai tampil gemilang dengan memborong sejumlah gelar juara umum pada berbagai kategori usia.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Tapak Suci Pimda 165 Kota Dumai berhasil meraih Juara Umum III kategori Usia Dini, Juara Umum I kategori Pra Remaja, Juara Umum I kategori Remaja, serta Juara Umum I kategori Dewasa.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Prestasi tersebut semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan Pesilat Terbaik Tingkat Dewasa serta keberhasilan membawa pulang Piala Bergilir Dumai Championship 2.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ketua Umum Tapak Suci Pimda 165 Kota Dumai, Assoc. Prof. H. Arif Murti Rozamuri, B.B.A., M.Sc., Ph.D, didampingi Sekretaris Umum Farhan Nanda Tama, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih para atlet.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil yang diraih. Ini bukan hanya kemenangan para atlet, tetapi kemenangan dari seluruh proses dan kerja keras bersama. Mulai dari atlet, pelatih, official, orang tua, hingga seluruh keluarga besar Tapak Suci Pimda 165 Kota Dumai,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, sederet prestasi tersebut bukan menjadi akhir dari proses pembinaan. Sebaliknya, capaian itu diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas atlet dan melahirkan pesilat-pesilat muda yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Yang paling utama bagi kami bukan hanya mengejar piala, tetapi bagaimana pencak silat menjadi sarana untuk membentuk generasi yang disiplin, tangguh, sportif, berkarakter, dan berakhlak. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus berlatih dan membawa nama baik Tapak Suci serta Kota Dumai,&rdquo; lanjutnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Capaian tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Tapak Suci Pimda 165 Kota Dumai dalam melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan, mulai dari kelompok Usia Dini hingga Dewasa.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Empat gelar juara umum, penghargaan Pesilat Terbaik, serta Piala Bergilir Dumai Championship 2 menjadi buah dari proses latihan, kedisiplinan, perjuangan atlet, serta kerja keras pelatih, official dan dukungan orang tua.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&#127942; CATATAN PRESTASI</div>
<div>
	&#129353; Juara Umum III &ndash; Usia Dini</div>
<div>
	&#129351; Juara Umum I &ndash; Pra Remaja</div>
<div>
	&#129351; Juara Umum I &ndash; Remaja</div>
<div>
	&#129351; Juara Umum I &ndash; Dewasa</div>
<div>
	&#127941; Pesilat Terbaik Tingkat Dewasa</div>
<div>
	&#127942; Piala Bergilir Dumai Championship 2</div>
<div>
	&nbsp;</div>
 ]]></description>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 07:45:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Bangun Sinergi dengan BPBD</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Perkuat-Kesiapsiagaan-Bencana--Bangun-Sinergi-dengan-BPBD</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/7521_Rutan-Dumai-Perkuat-Kesiapsiagaan-Bencana--Bangun-Sinergi-dengan-BPBD.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dan kondisi darurat melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Selasa (15/9/2026).</p>
<div>
	Koordinasi ini merupakan tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana, termasuk ancaman kabut asap dan kebakaran.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam pertemuan tersebut, jajaran Rutan Dumai bersama BPBD membahas berbagai langkah antisipasi dan penanganan apabila terjadi kondisi darurat yang berpotensi mengganggu keamanan maupun keselamatan warga binaan, petugas, serta sarana dan prasarana pemasyarakatan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sinergi dengan instansi terkait dinilai penting untuk memastikan jalur komunikasi dan koordinasi telah terbangun sebelum terjadi keadaan darurat. Dengan demikian, apabila sewaktu-waktu bencana terjadi, langkah penanganan dan evakuasi dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain membahas kesiapsiagaan menghadapi bencana dan kebakaran, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Rutan Dumai dengan BPBD Kota Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rutan Dumai menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya dilakukan ketika bencana terjadi, tetapi perlu dibangun melalui koordinasi dan sinergi sejak dini. Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan risiko serta memberikan perlindungan terhadap seluruh penghuni dan petugas Rutan Dumai dalam menghadapi situasi darurat.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 03:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Matangkan DPPT, Dispertaru Dumai Pastikan Pengadaan Tanah Dukung Pembangunan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Matangkan-DPPT--Dispertaru-Dumai-Pastikan-Pengadaan-Tanah-Dukung-Pembangunan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/6553_Matangkan-DPPT--Dispertaru-Dumai-Pastikan-Pengadaan-Tanah-Dukung-Pembangunan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>
	<span style="font-size:16px;"><strong>DUMAI</strong> &ndash; Pemerintah Kota Dumai terus mematangkan perencanaan pengadaan tanah sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan infrastruktur yang terarah, tertib, dan memiliki kepastian dalam pelaksanaannya.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Pemutakhiran Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) yang digelar pada Rabu (16/9/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim (WDI) dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, Fahmi Rizal, S.STP., M.Si., serta dihadiri jajaran instansi terkait.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (Dispertaru) Kota Dumai Muhammad Mufarizal, S.T., M.IP., I.A.P., hadir bersama Kepala Bidang Pertanahan Riza Awwalu Amanah, S.T. Kehadiran Dispertaru menjadi bagian penting dalam memastikan aspek pertanahan dan tata ruang dapat diselaraskan dalam proses perencanaan pembangunan.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Pembahasan difokuskan pada penyelarasan dan pemutakhiran berbagai data yang berkaitan dengan dokumen perencanaan pengadaan tanah. Pemutakhiran tersebut diperlukan agar data yang digunakan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pembangunan di wilayah Kota Dumai.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Kepala Dispertaru Kota Dumai Muhammad Mufarizal mengatakan, pemutakhiran DPPT menjadi langkah penting untuk memastikan setiap proses pengadaan tanah memiliki dasar perencanaan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">&ldquo;Kita ingin setiap proses pengadaan tanah memiliki data yang akurat dan perencanaan yang jelas. Karena itu, pemutakhiran DPPT ini harus dilakukan secara cermat agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan dan dapat mendukung kebutuhan pembangunan di Kota Dumai.&rdquo; ujar Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (Dispertaru) Kota Dumai Muhammad Mufarizal.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam penyempurnaan DPPT. Dengan keterlibatan berbagai pihak, data pertanahan dan tata ruang dapat diselaraskan sehingga potensi permasalahan dalam tahapan pembangunan dapat diminimalkan.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Melalui pemutakhiran DPPT yang dilakukan secara terpadu, Pemerintah Kota Dumai berharap proses pengadaan tanah dapat berjalan secara akuntabel, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan perencanaan pembangunan yang lebih tertib serta mendukung terwujudnya tata ruang Kota Dumai yang optimal dan berkelanjutan.(infotorial)</span></div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 23:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>PHR Raih Penghargaan Platinum ENSIA 2026 Berkat Program Magnifina</title>
<link>https://www.globalriau.com/nasional/PHR-Raih-Penghargaan-Platinum-ENSIA-2026-Berkat-Program-Magnifina</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/7860_PHR-Raih-Penghargaan-Platinum-ENSIA-2026-Berkat-Program-Magnifina.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	Jakarta, 15 September 2026 &ndash; PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meraih Penghargaan Platinum pada ajang Environment and Social Innovation Award (ENSIA) 2026 untuk kategori Inovasi Sosial. Prestasi ini diraih berkat program Magnifina (Model Integrasi Inovasi Perikanan Minas Jaya), sebuah inisiatif pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Magnifina merupakan sebuah program intervensi pada kelompok pembudidaya ikan yang tergabung dalam Gapokkan Minas Bahari Serumpun. Sejak 2025, kegiatan intervensi dilakukan bertahap kepada delapan kelompok pembudidaya ikan. Selain itu, program ini juga memberdayakan kelompok rentan. Tidak hanya berupa bantuan sarana dan pelatihan, PHR mendorong setiap kelompok untuk mengembangkan inovasi terintegrasi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Model integrasi ini kemudian membentuk ekosistem perikanan yang tangguh dan mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya luar karena persoalan pada satu kelompok dapat menjadi solusi bagi kelompok yang lain.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sejumlah masyarakat yang mendapat manfaat dari program ini antara lain kelompok pembibitan lele mandiri, kelompok pengolah limbah organik menjadi maggot dan mengembangkan probiotik mandiri, serta kelompok produsen azzola (tumbuhan paku air mengapung berukuran kecil) sebagai pakan alternatif. Azzola diketahui memiliki nutrisi yang cukup baik untuk pakan alternatif ikan dan ternak.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Hasil intervensi mulai terlihat melalui peningkatan aktivitas ekonomi kelompok. Sejak penjualan dimulai pada Desember 2025 hingga Juli 2026, pendapatan kelompok tercatat meningkat sebesar 55,95%. Dari sisi lingkungan budidaya maggot memanfaatkan sekitar 20 kilogram sampah organik per bulan, sementara budidaya maggot, azolla, ikan rucah lokal, dan probiotik mandiri menghasilkan potensi pengurangan emisi kumulatif sekitar 1,84 ton CO&#8322;e per tahun.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Melalui capaian ini, PHR berkomitmen untuk terus mengarahkan program CID pada penciptaan dampak terukur dan berkelanjutan,&rdquo; ungkap Manager CID PHR, Iwan Ridwan Faizal.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menambahkan, dengan penguatan kapasitas masyarakat, serta terbentuknya sumber penghidupan yang mandiri diharapkan dapat membangun sistem yang memberi manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam ajang yang diselenggarakan PT SUCOFINDO di Nusa Dua Bali pada Kamis (10/9), ENSIA 2026 menyediakan empat kategori. Diantaranya Inovasi Lingkungan, Inovasi Sosial, Inovasi Khusus, dan Local Hero Inspiratif. Selain itu, sebanyak 954 paper dari 253 perusahaan berbagai sektor bisnis di Indonesia berpartisipasi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Acara penganugerahan turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol, serta Gubernur Bali Wayan Koster. Kehadiran para pemangku kepentingan menegaskan pentingnya peran dunia usaha dalam menjawab tantangan sosial, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui capaian tersebut, PHR menegaskan bahwa program CID akan terus diarahkan pada penciptaan dampak yang terukur, penguatan kapasitas masyarakat, dan terbentuknya sumber penghidupan yang mampu berjalan secara mandiri. PHR juga berkomitmen mengembangkan inovasi yang tidak hanya menyelesaikan persoalan masyarakat hari ini, tetapi membangun sistem yang dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam jangka panjang.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 02:35:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dorong UMKM Perluas Akses Pasar Lewat Digitalisasi</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Dorong-UMKM-Perluas-Akses-Pasar-Lewat-Digitalisasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/1503_Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Dorong-UMKM-Perluas-Akses-Pasar-Lewat-Digitalisasi.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>Dumai</strong>, 15 September 2026 &mdash; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus mendorong penguatan kapasitas serta kemandirian kelompok masyarakat yang ada disekitar wilayah operasional Perusahaan dengan menyelenggarakan Workshop Penguatan Literasi Digital dan Branding bagi UMKM Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Unit.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Diikuti sebanyak 30 orang perwakilan dari sembilan kelompok mitra binaan program Community Involvement and Development (CID) atau TJSL Kilang Dumai, kegiatan ini diselenggarakan pada 11-12 September 2026, bertempat di Aula Kantor Communication, Relations &amp; CSR Kilang Dumai. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus meningkatkan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya untuk penguatan branding dan perluasan akses pasar bisnis yang saat ini sedang mereka rintis agar dapat unggul, memiliki nilai keunikan, dan berdaya saing di tengah persaingan pasar UMKM yang semakin kompetitif.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Area Manager Communication, Relations, &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa pelatihan digitalisasi ini merupakan bagian dari bentuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelompok binaan CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui pemanfaatan teknologi digital.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Bagi kami, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina untuk terus mendorong kemandirian masyarakat, khususnya kelompok binaan, agar mampu berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi,&rdquo; ujar Muhammad Rum.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Berkolaborasi dengan Politeknik Caltex Riau (PCR), workshop tersebut menghadirkan berbagai materi pembelajaran yang komprehensif mencakup membangun identitas merek, menghasilkan konten promosi melalui pelatihan dan praktik langsung pembuatan foto serta video produk, yang diajarkan langsung oleh ahli dibidangnya dengan menghadirkan Jan Alif Kreshna, S.S.T., M.Sc, serta Anggy Trisnadoli, M.T serta mahasiswa PCR. Selain itu, para peserta juga dibekali dengan strategi serta penataan dan penyajian produk agar katalog-katalog produk yang dibuat semakin menarik, sehingga mampu meningkatkan nilai jualnya di berbagai platform pemasaran digital.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada PCR atas sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan dalam menghasilkan inovasi-inovasi yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan PCR sendiri bukanlah hal yang baru. Sebelumnya kerjasama diantara keduanya diwujudkan melalui pengembangan pengembangan aplikasi SIMINAH atau Sistem Monitoring Minyak Jelantah, yang kedepannya akan kembali dikembangkan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Melalui kegiatan hari ini, kami berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut dan berkembang, khususnya dalam meningkatkan literasi digital kelompok binaan, memperkuat branding, memperluas akses pasar, serta mendukung keberlanjutan usaha mereka,&rdquo; pungkasnya.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan diselenggarakannya workshop penguatan literasi digital dan branding bagi UMKM tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus berupaya tidak hanya mendorong kapasitas masyarakat, namun juga keberlanjutan usaha guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal ini turut mencerminkan komitmen Pertamina yang tidak hanya menghadirkan energi diseluruh penjuru negeri, tetapi juga memperkuat ekonomi kerakyatan melalui penguatan UMKM sejalan dengan Asta Cita Pemerintah.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 02:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>IJTI Riau Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Lima Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda</title>
<link>https://www.globalriau.com/pekanbaru/IJTI-Riau-Gelar-Doa-Bersama-untuk-Keselamatan-Lima-Jurnalis-yang-Hilang-di-Selat-Sunda</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/6870_IJTI-Riau-Gelar-Doa-Bersama-untuk-Keselamatan-Lima-Jurnalis-yang-Hilang-di-Selat-Sunda.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	PEKANBARU &ndash; Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Riau bersama Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pekanbaru menggelar aksi solidaritas berupa doa bersama untuk keselamatan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Doa bersama tersebut diikuti puluhan jurnalis dan berlangsung di Sekretariat IJTI Riau, Jalan Sumatra, Pekanbaru, Selasa (15/9/2026). Suasana khidmat terasa saat para jurnalis bersama-sama memanjatkan doa agar seluruh korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pembacaan doa dipimpin H. Azwar, salah seorang jurnalis yang tergabung dalam PFI. Dengan penuh kekhusyukan, para jurnalis menengadahkan tangan dan bermunajat kepada Allah SWT, memohon keselamatan serta pertolongan bagi rekan-rekan mereka yang hingga kini belum ditemukan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ketua IJTI Riau, Ahmad Dison, mengimbau seluruh jurnalis agar selalu mengutamakan keselamatan dalam menjalankan tugas, khususnya ketika melakukan peliputan di kawasan berisiko tinggi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, standar operasional prosedur (SOP) keselamatan harus diperketat sebelum jurnalis diterjunkan ke zona berbahaya maupun medan ekstrem.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Musibah ini menjadi alarm pengingat yang sangat keras bagi kita semua, bahwa tidak ada berita seharga nyawa. Keselamatan diri adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar,&rdquo; ujar Dison.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Lima jurnalis tersebut diketahui melakukan perjalanan menggunakan kapal cepat dari pesisir Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9/2026). Setelah beberapa jam berlayar, sinyal pemancar komunikasi dan penunjuk lokasi rombongan tidak lagi terdeteksi oleh otoritas pelabuhan setempat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kelima jurnalis yang dilaporkan hilang yakni M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Lembaga Kantor Berita Nasional Antara; Arie Basuki dari Merdeka.com; Yudistiro Pranoto dari iNews.id; Firdaus Wajidi atau Firman Daus dari Anadolu Agency; serta Donal Husni, jurnalis lepas.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain lima jurnalis, tiga awak kapal juga turut dilaporkan hilang kontak, yakni Warta (55), selaku nakhoda; Surakman (60), awak kapal; dan Heriyanto (49), pemandu.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 02:30:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Mengheningkan Cipta, Kenang Pengabdian ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Mengheningkan-Cipta--Kenang-Pengabdian-ASN-Jayawijaya-yang-Gugur-dalam-Tugas</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/4054_Rutan-Dumai-Mengheningkan-Cipta--Kenang-Pengabdian-ASN-Jayawijaya-yang-Gugur-dalam-Tugas.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &ndash; Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan apel pagi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai, Senin (14/9/2026). Seluruh jajaran Rutan Dumai mengheningkan cipta dan memanjatkan doa untuk tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Jayawijaya yang gugur saat menjalankan tugas negara.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ketiga ASN tersebut yakni Aprida Rapi, S.Pt., drh. Alfonsius Albinus M., dan Willi Mbuik, S.P. Penghormatan tersebut menjadi bentuk empati dan solidaritas jajaran Rutan Dumai atas pengabdian para ASN yang telah mengorbankan tenaga dan jiwa dalam menjalankan amanah negara.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Dumai Enang Iskandi, seluruh pegawai menundukkan kepala dalam suasana penuh keheningan. Doa dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus harapan agar para almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Enang Iskandi menyampaikan, pengabdian seorang ASN tidak hanya tercermin dari tugas yang dijalankan, tetapi juga dari ketulusan, keberanian dan kesetiaan dalam mengemban amanah negara.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Hari ini kita menundukkan kepala bukan sekadar untuk mengenang, tetapi untuk memberikan penghormatan atas pengabdian dan pengorbanan rekan-rekan ASN yang gugur dalam menjalankan tugas. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, pengorbanan para ASN tersebut menjadi pengingat bagi seluruh aparatur untuk senantiasa menjalankan tugas dengan penuh integritas, loyalitas dan rasa tanggung jawab.</div>
<div>
	Momentum mengheningkan cipta tersebut pun menjadi refleksi bagi jajaran Rutan Dumai bahwa setiap tugas yang diemban merupakan bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rutan Kelas IIB Dumai turut menyampaikan duka cita dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para ASN yang gugur. Pengabdian mereka diharapkan menjadi teladan bagi seluruh aparatur untuk terus bekerja dengan tulus, profesional dan bertanggung jawab.**</div>
<div>
	&nbsp;</div>
 ]]></description>
<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 08:11:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>