<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title></title>
        <link>https://www.globalriau.com/</link>
        <description>Situs Berita Online Terpercaya dan Aktual di Provinsi Riau.</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Sun, 27 Sep 2026 04:39:08 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Sun, 27 Sep 2026 04:39:08 +0700</lastBuildDate>
        <generator> RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@globalriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.globalriau.com/icon.gif</url>
		<title></title>
		<link>https://www.globalriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari GlobalRiau.com</description>
		</image>
<item>
<title>Tim Inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Predikat Excellent pada Lomba Inovasi IQPC di  Bangkok</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Tim-Inovasi-PT-Pertamina-Patra-Niaga-Refinery-Unit-Dumai-Raih-Predikat-Excellent-pada-Lomba-Inovasi-IQPC-di--Bangkok</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/9823_Tim-Inovasi-PT-Pertamina-Patra-Niaga-Refinery-Unit-Dumai-Raih-Predikat-Excellent-pada-Lomba-Inovasi-IQPC-di--Bangkok.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>Dumai</strong>, 26 September 2026 &mdash; Tim inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai melalui Gugus RT-Prove Rocker 4.0 berhasil meraih predikat Excellent dalam ajang International Quality and Productivity Convention (IQPC) 2026 yang berlangsung pada 14&ndash;16 September 2026 di The Berkeley Hotel, Bangkok, Thailand. Capaian tersebut menjadi pengakuan internasional atas inovasi yang dikembangkan untuk meningkatkan keandalan operasi Kilang Dumai.</p>
<div>
	RT-Prove Rocker 4.0 mengusung inovasi berjudul &ldquo;Meningkatkan Kehandalan Operasional Unit Hydrocracker 211/212 Terkait Hydrogen Availability melalui Rekonfigurasi Katalis dan Rekayasa Alternatif Feed Gas Unit Hydrogen Plant di Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai.&rdquo; Inovasi ini berfokus pada peningkatan keandalan ketersediaan hidrogen bagi operasi Hydrocracker Unit (HCU) 211/212 melalui rekonfigurasi katalis dan rekayasa alternatif umpan gas pada Hydrogen Plant.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	HCU merupakan unit yang berfungsi untuk mengolah fraksi hidrokarbon berat menjadi produk bernilai lebih tinggi dengan memanfaatkan gas hidrogen dan katalis. Oleh karena itu, ketersediaan gas hidrogen menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan, stabilitas, dan keandalan operasi kilang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan mengatakan perolehan predikat Excellence pada ajang IQPC 2026 merupakan bentuk apresiasi tertinggi bagi Perwira Pertamina di tingkat internasional sekaligus mencerminkan bahwa budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus diperkuat melalui program-program pendampingan dan coaching program dari bagian Quality Management&ndash;Human Capital Perusahaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Bagi kami inovasi tidak hanya menjadi budaya, tapi kebutuhan sebagai solusi untuk menjawab dinamika tantangan operasi kilang. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi lainnya yang mendukung keandalan operasi yang efisien dan optimal dalam upaya menjaga ketahanan energi , sekaligus memberikan nilai tambah bagi Perusahaan dan berdaya saing global ,&rdquo; ujar Iwan.</div>
<div>
	.</div>
<div>
	Ajang International Quality and Productivity Convention (IQPC) 2026 mengusung tema &ldquo;Driving Resilience And Sustainable Organizational Excellence&rdquo;, kompetisi internasional ini mempertemukan tim inovator dari berbagai negara untuk mempresentasikan proyek peningkatan mutu dan produktivitas berbasis continuous improvement.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Gugus RT-Prove Rocker 4.0 difasilitasi oleh Achmad Amrizal Fauzi dengan diketuai oleh Hadhiansyah Ilhami serta digawangi oleh anggota tim lainnya Muchammad Ravi, Amar Firmansyah, Saeful Sampe, Sendy Pujiatmoko, Ichsan F., dan Rayi Wibawa Yuda.&nbsp;&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ketua Gugus RT-Prove Rocker 4.0, Hadhiansyah Ilhami, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses kolaboratif dalam menjawab tantangan operasional melalui inovasi yang terukur. &ldquo;Predikat Excellent di IQPC 2026 merupakan hasil dari proses panjang, mulai dari identifikasi permasalahan, pengembangan solusi, hingga pembuktian hasil inovasi. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan perbaikan yang memberikan dampak nyata terhadap keandalan operasi kilang,&rdquo; ujar Hadhiansyah Ilhami.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Keberhasilan Tim Inovasi Kilang Dumai ini juga tidak lepas dari kolaborasi lintas fungsi serta didorong oleh sinergi kuat manajemen Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui pembinaan intensif yang memastikan keberlanjutan implementasi inovasi di Perusahaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara itu, menurut Manager Human Capital PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Ari Winanto menambahkan bahwa keberhasilan tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dan konsistensi dalam membangun budaya inovasi di lingkungan Refinery Unit Dumai.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami terus mendorong insan Pertamina untuk melihat setiap tantangan operasional sebagai peluang untuk melakukan perbaikan. RT-Prove Rocker 4.0 menunjukkan bahwa solusi yang lahir dari pemahaman terhadap kondisi lapangan, didukung kolaborasi dan proses perbaikan yang sistematis, dapat berkembang menjadi inovasi yang mampu berkompetisi di tingkat internasional serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan,&rdquo; pungkas Ari Winanto.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sat, 26 Sep 2026 16:50:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pengajian Rutin Bersama Kemenag, Rutan Dumai Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Pengajian-Rutin-Bersama-Kemenag--Rutan-Dumai-Perkuat-Pembinaan-Keagamaan-Warga-Binaan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/5400_Pengajian-Rutin-Bersama-Kemenag--Rutan-Dumai-Perkuat-Pembinaan-Keagamaan-Warga-Binaan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &mdash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya dengan menggelar pengajian rutin bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag).</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kegiatan yang berlangsung di Masjid Rutan Dumai tersebut diikuti warga binaan dengan antusias. Pengajian menjadi bagian dari pembinaan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memberikan penguatan spiritual selama menjalani masa pembinaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam kegiatan itu, warga binaan mengikuti penyampaian materi keagamaan dari pihak Kemenag. Selain menambah pemahaman tentang nilai-nilai keislaman, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi warga binaan untuk melakukan introspeksi dan memperkuat keimanan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, mengatakan pembinaan keagamaan merupakan salah satu bagian penting dalam membentuk karakter warga binaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Pembinaan keagamaan merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan. Melalui kegiatan seperti pengajian rutin, kami berharap warga binaan dapat memperoleh bekal spiritual dan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Enang juga mengapresiasi dukungan Kemenag dalam pelaksanaan pembinaan keagamaan di Rutan Dumai. Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak diperlukan agar program pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi warga binaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui pengajian rutin tersebut, Rutan Dumai berharap warga binaan tidak hanya mendapatkan pemahaman agama, tetapi juga memiliki bekal moral dan spiritual untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 14:05:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Satres Narkoba Polres Dumai Gagalkan Peredaran 296 Pcs Etomidate Senilai 880 Juta</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Satres-Narkoba-Polres-Dumai-Gagalkan-Peredaran-296-Pcs-Etomidate-Senilai-880-Juta</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/2391_Satres-Narkoba-Polres-Dumai-Gagalkan-Peredaran-296-Pcs-Etomidate-Senilai-880-Juta.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai mengungkap peredaran narkotika golongan II jenis etomidate senilai Rp880 juta. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial R yang diduga berperan sebagai kurir jaringan internasional.</p>
<div>
	Tersangka diamankan petugas saat hendak berangkat menuju Kota Medan menggunakan bus. Penangkapan dilakukan di terminal sebelum tersangka melanjutkan perjalanan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dari tangan tersangka, polisi menyita sebanyak 296 pcs etomidate dengan total volume mencapai 672 mililiter. Barang tersebut diduga akan diedarkan di Kota Medan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan, pada konferensi pers Jumat (25/09/2026) mengatakan, etomidate merupakan obat anestesi yang digunakan dalam tindakan medis untuk membantu proses pembiusan. Namun, penyalahgunaan zat tersebut dapat membahayakan kesehatan, termasuk menyebabkan gangguan kesadaran dan pernapasan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Karena itu, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap penyalahgunaan zat berbahaya, termasuk yang dapat digunakan dalam rokok elektrik atau vape. Masyarakat yang menemukan dugaan peredaran narkotika dapat melaporkannya kepada Polres Dumai atau melalui layanan kepolisian 110.&quot; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Hingga kini, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan yang terlibat dalam peredaran etomidate tersebut.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polres Dumai Ungkap Peredaran 16 Pil Ekstasi, Perempuan 29 Tahun Diamankan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Polres-Dumai-Ungkap-Peredaran-16-Pil-Ekstasi--Perempuan-29-Tahun-Diamankan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/6139_Polres-Dumai-Ungkap-Peredaran-16-Pil-Ekstasi--Perempuan-29-Tahun-Diamankan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis ekstasi di wilayah hukum Polres Dumai. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang perempuan berinisial NC alias E (29) bersama 16 butir pil yang diduga narkotika jenis ekstasi dengan berat kotor sekitar 7,56 gram.</p>
<div>
	Pengungkapan dilakukan pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 05.41 WIB di sebuah rumah kos di Jalan Pepaya Nomor 34, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kasat Resnarkoba Polres Dumai AKP Gus Purwantoro, S.H., M.M., menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat pada awal September 2026 terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika yang dilakukan seorang perempuan di sekitar Jalan Pepaya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba melakukan penyelidikan. Pada Kamis dini hari, petugas memperoleh informasi bahwa perempuan yang dimaksud diduga akan melakukan transaksi narkotika.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Petugas kemudian mendatangi lokasi dan sekitar pukul 05.41 WIB menemukan tersangka berada di dalam kamar kos dalam kondisi tidur. Polisi selanjutnya melakukan penangkapan dan penggeledahan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 16 butir pil yang diduga ekstasi berbentuk persegi panjang berwarna merah bata. Barang tersebut ditemukan di dalam kotak rokok yang berada di dalam jaket milik tersangka yang digantung di jemuran.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain pil yang diduga ekstasi, polisi turut mengamankan satu kotak rokok merek Surya Gudang Garam dan satu unit telepon genggam Android merek Oppo warna hitam.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Tersangka bersama seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Dumai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Hasil pemeriksaan urine menunjukkan tersangka positif Methamphetamine (Metha). Sementara pemeriksaan terhadap Amphetamine (Amp) dan Tetrahydrocannabinol (Tetra) dinyatakan negatif.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Atas kasus tersebut, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto ketentuan penyesuaian pidana sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2026, atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU Nomor 1 Tahun 2026.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Polres Dumai menegaskan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memberantas peredaran gelap narkotika sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Dumai.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Rumah BUMN Dumai Perluas Akses Pasar UMKM Lokal</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-dan-Rumah-BUMN-Dumai-Perluas-Akses-Pasar-UMKM-Lokal</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/8063_Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-dan-Rumah-BUMN-Dumai-Perluas-Akses-Pasar-UMKM-Lokal.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>Dumai</strong>, 24 September 2026 &ndash; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus memperkuat sinergi upaya dalam pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mitra binaan dengan memperluas jangkauan akses pasar di berbagai ajang pameran dan kegiatan strategis lainnya.&nbsp;</p>
<div>
	Belum lama ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bersama Rumah BUMN Dumai berpartisipasi dalam gelaran Semarak Merdeka Kota Dumai yang berlangsung pada 14 Agustus hingga 14 September 2026 di kawasan Taman Gelanggang Kota Dumai, Riau. Dalam ajang tersebut, beragam produk unggulan UMKM mitra binaan turut dipamerkan, mulai dari kuliner, makanan siap saji, olahan hasil perikanan, hingga kerajinan khas daerah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Berbagai produk lokal yang dihadirkan di antaranya berasal dari UMKM JELITA (Jajanan Enak, Lestari, Inovatif, Tinggi Asupan), Fantasy Dimsum, keripik ikan patin, Dodol Rosnah, Batik Amewa, serta produk unggulan daerah lainnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Area Manager Communications, Relations, &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan UMKM memiliki posisi penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Karena itu, keberadaan UMKM perlu disokong melalui pendampingan yang konsisten, sehingga produk-produk lokal tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga memiliki daya saing tinggi untuk naik kelas.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui program TJSL serta sinergi dengan Rumah BUMN Dumai, kami terus berupaya mendukung UMKM lokal di Dumai agar dapat semakin berdaya saing dan unggul ditengah persaingan UMKM saat ini yang semakin kompetitif. Melalui pendampingan intensif dan terpadu, kami terus mendorong peningkatan usaha dan kualitas produk sekaligus menfasilitasi ruang promosi untuk memperluas akses pasar, seperti event-event musiman yang sering diselenggarakan di Kota Dumai,&rdquo; ujar Muhammad Rum.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Bagi para pelaku UMKM, kesempatan mengikuti pameran bukan hanya menjadi ajang untuk berjualan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan merek, mendapatkan pelanggan baru, membangun jejaring, serta memahami respon pasar terhadap produk yang mereka tawarkan. Sepanjang penyelenggaraan kegiatan tersebut, para UMKM mitra binaan Rumah BUMN Dumai dan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui program Community Involvement &amp; Development (CID) berhasil mengantongi omzet mencapai Rp 45 juta.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kehadiran produk-produk lokal mitra binaan Pertamina tersebut tidak sekadar memeriahkan acara Semarak Merdeka Kota Dumai, melainkan menjadi cerminan tingginya kreativitas dan ketekunan masyarakat Dumai dalam mengolah potensi daerah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Ajang ini menjadi wujud nyata komitmen Pertamina dalam membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjaring pembeli potensial, memperkenalkan inovasi, hingga membangun jaringan bisnis yang lebih luas.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sebagai kelanjutan dari komitmen tersebut, usai penyelenggaraan Semarak Merdeka Kota Dumai Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai akan memboyong UMKM JELITA dari Kelompok Wirani Rejosari ke ajang Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) pada 25&ndash;27 September 2026 di Living World Pekanbaru. SMEXPO merupakan ajang pameran sekaligus ruang pemberdayaan dan promosi UMKM binaan PT Pertamina Persero untuk mendorong kualitas UMKM di Indonesia semakin berdaya saing dan dapat go global.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui keikutsertaan UMKM mitra binaan, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berharap produk-produk dari pelaku UMKM Kota Dumai dapat semakin dikenal masyarakat dan menembus pasar yang lebih luas. Dukungan ini juga menjadi wujud komitmen Pertamina dalam mendorong kewirausahaan, memperkuat industri kreatif dan mendukung ekonomi kerakyatan, sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Pemerintahan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:09:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dinas PU Dumai Gotong Royong Bersihkan Drainase, Satrya Alamsyah Tinjau Sejumlah Lokasi</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Dinas-PU-Dumai-Gotong-Royong-Bersihkan-Drainase--Satrya-Alamsyah-Tinjau-Sejumlah-Lokasi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/3738_Dinas-PU-Dumai-Gotong-Royong-Bersihkan-Drainase--Satrya-Alamsyah-Tinjau-Sejumlah-Lokasi.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Dumai, Satrya Alamsyah, S.T., M.T., bersama aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kerja pendukung kegiatan (TKPK) melaksanakan gotong royong membersihkan saluran drainase di Kecamatan Dumai Selatan, Jumat (25/9/2026).</p>
<div>
	Kegiatan yang berlangsung di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Sidomulyo tersebut difokuskan pada pembersihan saluran drainase guna menjaga kelancaran aliran air dan kebersihan lingkungan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam kegiatan itu, Satrya Alamsyah juga turun langsung meninjau sejumlah titik infrastruktur drainase. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi saluran serta perkembangan pengerjaan drainase di Jalan Ahmad Yani.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain itu, ia turut meninjau kegiatan normalisasi saluran drainase di Jalan Datuk Laksamana sebagai bagian dari upaya pemeliharaan infrastruktur perkotaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui kegiatan gotong royong dan peninjauan lapangan ini, Dinas PU Kota Dumai terus mendorong pemeliharaan drainase agar dapat berfungsi dengan baik, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dinas PU Kota Dumai juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran drainase.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk menjaga saluran air tetap bersih dan tidak tersumbat, sehingga aliran air dapat berjalan lancar.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kegiatan ini sejalan dengan semangat Dumai Kota Idaman dan Dumai Berkhidmat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.(Infotorial)</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 09:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kasus ISPA di Dumai Masih dalam Batas Wajar Meski Sempat Dilanda Kabut Asap</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Kasus-ISPA-di-Dumai-Masih-dalam-Batas-Wajar-Meski-Sempat-Dilanda-Kabut-Asap</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/8551_Kasus-ISPA-di-Dumai-Masih-dalam-Batas-Wajar-Meski-Sempat-Dilanda-Kabut-Asap.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong>, 24 September 2026 &ndash; Kualitas udara di Kota Dumai sempat memburuk dalam beberapa pekan terakhir akibat kabut asap. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).</p>
<div>
	Namun, Dinas Kesehatan Kota Dumai memastikan kasus ISPA di tengah masyarakat hingga saat ini masih dalam kondisi wajar dan belum menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr. Syaiful, MKM, mengatakan kondisi kasus ISPA masih berada dalam batas aman. Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak sepenuhnya panas karena masih diselingi hujan turut membantu menjaga kondisi udara.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;ISPA alhamdulillah masih dalam batas aman, karena panas ada diselingi hujan,&rdquo; ujar dr. Syaiful, Kamis (24/9/2026).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Meski demikian, Dinas Kesehatan tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara belum sepenuhnya membaik.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara kembali dipenuhi asap atau terasa tidak sehat. Penggunaan masker juga dianjurkan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dinkes juga mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih, menjaga kondisi tubuh dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, pilek, sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah jika kondisi udara kembali memburuk,&rdquo; imbau dr. Syaiful.(Infotorial)</div>
 ]]></description>
<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 10:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kisah Feri Hamdan Bangkitkan Semangat Kelompok Tunas Mandiri dalam Budidaya Ikan Patin</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Kisah-Feri-Hamdan-Bangkitkan-Semangat-Kelompok-Tunas-Mandiri-dalam-Budidaya-Ikan-Patin</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/198_Kisah-Feri-Hamdan-Bangkitkan-Semangat-Kelompok-Tunas-Mandiri-dalam-Budidaya-Ikan-Patin.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>Bengkalis</strong>, 23 September 2026 &ndash; Gemericik air dari kolam ikan patin yang berada di Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis membangunkan harapan Kelompok Tunas Mandiri dalam menjaga keberlangsungan usaha tersebut. Budidaya ikan air tawar ini menjadi salah satu peluang usaha yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah tersebut.</p>
<div>
	Feri Hamdan, Ketua Kelompok Tunas Mandiri, melihat ketersediaan kolam budidaya serta permintaan pasar yang terus meningkat sebagai peluang untuk mengembangkan usaha perikanan air tawar secara lebih produktif. Namun, dalam prakteknya perjalanan budidaya tidak selalu berjalan mulus.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi kelompok adalah tingginya serangan penyakit ikan, terutama infeksi jamur dan bakteri, yang menyebabkan angka kematian ikan cukup tinggi selama masa pemeliharaan. Di sisi lain, anggota kelompok juga memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai manajemen kualitas air, biosekuriti kolam, teknik pencegahan penyakit, hingga penerapan budidaya yang baik.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Akibatnya, potensi budidaya yang dimiliki belum mampu menghasilkan produksi secara maksimal maupun memberikan peningkatan pendapatan yang signifikan bagi anggota kelompok. &quot;Selama ini yang paling kami khawatirkan bukan hanya soal panen, tetapi bagaimana menjaga ikan tetap hidup hingga waktunya dipanen. Serangan jamur dan bakteri sering membuat usaha kami tidak sesuai harapan,&quot; ungkap Feri.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Di tengah tantangan tersebut, Kelompok Tunas Mandiri tetap memiliki tekad untuk mengembangkan usaha budidaya sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan. Jawaban atas tantangan tersebut hadir melalui Program Circular Fisheries. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memberikan pendampingan komprehensif kepada Kelompok Tunas Mandiri sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan berkelanjutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain pemberian sarana produksi berupa 20.000 ekor bibit ikan patin varietas Pustina serta pakan pabrik, setiap anggota kelompok juga mendapatkan peningkatan kapasitas melalui pelatihan teknik budidaya ikan yang baik (Good Aquaculture Practices), meliputi pengelolaan kualitas air, teknik pemberian pakan yang efisien, serta pencegahan dan penanganan penyakit ikan. Tidak hanya pengetahuan teknis, anggota kelompok juga dibekali kemampuan manajemen budidaya untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup ikan hingga masa panen.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama kelompok dalam menjalankan budidaya. Seluruh anggota berbagi tugas mulai dari pemeliharaan kolam, pencatatan pertumbuhan ikan, pengelolaan pakan, hingga persiapan pemasaran hasil panen. Pendekatan tersebut membuat pengelolaan budidaya menjadi lebih sistematis sekaligus meningkatkan rasa memiliki terhadap usaha bersama yang sedang mereka bangun.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Sekarang kami memiliki pengetahuan baru, bibit yang lebih baik, dan keyakinan bahwa kolam yang kami kelola bisa menghasilkan panen yang lebih besar. Harapan kami sederhana, semoga usaha ini terus berkembang dan menjadi sumber penghidupan yang lebih baik bagi keluarga kami,&quot; ujar Feri.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Potensi peningkatan ekonomi yang timbul dari Program Circular Fisheries pada kelompok Tunas Mandiri yakni dari 20.000 bibit dapat menghasilkan potensi panen sebesar 22,5 ton atau nilai ekonomi hingga Rp. 495.000.000 per siklus panen. Selain itu terdapat potensi tambahan dari pengelolaan limbah SPPG sebagai pakan ikan sebesar, 75 kg/hari, atau 2.250 ton/bulan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui Program Circular Fisheries, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus mendorong pengembangan kapasitas masyarakat melalui pendampingan, peningkatan keterampilan, serta penguatan kelembagaan kelompok. Program ini diharapkan mampu menciptakan usaha perikanan yang lebih produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat di wilayah operasi perusahaan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 16:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Perkuat Keamanan dan Ketertiban, Rutan Dumai Gelar Rapat Jajaran Pengamanan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Perkuat-Keamanan-dan-Ketertiban--Rutan-Dumai-Gelar-Rapat-Jajaran-Pengamanan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/3975_Perkuat-Keamanan-dan-Ketertiban--Rutan-Dumai-Gelar-Rapat-Jajaran-Pengamanan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &mdash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus memperkuat sistem pengamanan dan meningkatkan kesiapsiagaan petugas. Upaya tersebut dilakukan melalui rapat bersama jajaran pengamanan yang dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, bersama pejabat struktural.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rapat digelar sebagai bagian dari evaluasi sekaligus penguatan pelaksanaan tugas pengamanan di lingkungan Rutan Dumai. Sejumlah hal dibahas, mulai dari kesiapsiagaan petugas, pelaksanaan tugas di lapangan hingga langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam arahannya, Enang Iskandi menekankan agar seluruh petugas tidak lengah dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kewaspadaan, kedisiplinan serta kepatuhan terhadap prosedur menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi Rutan tetap aman dan kondusif.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas. Koordinasi dan komunikasi antarpersonel harus terus diperkuat sehingga setiap potensi gangguan dapat segera diantisipasi,&rdquo; ujar Enang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia juga mengingatkan jajaran pengamanan untuk mengedepankan deteksi dini dan pencegahan dalam setiap pelaksanaan tugas. Setiap perkembangan situasi di lingkungan Rutan perlu menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain menerima arahan, jajaran pengamanan bersama pejabat struktural turut melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pengamanan di lapangan. Evaluasi tersebut menjadi bahan untuk memperbaiki dan meningkatkan pola pengamanan agar semakin efektif.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui kegiatan ini, Rutan Dumai menegaskan komitmennya untuk membangun pengamanan yang solid, responsif dan profesional. Sinergi seluruh jajaran diharapkan mampu menciptakan lingkungan Rutan yang aman, tertib dan kondusif, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pemasyarakatan.**</div>
<div>
	&nbsp;</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 16:27:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jadikan Pelintung Desa Binaan, Imigrasi Teken Kerjasama dengan Pemko Dumai</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Jadikan-Pelintung-Desa-Binaan--Imigrasi-Teken-Kerjasama-dengan-Pemko-Dumai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/209_Jadikan-Pelintung-Desa-Binaan--Imigrasi-Teken-Kerjasama-dengan-Pemko-Dumai.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &ndash; Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai memperkuat upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan penyelundupan manusia dengan membentuk Desa Binaan Imigrasi di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai dan Pemerintah Kota Dumai di Aula Kantor Imigrasi Dumai, Rabu (23/9/2026).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Penandatanganan dihadiri Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto bersama jajaran Imigrasi dan pemerintah daerah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kelurahan Pelintung dipilih sebagai desa binaan karena wilayah tersebut memiliki sejumlah kawasan pesisir yang dinilai memiliki kerawanan sebagai jalur keluar-masuk orang secara ilegal. Kondisi geografis tersebut membutuhkan keterlibatan masyarakat dan aparat di tingkat paling bawah untuk melakukan deteksi dini.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui program ini, pemerintah kelurahan, RT, serta masyarakat diharapkan aktif memberikan informasi, melakukan pemantauan dan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang apabila menemukan aktivitas atau keberadaan orang yang mencurigakan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai Ruhiyat M. Tolib mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan keimigrasian, terutama di kawasan yang memiliki akses langsung ke wilayah pesisir.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Desa binaan ini merupakan bentuk kehadiran Imigrasi di tengah masyarakat. Kami ingin membangun kolaborasi, sehingga RT, kelurahan dan masyarakat dapat menjadi mata dan telinga dalam memberikan informasi apabila ditemukan potensi pelanggaran keimigrasian,&rdquo; kata Ruhiyat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Ruhiyat, keberadaan Desa Binaan Imigrasi tidak hanya berorientasi pada pengawasan, tetapi juga menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih dekat dengan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat &ldquo;Imigrasi Hadir untuk Rakyat&rdquo; yang menjadi salah satu komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menambahkan, keberadaan Dumai sebagai kota industri dan daerah yang memiliki sejumlah pelabuhan membuat mobilitas kru kapal cukup tinggi. Berdasarkan data Imigrasi Dumai, dalam satu tahun terdapat lebih dari 26 ribu kru kapal, baik warga negara asing maupun lokal, yang mendapatkan pelayanan keimigrasian.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Dumai merupakan kawasan industri dengan aktivitas pelabuhan yang cukup tinggi. Dalam setahun kami melayani lebih dari 26 ribu kru kapal, baik asing maupun lokal. Dengan pengawasan dan pelayanan keimigrasian yang baik, kami berharap aktivitas mereka selama berada di Dumai juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk mendorong transaksi dan pergerakan UMKM,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara itu, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto mengapresiasi langkah Imigrasi Dumai yang mengedepankan upaya preventif dan mitigasi dalam mencegah TPPO maupun tindak pidana penyelundupan manusia.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Pelintung dapat menjadi solusi nyata untuk memperkuat pengawasan berbasis masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Pemerintah Kota Dumai mengapresiasi langkah preventif dan mitigasi yang dilakukan Imigrasi. Kami berharap Desa Binaan Imigrasi ini menjadi solusi nyata dalam mencegah TPPO dan penyelundupan manusia, khususnya di Kelurahan Pelintung,&rdquo; kata Sugiyarto.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sugiyarto juga mendorong perangkat kecamatan, kelurahan hingga RT untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan masing-masing. Setiap keberadaan orang baru atau warga yang singgah di suatu kawasan, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama tanpa mengabaikan aturan dan hak masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami mendorong RT, kelurahan dan kecamatan lebih peka terhadap lingkungan. Kalau ada orang baru atau warga yang singgah, mari kita kenali dan pantau bersama. Jika ada hal yang mencurigakan, segera koordinasikan dengan pihak terkait,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan terbentuknya Desa Binaan Imigrasi, pengawasan diharapkan tidak hanya bertumpu pada aparat, tetapi menjadi gerakan bersama antara Imigrasi, pemerintah daerah dan masyarakat. Upaya tersebut sekaligus diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus menjaga aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan pesisir Dumai.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 10:55:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Normalisasi Drainase di Jalan Sudirman dan Datuk Laksamana, Dinas PU Dumai Kerahkan Alat Berat</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Normalisasi-Drainase-di-Jalan-Sudirman-dan-Datuk-Laksamana--Dinas-PU-Dumai-Kerahkan-Alat-Berat</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/8213_Normalisasi-Drainase-di-Jalan-Sudirman-dan-Datuk-Laksamana--Dinas-PU-Dumai-Kerahkan-Alat-Berat.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Dumai terus melakukan normalisasi saluran drainase di sejumlah titik untuk mengantisipasi genangan air akibat hujan deras dan pasang rob. Kali ini, kegiatan normalisasi dilaksanakan di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Datuk Laksamana, Rabu (23/9/2026).</p>
<div>
	Kepala Dinas PU Kota Dumai, Satrya Alamsyah, S.T., M.T., turun langsung meninjau proses normalisasi guna memastikan kegiatan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam kegiatan tersebut, sedimentasi dan sampah yang menumpuk di saluran drainase dibersihkan menggunakan alat berat dari Bidang Bina Konstruksi dan Peralatan Dinas PU Kota Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Satrya Alamsyah mengatakan, normalisasi dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran drainase agar mampu menampung dan mengalirkan air dengan lebih optimal.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Melalui kegiatan normalisasi ini, kita berharap saluran drainase dapat berfungsi maksimal sehingga mampu mengurangi genangan air akibat hujan maupun pasang rob serta meminimalisir risiko banjir,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, pemeliharaan drainase tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam saluran drainase, karena dapat menyebabkan penyumbatan dan menghambat aliran air.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air. Dengan begitu, fungsi drainase dapat terjaga dan upaya mengantisipasi banjir bisa berjalan lebih optimal,&rdquo; tambahnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dinas PU Kota Dumai terus berupaya melakukan pemeliharaan infrastruktur drainase sebagai bagian dari komitmen mewujudkan lingkungan perkotaan yang bersih, nyaman, serta mengurangi potensi genangan dan banjir. (Infotorial)</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 09:39:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Wawako Sugiyarto Dengarkan Tanggapan Tujuh Fraksi Soal Ranperda Industri 2026-2046</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Wawako-Sugiyarto-Dengarkan-Tanggapan-Tujuh-Fraksi-Soal-Ranperda-Industri-2026-2046</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/7524_Wawako-Sugiyarto-Dengarkan-Tanggapan-Tujuh-Fraksi-Soal-Ranperda-Industri-2026-2046.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>
	<span style="font-size:16px;">DUMAI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Tanggapan dan Jawaban Fraksi-Fraksi terhadap Pendapat Wali Kota Dumai atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Industri Kota Dumai Tahun 2026-2046 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai, Selasa (22/9/2026).&nbsp;&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Johanes MPR Tetelepta didampingi Ketua DPRD Kota Dumai Agus Miswandi.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Hadir juga dalam momen ini Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat se-Kota Dumai.&nbsp;</span></div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">&nbsp;&nbsp;</span></div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Rapat dinyatakan terbuka untuk umum setelah memenuhi kuorum dengan kehadiran 19 anggota dewan.&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Membuka persidangan, Wakil Ketua DPRD Kota Dumai Johanes menyampaikan bahwa agenda paripurna ini merupakan bagian penting dari proses pembentukan Peraturan Daerah inisiatif DPRD guna memperkuat arah pembangunan ekonomi dan industri Kota Dumai selama dua dekade ke depan.&nbsp;&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">&quot;Jawaban dan tanggapan dari fraksi-fraksi ini diharapkan menjadi perhatian serius dalam pembahasan dan penelaahan Ranperda inisiatif DPRD Kota Dumai, sehingga nantinya melahirkan Peraturan Daerah yang berkualitas serta membawa manfaat nyata bagi kemajuan Kota Dumai di masa mendatang,&quot; ujarnya saat memimpin sidang.&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Dalam kesempatan tersebut, secara bergantian tujuh fraksi di DPRD Kota Dumai menyampaikan pandangan umum serta tanggapannya.&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Juru bicara Fraksi NasDem diawali oleh Sudiran disusul Yohannes Orlando mewakili Fraksi PDI Perjuangan, dan Yuhandri mewakili Fraksi Gerindra Plus.&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Selanjutnya, Sekretaris DPRD Kota Dumai Hadiyono membacakan pandangan umum mewakili Fraksi Golkar, disusul Mawardi dari Fraksi PKS, H. Ediswan dari Fraksi Demokrat, serta ditutup oleh Ananda Putri Sasabila dari Fraksi Tuah Negeri.&nbsp;&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Seluruh fraksi sepakat menyoroti pentingnya perencanaan industri yang terstruktur, inklusif, ramah lingkungan, serta mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.&nbsp;&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Sebelum penutupan rapat, DPRD Kota Dumai juga mengumumkan Pembentukan dan Susunan Keanggotaan Panitia Khusus (Pansus) B yang ditugaskan membahas Ranperda Kota Dumai Tahun 2026 tentang Perlindungan dan Pendistribusian Produk Lokal Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke Toko Ritel Modern.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Pansus B diketuai oleh Idris dari Fraksi Demokrat dan Mawardi dari Fraksi PKS sebagai Wakil Ketua.&nbsp;&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Dengan diserahkannya tanggapan dari seluruh fraksi, tahapan pembahasan Ranperda Rencana Pembangunan Industri Kota Dumai Tahun 2026-2046 resmi memasuki tingkat pembahasan bersama antara Pansus DPRD dan Tim Pemerintah Kota Dumai.(Infotorial)</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 06:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Dinkes Dumai dan PKBI Perkuat Kolaborasi, Bidik Capaian TPT Tertinggi di Riau</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Dinkes-Dumai-dan-PKBI-Perkuat-Kolaborasi--Bidik-Capaian-TPT-Tertinggi-di-Riau</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/6807_Dinkes-Dumai-dan-PKBI-Perkuat-Kolaborasi--Bidik-Capaian-TPT-Tertinggi-di-Riau.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;"><strong>DUMAI</strong> &ndash; Dari sebuah ruang pertemuan yang dipenuhi aktivitas validasi data, lahir komitmen besar untuk memperkuat pencegahan tuberkulosis (TBC) di Kota Dumai.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai bersama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Kota Dumai memperkuat kolaborasi dalam pemberian <strong>Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT)</strong>. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan validasi data yang berlangsung Selasa (22/9/2026).</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Tak sekadar mengejar target, kolaborasi ini diarahkan untuk meningkatkan capaian pemberian TPT hingga menjadi salah satu yang tertinggi di Provinsi Riau. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan penularan TBC sekaligus mendukung target <strong>Kota Dumai bebas TBC pada 2030</strong>.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr. Syaiful, MKM melalui Subkoordinator Seksi P3M, Santi Zen, didampingi Wasor TB Nadila Nusirwan, menyampaikan optimisme terhadap capaian tersebut.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Santi mengakui, hingga September 2026 capaian pemberian TPT di Kota Dumai masih berada di bawah 50 persen dari target. Namun, kondisi tersebut justru menjadi pemacu untuk memperkuat intervensi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PKBI.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">&ldquo;Capaian TPT Dumai per September masih di bawah 50 persen dari target. Namun, adanya kolaborasi dengan PKBI Cabang Kota Dumai, kita sangat optimis meraih target. Bahkan memperoleh capaian tertinggi di Provinsi Riau,&rdquo; ujar Santi.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya berorientasi pada angka capaian, tetapi juga memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya TPT sebagai salah satu upaya mencegah berkembangnya TBC.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">&ldquo;Dengan kolaborasi ini juga memperkuat komitmen untuk bersama-sama melakukan intervensi TB, terutama dalam mengedukasi masyarakat pentingnya TPT dalam mencegah penularan TB,&rdquo; lanjutnya.</span></p>
<h3>
	<span style="font-size:16px;">Perkuat Dukungan untuk Kader</span></h3>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Untuk memastikan strategi berjalan di lapangan, Dinkes Dumai juga memberikan perhatian terhadap dukungan logistik TPT.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Ketersediaan logistik menjadi salah satu faktor penting agar kader PKBI maupun petugas layanan dapat memberikan TPT kepada sasaran tanpa terkendala ketersediaan obat.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap para kader yang berhadapan langsung dengan masyarakat.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Selain dukungan logistik, edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat terus dilakukan. Wasor TB Dinkes Kota Dumai, Nadila Nusirwan, mengatakan peningkatan cakupan TPT memiliki peran penting dalam mendukung target eliminasi TBC.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">&ldquo;Selain itu, edukasi dan menumbuhkan kesadaran yang baik untuk melakukan TPT TB terus dilakukan. Ketika capaian TPT TB-nya tinggi, tentunya akan mendorong terwujudnya Kota Dumai bebas TB pada tahun 2030,&rdquo; jelas Nadila.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Target tersebut sejalan dengan target nasional eliminasi TBC pada 2030. Upaya penanggulangan TBC di Kota Dumai juga diperkuat melalui integrasi program TBC dengan <strong>Cek Kesehatan Gratis (CKG)</strong>.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Melalui integrasi tersebut, skrining aktif atau <strong>Active Case Finding (ACF)</strong> dilakukan bersamaan dengan layanan CKG, baik di fasilitas kesehatan maupun di tengah komunitas.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">&ldquo;Melalui integrasi ini, skrining aktif (Active Case Finding/ACF) dilakukan bersamaan dengan layanan CKG, baik di fasilitas kesehatan maupun komunitas. Strategi ini juga disertai pemberian TPT untuk kontak erat pasien,&rdquo; paparnya.</span></p>
<h3>
	<span style="font-size:16px;">37 dari 67 Lokus Sudah Dilaksanakan</span></h3>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Hingga 22 September 2026, kegiatan tracing TBC yang terintegrasi dengan CKG telah dilaksanakan di <strong>37 dari total 67 lokus</strong>.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Dinkes Dumai menargetkan sekitar <strong>2.000 orang</strong> untuk menjalani pemeriksaan X-Ray sebagai bagian dari upaya menemukan kasus TBC secara lebih dini.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Strategi ini menunjukkan bahwa penanggulangan TBC tidak hanya dilakukan ketika seseorang sudah mengalami gejala atau datang berobat, tetapi juga melalui upaya aktif menemukan kasus di masyarakat.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Dalam pelaksanaannya, Dinkes Dumai tidak bekerja sendiri. PKBI Cabang Kota Dumai turut dilibatkan melalui jejaring kader yang berperan dalam membantu intervensi dan edukasi di lapangan.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">&ldquo;Peran kader-kader PKBI sangat kami butuhkan untuk membantu,&rdquo; ungkap Santi.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, dan kader menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan intervensi TBC.</span></p>
<p class="isSelectedEnd">
	<span style="font-size:16px;">Dengan memperkuat pemberian TPT, meningkatkan edukasi, memastikan ketersediaan logistik, serta mengintegrasikan skrining TBC dengan layanan CKG, Dinkes Dumai terus mendorong langkah pencegahan yang lebih aktif dan terarah.</span></p>
<p>
	<span style="font-size:16px;">Semua upaya tersebut diarahkan pada satu tujuan: <strong>mempercepat terwujudnya Kota Dumai bebas TBC pada 2030.</strong>(infotorial)</span></p>
 ]]></description>
<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 10:24:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Panen Kangkung, Perkuat Ketahanan Pangan Sekaligus Bekali Warga Binaan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Panen-Kangkung--Perkuat-Ketahanan-Pangan-Sekaligus-Bekali-Warga-Binaan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/8697_Rutan-Dumai-Panen-Kangkung--Perkuat-Ketahanan-Pangan-Sekaligus-Bekali-Warga-Binaan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &ndash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus mengembangkan program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan Rutan. Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan yakni budidaya dan panen sayuran kangkung bersama warga binaan.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Panen kangkung dilakukan setelah tanaman memasuki masa siap panen. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan bahan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam prosesnya, warga binaan dilibatkan secara langsung mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga pemanenan. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus keterampilan praktis di bidang pertanian.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Program ini juga menjadi upaya Rutan Dumai menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif. Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal diarahkan menjadi area pertanian yang memiliki nilai manfaat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui kegiatan bercocok tanam, warga binaan tidak hanya belajar menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga dilatih untuk memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rutan Dumai terus mendorong pengembangan program ketahanan pangan dengan memanfaatkan berbagai komoditas pertanian. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan berkelanjutan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Panen kangkung menjadi gambaran bahwa program ketahanan pangan di Rutan Dumai tidak sekadar menghasilkan sayuran, tetapi juga menanam keterampilan dan kemandirian bagi warga binaan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 14:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tegaskan Industri untuk Kesejahteraan Rakyat, Pemko dan DPRD Dumai Bahas Ranperda RPIK 2026-2046</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Tegaskan-Industri-untuk-Kesejahteraan-Rakyat--Pemko-dan-DPRD-Dumai-Bahas-Ranperda-RPIK-2026-2046</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/4043_Tegaskan-Industri-untuk-Kesejahteraan-Rakyat--Pemko-dan-DPRD-Dumai-Bahas-Ranperda-RPIK-2026-2046.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>
	<span style="font-size:16px;"><strong>DUMAI</strong> - Pemerintah Kota Dumai bersama DPRD Kota Dumai resmi memulai pembahasan Pembicaraan Tingkat I terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Industri Kota (RPIK) Dumai Tahun 2026-2046.&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, menghadiri langsung Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai IV Kantor DPRD Kota Dumai, Senin (21/9/2026).</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Rapat Paripurna dipimpinA Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, didampingi Wakil Ketua DPRD, Johanes MP Tetelepta. Berdasarkan catatan daftar hadir, sebanyak 18 dari 35 anggota DPRD Kota Dumai hadir dalam rapat tersebut, sehingga kuorum rapat paripurna resmi terpenuhi.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, dalam pembukaannya menyampaikan bahwa penyampaian Ranperda RPIK ini merupakan bagian dari agenda resmi yang telah dijadwalkan oleh Badan Musyawarah (Banmus) dan Bapemperda pada September ini.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">&quot;Sesuai Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tata Tertib DPRD, Ranperda yang berasal dari inisiatif DPRD diawali dengan penyampaian penjelasan resmi oleh Bapemperda,&quot; ucap Ketua DPRD.&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Juru Bicara Bapemperda DPRD Kota Dumai, M. Ichwan Hadi, menyampaikan bahwa Ranperda RPIK 2026-2046 telah masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Dumai Tahun 2026.&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Naskah akademik dan perancangan awal telah disusun Bapemperda bersama tim ahli dengan menyerap aspirasi dari perangkat daerah penanggung jawab.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">&quot;Kami sampaikan juga, ranperda tersebut juga telah melalui tahap pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau pada 15 September 2026 lalu. Tahapan ini memastikannya layak untuk dilanjutkan ke Pembicaraan Tingkat I,&quot; tutur Hadi.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Bapemperda juga menghimbau Wali Kota Dumai serta seluruh fraksi di DPRD untuk mencermati materi Ranperda guna memberikan pandangan dan pendapat pada tahapan berikutnya.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Lebih lanjut, M. Ichwan Hadi menekankan pentingnya dokumen RPIK sebagai kompas arah pembangunan ekonomi Kota Dumai untuk 20 tahun mendatang.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">&quot;Mengingat sektor industri pengolahan secara konsisten menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Dumai, arah industrialisasi harus dipastikan membawa kesejahteraan riil bagi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan gambut,&quot; tambahnya.&nbsp;</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Ranperda RPIK 2026-2046 mengusung visi &quot;Terwujudnya Kota Dumai sebagai pusat industri pengolahan berbasis kawasan dan pelabuhan yang berdaya saing, bernilai tambah, dan berkelanjutan&quot;.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Untuk mencapai visi tersebut, DPRD mengawal ketat lima misi strategis, yaitu:</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">- Hilirisasi dan Nilai Tambah: Memaksa dan memfasilitasi pengolahan bahan mentah seperti CPO, migas, dan hasil perikanan menjadi produk turunan bernilai tinggi di Dumai, seperti oleokimia dan petrokimia.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">- Integrasi Kawasan dan Pelabuhan: Penataan ulang koridor industri dari Wilayah Timur (Medang Kampai-Pelintung) untuk skala besar dan ekspor, Wilayah Barat (Sungai Sembilan-Lubuk Gaung) untuk logistik dan pergudangan, hingga Dumai Barat sebagai simpul distribusi.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">- Peningkatan Daya Saing dan SDM: Mendorong pemetaan kompetensi, teaching factory, dan sertifikasi vokasi agar tenaga kerja lokal Dumai tidak sekadar menjadi penonton di rumah sendiri.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">- Inklusivitas dan Pemberdayaan IKM: Wajib memfasilitasi kemitraan adil antara industri besar dengan Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal dalam rantai pasok (supply chain).</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">- Industri Hijau dan Ketahanan Bencana: Penguatan tata ruang pesisir, penyediaan IPAL terpadu, serta penegakan hukum lingkungan tanpa kompromi demi melindungi ekosistem mangrove dan gambut.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">RPIK ini juga mempertegas mekanisme pembinaan, pengawasan, dan pelaporan berkala oleh Wali Kota kepada DPRD dan Gubernur guna memastikan realisasi investasi berjalan sesuai tata ruang serta memperhatikan daya dukung lingkungan.</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	<span style="font-size:16px;">Hadir dalam momen tersebut anggota Forkopimda Kota Dumai, para Staf Ahli Wali Kota Dumai, Asisten, Inspektur, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat, serta hadirin tamu undangan lainnya.(Infotorial)</span></div>
<div>
	&nbsp;</div>
 ]]></description>
<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 06:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lapangan Bukit Gelanggang Jadi Rezeki Baru bagi Pedagang Kuliner Dumai</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Lapangan-Bukit-Gelanggang-Jadi-Rezeki-Baru-bagi-Pedagang-Kuliner-Dumai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/9394_Lapangan-Bukit-Gelanggang-Jadi-Rezeki-Baru-bagi-Pedagang-Kuliner-Dumai.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Lapangan Bukit Gelanggang Dumai kini tidak hanya menjadi tempat masyarakat berolahraga dan bersantai, tetapi juga menjadi ruang bagi para pedagang kuliner untuk mengais rezeki.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sejumlah pedagang yang berjualan dalam kegiatan Malam Pelayanan Publik (MPP) dan Car Free Night (CFN) mengaku senang mendapat kesempatan membuka lapak di kawasan tersebut.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut pedagang, kehadiran masyarakat yang beraktivitas di Lapangan Bukit Gelanggang membuat dagangan mereka lebih mudah dikenal dan berpotensi meningkatkan pendapatan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Suasana yang ramai, terutama pada akhir pekan, menjadi peluang tersendiri bagi pelaku usaha kuliner untuk menawarkan berbagai makanan dan minuman kepada masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Para pedagang berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang sekaligus menghadirkan pilihan kuliner bagi masyarakat yang berkunjung ke Lapangan Bukit Gelanggang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami senang bisa berjualan di sini. Ramai masyarakat yang datang, sehingga menjadi peluang bagi kami untuk mendapatkan tambahan penghasilan,&rdquo; ujar salah seorang pedagang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain menjadi tempat berjualan, keberadaan lapak kuliner tersebut juga membuat suasana Lapangan Bukit Gelanggang semakin hidup. Masyarakat dapat berolahraga, bersantai, sekaligus menikmati berbagai pilihan kuliner bersama keluarga.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 16:34:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Warga Keluhkan Sampah Berserakan di Taman Bukit Gelanggang saat Olahraga Pagi</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Warga-Keluhkan-Sampah-Berserakan-di-Taman-Bukit-Gelanggang-saat-Olahraga-Pagi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/6265_Warga-Keluhkan-Sampah-Berserakan-di-Taman-Bukit-Gelanggang-saat-Olahraga-Pagi.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Warga yang berolahraga pagi di kawasan Taman Bukit Gelanggang, Kota Dumai, mengeluhkan banyaknya sampah bekas makanan dan jajanan yang berserakan hampir di semua titik lapangan.</p>
<div>
	Kondisi tersebut cukup disayangkan karena kawasan taman menjadi salah satu ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk jogging dan berolahraga pada pagi hari.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Warga berharap dapat menikmati udara segar dan lingkungan yang bersih, namun justru harus berhadapan dengan sampah yang ditinggalkan pengunjung.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Salah seorang warga, Eny Gusti, yang sedang berolahraga pagi di Taman Bukit Gelanggang, berharap persoalan kebersihan dapat menjadi perhatian bersama.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kita datang pagi-pagi untuk olahraga dan ingin menghirup udara yang segar. Tentunya akan lebih nyaman kalau lingkungan di sekitar taman ini bersih dan tidak banyak sampah berserakan,&rdquo; ujar Eny.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, pemerintah melalui dinas terkait diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan penanganan kebersihan di kawasan taman. Namun, ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Masyarakat juga harus sadar. Kalau sudah makan atau jajan, sampahnya dibuang ke tempat yang sudah disediakan. Jangan ditinggalkan begitu saja,&rdquo; katanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Warga berharap Taman Bukit Gelanggang tetap menjadi ruang publik yang nyaman dan bersih untuk berolahraga maupun berkumpul.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kesadaran masyarakat serta perhatian dari pemerintah dinilai penting untuk menjaga kebersihan kawasan tersebut secara berkelanjutan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 14:12:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pemko Dumai dan PT PDB Jajaki Kolaborasi dengan PT SIER, Perkuat Pengembangan Kawasan Industri</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Pemko-Dumai-dan-PT-PDB-Jajaki-Kolaborasi-dengan-PT-SIER--Perkuat-Pengembangan-Kawasan-Industri</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/5462_Pemko-Dumai-dan-PT-PDB-Jajaki-Kolaborasi-dengan-PT-SIER--Perkuat-Pengembangan-Kawasan-Industri.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Pemerintah Kota Dumai bersama PT Pelabuhan Dumai Berseri (PDB) terus mendorong penguatan pengelolaan dan pengembangan kawasan industri guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah.</p>
<div>
	Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui kunjungan kerja ke PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) di Surabaya, Jawa Timur, pada 17&ndash;18 September 2026.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kunjungan yang diikuti Wali Kota Dumai H. Paisal bersama Direktur Utama PT PDB Lukman, SE, MIP tersebut menjadi momentum untuk bertukar pengalaman sekaligus menjajaki peluang kerja sama di bidang pengembangan kawasan industri, logistik, pergudangan dan sektor pendukung lainnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemko Dumai dan PT PDB mendapat kesempatan melihat secara langsung pola pengelolaan kawasan industri yang diterapkan SIER, termasuk pengembangan infrastruktur, pelayanan kepada pelaku usaha, fasilitas pendukung hingga sistem pengelolaan kawasan yang terintegrasi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pada hari pertama, rombongan mengikuti pemaparan dan diskusi terkait perkembangan bisnis SIER serta pengalaman perusahaan dalam mengembangkan kawasan industri, bisnis logistik dan pergudangan. Rombongan juga meninjau Industrial Operation Hub (IOH) yang berada di Wisma SIER.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) pada hari kedua. Di kawasan industri yang berada di bawah manajemen PT SIER tersebut, rombongan melihat langsung sejumlah fasilitas, termasuk pergudangan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Wali Kota Dumai H. Paisal mengatakan, kunjungan tersebut memberikan wawasan baru bagi Pemko Dumai dalam melihat berbagai potensi yang dapat dikembangkan di Kota Dumai.</div>
<div>
	&ldquo;Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Direksi PT SIER, apalagi kami langsung disambut oleh Direktur Utama SIER, Bapak Alif Abadi. Kami melihat SIER sangat luar biasa dalam mengembangkan usahanya,&rdquo; ujar Paisal.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Paisal, Dumai memiliki karakter sebagai kota industri yang didukung keberadaan pelabuhan serta letak geografis yang strategis. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang pengembangan berbagai sektor pendukung industri.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami berharap Kota Dumai yang memiliki potensi juga nantinya bisa menjadi peluang bagi PT SIER sendiri. Dumai memang daerah industri, ada pelabuhan dan letaknya sangat strategis. Ke depan, kami akan kembangkan lagi,&rdquo; katanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Paisal mengatakan, salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah sektor logistik dan pergudangan. Hal itu sejalan dengan kebutuhan industri di Dumai yang terus berkembang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Setelah kami melihat paparan dari PT SIER, banyak peluang dari logistik, pergudangan dan banyak hal yang bisa ditindaklanjuti lebih mendalam ke depannya. Tapi intinya akan kami matangkan dulu, nanti kami akan berkomunikasi dengan PT SIER lebih lanjut,&rdquo; jelasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menambahkan, keberadaan sejumlah industri pengolahan crude palm oil (CPO) di Dumai turut menciptakan kebutuhan terhadap fasilitas pendukung, mulai dari pergudangan hingga layanan logistik dan kepelabuhanan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara itu, Direktur Utama PT PDB Lukman mengatakan, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertukaran informasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi PT PDB untuk mempelajari praktik pengelolaan kawasan industri yang dapat disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kita berharap dari kunjungan ini ada banyak hal positif yang bisa kita pelajari dan diterapkan sesuai dengan kondisi serta potensi yang dimiliki Kota Dumai. Pengalaman dari PT SIER tentu menjadi referensi yang sangat berharga bagi kita,&rdquo; ujar Lukman.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Lukman, PT PDB memiliki peluang untuk terus memperkuat perannya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan kepelabuhanan di Kota Dumai. Karena itu, inovasi, peningkatan kualitas pelayanan serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam pengembangan perusahaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kunjungan tersebut juga diharapkan membuka ruang kerja sama antara PT PDB, Pemko Dumai dan PT SIER, baik dalam pertukaran pengalaman, pengembangan bisnis maupun peluang kolaborasi lainnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Direktur Utama PT SIER Alif Abadi menyambut baik kunjungan Wali Kota Dumai beserta rombongan. Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengalaman sekaligus melihat potensi kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	SIER juga membuka ruang komunikasi lanjutan dengan Pemko Dumai untuk membahas bentuk kerja sama yang memungkinkan, termasuk peluang investasi dan pengembangan bisnis di sektor kawasan industri, logistik maupun pergudangan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 17:16:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Gelar Razia Gabungan, Ratusan Warga Binaan Jalani Tes Urine</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Gelar-Razia-Gabungan--Ratusan-Warga-Binaan-Jalani-Tes-Urine</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/14_Rutan-Dumai-Gelar-Razia-Gabungan--Ratusan-Warga-Binaan-Jalani-Tes-Urine.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menggelar razia gabungan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI dan Polri, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.</p>
<div>
	Kegiatan kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, serta di hadiri Kepala BNN Dumai Ignasius Agus Nugraha, Perwakilan Dandim 0320/Dumai dan Perwakilan Polres Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Razia menyasar seluruh blok hunian, baik blok tahanan pria maupun wanita. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di berbagai sisi blok, termasuk kamar hunian dan tempat-tempat yang berpotensi digunakan untuk menyimpan barang terlarang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah senjata tajam rakitan serta berbagai barang yang dilarang berada di dalam lingkungan rutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain pemeriksaan blok hunian, sebanyak 100 penghuni Rutan Dumai juga menjalani tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh penghuni yang dites dinyatakan negatif narkoba.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala BNN Kota Dumai Ignasius Agus Nugraha, menyampaikan bahwa razia gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba maupun gangguan keamanan di dalam rutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan meminimalisir terjadinya gangguan keamanan di dalam rutan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan unsur BNN, TNI dan Polri,&rdquo; ujar Ignasius Agus Nugraha.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menambahkan, hasil tes urine terhadap 100 penghuni menunjukkan seluruhnya negatif narkoba. Temuan senjata tajam rakitan dan barang-barang terlarang dalam razia juga menjadi bahan evaluasi untuk semakin memperketat pengawasan di dalam rutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Razia gabungan ini diharapkan tidak hanya menjadi langkah penindakan, tetapi juga memberikan efek pencegahan sehingga lingkungan Rutan Dumai tetap aman, tertib dan terbebas dari penyalahgunaan serta peredaran narkoba.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 14:53:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Kualitas Udara Memburuk, Rutan Dumai Kurangi Aktivitas Warga Binaan di Luar Blok</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Kualitas-Udara-Memburuk--Rutan-Dumai-Kurangi-Aktivitas-Warga-Binaan-di-Luar-Blok</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/784_Kualitas-Udara-Memburuk--Rutan-Dumai-Kurangi-Aktivitas-Warga-Binaan-di-Luar-Blok.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Memburuknya kualitas udara di Kota Dumai akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai mengambil sejumlah langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan warga binaan.</p>
<div>
	Pihak Rutan Dumai mengurangi aktivitas warga binaan di luar blok tahanan guna meminimalkan paparan asap dan polusi udara. Langkah tersebut dilakukan selama kondisi kualitas udara masih belum membaik.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, mengatakan perlindungan terhadap kesehatan warga binaan menjadi perhatian utama di tengah kondisi kabut asap yang terjadi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kita mengurangi aktivitas di luar blok sebagai langkah antisipasi. Selain itu, kita juga membagikan masker dan memberikan edukasi kepada warga binaan agar menjaga kesehatan serta mengurangi paparan asap,&rdquo; ujar Enang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, petugas juga terus memberikan sosialisasi kepada warga binaan mengenai pentingnya menggunakan masker, menjaga kondisi tubuh dan membatasi aktivitas di ruang terbuka apabila tidak diperlukan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Teman-teman warga binaan kita imbau untuk menggunakan masker, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas. Ini merupakan upaya pencegahan agar mereka tidak terlalu banyak terpapar polusi udara,&rdquo; katanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain langkah pencegahan, Rutan Dumai juga menggelar salat istisqa bersama warga binaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar dan doa bersama agar hujan segera turun sehingga kabut asap dapat berkurang dan kualitas udara kembali membaik.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Enang mengatakan, pihaknya berharap kondisi cuaca segera berubah dan hujan turun sehingga kualitas udara di Dumai kembali normal.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kita juga sudah melaksanakan salat istisqa. Mudah-mudahan hujan segera turun, karhutla dapat teratasi dan kualitas udara kembali membaik,&rdquo; pungkasnya.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 14:45:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>