<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title></title>
        <link>https://www.globalriau.com/</link>
        <description>Situs Berita Online Terpercaya dan Aktual di Provinsi Riau.</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Fri, 11 Sep 2026 05:48:15 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Fri, 11 Sep 2026 05:48:15 +0700</lastBuildDate>
        <generator> RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@globalriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.globalriau.com/icon.gif</url>
		<title></title>
		<link>https://www.globalriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari GlobalRiau.com</description>
		</image>
<item>
<title>SMAN 1 Dumai Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Berbasis Artificial Intelligence</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/SMAN-1-Dumai-Gelar-Workshop-Peningkatan-Kompetensi-Guru-Berbasis-Artificial-Intelligence</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/338_SMAN-1-Dumai-Gelar-Workshop-Peningkatan-Kompetensi-Guru-Berbasis-Artificial-Intelligence.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; SMA Negeri 1 Dumai terus mendorong peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran di era digital. Salah satunya melalui Workshop Peningkatan Kompetensi Guru untuk Pembelajaran Berorientasi pada Peserta Didik yang digelar selama dua hari di Ruang Pertemuan SMAN 1 Dumai.</p>
<div>
	Kepala SMAN 1 Dumai, Rafles, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan, workshop tersebut diikuti sebanyak 64 guru SMA di Kota Dumai. Peserta terdiri dari 58 guru SMAN 1 Dumai dan enam guru dari sekolah mitra, masing-masing satu guru dari SMAS YKPP Dumai, SMAS Muhammadiyah Dumai, SMAS Budi Dharma Dumai, SMAIT Muslimin Dumai, SMAS PGRI Dumai, serta SMAN 8 Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Rafles, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat kapasitas tenaga pendidik, khususnya dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari proses pembelajaran.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis Artificial Intelligence, sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat untuk mendukung kebutuhan dan karakteristik peserta didik,&rdquo; ujar Rafles.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Workshop tersebut menghadirkan narasumber dari Universitas Lancang Kuning Riau, Dr. Syahtriatna, D. M.Kom. Kegiatan dibiayai melalui Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2026, dengan materi yang berfokus pada pengembangan kompetensi guru dalam penerapan AI untuk pembelajaran.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rafles berharap, setelah mengikuti workshop, para guru SMAN 1 Dumai maupun guru sekolah mitra dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar. Pemanfaatan AI, kata dia, diharapkan tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara itu, workshop dibuka oleh Pengawas Pembina, Setyo Sunarso, S.Pd. Ia mengapresiasi SMAN 1 Dumai yang tidak hanya melibatkan guru dari internal sekolah, tetapi juga memberikan ruang bagi guru dari sejumlah SMA mitra di Kota Dumai untuk mengikuti kegiatan tersebut.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Setyo berharap penguasaan teknologi AI dapat membantu guru menghadirkan proses pembelajaran yang lebih relevan dengan perkembangan zaman, tanpa menghilangkan peran penting guru sebagai pendidik.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Dengan penguasaan AI untuk pembelajaran di kelas, kita berharap guru mampu menghadirkan pembelajaran yang berkesadaran dan bermakna, serta tetap berorientasi pada kebutuhan peserta didik,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Workshop ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antarsekolah sekaligus meningkatkan kesiapan guru SMA di Kota Dumai dalam menghadapi transformasi pendidikan berbasis teknologi.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 05:45:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>DLH Dumai Geram TPS Liar Kembali Muncul di Lorong Setan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/DLH-Dumai-Geram-TPS-Liar-Kembali-Muncul-di-Lorong-Setan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/9242_DLH-Dumai-Geram-TPS-Liar-Kembali-Muncul-di-Lorong-Setan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &ndash; Persoalan sampah kembali menjadi sorotan di Kota Dumai. Tumpukan sampah kembali ditemukan di simpang yang dikenal warga sebagai &ldquo;Lorong Setan&rdquo;, Jalan Hasanuddin atau Jalan Ombak, Kota Dumai.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kondisi tersebut membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai geram sekaligus kecewa. Pasalnya, lokasi tersebut sebelumnya telah dipasangi spanduk larangan membuang sampah, namun masih ditemukan warga yang membuang sampah sembarangan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala DLH Kota Dumai, Yuda Pratama, mengatakan pihaknya kembali menemukan sampah berserakan di lokasi tersebut pada Selasa (8/9/2026) pagi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Sudah kami pasang spanduk larangan membuang sampah di simpang Lorong Setan itu, tapi tetap saja masih kami jumpai. Pagi ini sampah masih berserakan di simpang tersebut,&rdquo; kata Yuda.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Yuda, kondisi ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia juga menyoroti keberadaan sejumlah rumah toko (ruko) di sepanjang jalan protokol yang dinilai perlu ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan di sekitar tempat usahanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Yuda mengingatkan, lokasi yang telah dipasangi spanduk larangan bukan merupakan tempat pembuangan sampah. Karena itu, masyarakat diminta tidak menjadikan kawasan tersebut sebagai TPS liar.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	DLH Dumai, kata dia, tidak akan tinggal diam. Pihaknya akan mengambil tindakan terhadap masyarakat yang kedapatan membuang sampah sembarangan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Ke depan, kalau kami menemukan pelaku yang membuang sampah sembarangan, akan kami tindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku, bahkan bisa didenda Rp500 ribu,&rdquo; tegasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain masyarakat, DLH juga meminta pemilik ruko menyediakan tempat sampah dan tidak membuang sampah di depan bangunan. Menurut Yuda, tumpukan sampah di depan ruko berpotensi memancing warga lain melakukan hal serupa.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Pemilik ruko juga kami minta jangan membuang sampah di depan rukonya, apalagi kalau tidak memiliki tong sampah. Ini bisa memancing warga lain ikut membuang sampah di lokasi tersebut, sehingga akhirnya timbul TPS liar,&rdquo; jelasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Yuda menambahkan, Pemko Dumai melalui DLH telah menyediakan sejumlah TPS di lokasi yang telah ditentukan. Masyarakat diminta memanfaatkan fasilitas tersebut dan tidak membuang sampah sembarangan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menegaskan, upaya pemerintah menjaga kebersihan Kota Dumai membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Upaya pemerintah dalam membersihkan kota tidak akan maksimal tanpa dukungan dan kepedulian masyarakat,&rdquo; pungkasnya.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 16:58:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>DPD NasDem Dumai-Pekanbaru Raih Kelompok Terbaik I di NasDem Laga Perubahan 2.0</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/DPD-NasDem-Dumai-Pekanbaru-Raih-Kelompok-Terbaik-I-di-NasDem-Laga-Perubahan-2-0</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/3147_DPD-NasDem-Dumai-Pekanbaru-Raih-Kelompok-Terbaik-I-di-NasDem-Laga-Perubahan-2-0.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>JAKARTA</strong> &ndash; DPD Partai NasDem Kota Dumai dan DPD Partai NasDem Kota Pekanbaru berhasil meraih predikat Kelompok Terbaik I dalam kegiatan NasDem Laga Perubahan 2.0, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan NasDem Naik Kelas Angkatan VII Tahun 2026 di Jakarta.</p>
<div>
	Predikat tersebut diraih setelah Kelompok 15 mempresentasikan Program Aksi Kelompok 15 yang mengusung semangat &ldquo;Naik Kelas yang Berkelas&rdquo;. Program yang dipaparkan mencakup penguatan organisasi, konsolidasi struktur partai, pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial, kesehatan, pendidikan politik, hingga strategi peningkatan suara dan kursi pada Pemilu 2029.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sekretaris DPD NasDem Kota Dumai, Jailani, mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi jajaran partai untuk terus meningkatkan kualitas kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Alhamdulillah, capaian sebagai Kelompok Terbaik I dalam NasDem Laga Perubahan 2.0 menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami di DPD NasDem Dumai dan Pekanbaru. Ini bukan hanya soal penghargaan, tetapi menjadi bukti bahwa gagasan dan program aksi yang kami susun bersama dapat diterima dengan baik. Semangat NasDem Naik Kelas harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kehadiran partai di tengah masyarakat,&rdquo; ujar Jailani.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, hasil pembelajaran selama mengikuti NasDem Naik Kelas akan menjadi bekal untuk memperkuat konsolidasi dan menjalankan berbagai program yang telah disusun.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Ke depan, hasil dari kegiatan ini akan kami tindak lanjuti melalui konsolidasi organisasi, penguatan kader dan struktur hingga tingkat bawah, serta memperbanyak program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Target kami bukan sekadar meningkatkan perolehan suara dan kursi pada Pemilu 2029, tetapi membangun kepercayaan masyarakat melalui kerja yang konsisten. Prinsipnya, NasDem harus hadir, bekerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat,&rdquo; tegasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam presentasi Kelompok 15, DPD NasDem Dumai menargetkan peningkatan perolehan suara dari 28.134 suara pada Pemilu 2024 menjadi 35.000 suara pada Pemilu 2029, serta peningkatan perolehan kursi DPRD Kota Dumai dari 6 menjadi 8 kursi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara DPD NasDem Pekanbaru menargetkan perolehan suara meningkat dari 64.044 suara pada Pemilu 2024 menjadi 85.000 suara pada Pemilu 2029, dengan target peningkatan kursi dari 5 menjadi 8 kursi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Program aksi tersebut diarahkan untuk memperkuat keberadaan NasDem di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan, antara lain penguatan kader berbasis komunitas, kegiatan sosial dan kesehatan, pemberdayaan UMKM, pendidikan politik, pendampingan masyarakat, serta berbagai kegiatan yang melibatkan kelompok masyarakat secara langsung.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Capaian sebagai Kelompok Terbaik I sekaligus menjadi momentum bagi DPD NasDem Dumai dan Pekanbaru untuk menerjemahkan hasil pembelajaran NasDem Naik Kelas Angkatan VII ke dalam kerja-kerja politik dan sosial yang lebih konkret, terukur dan berkelanjutan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 13:22:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Apical-Dukung-Produktivitas-Peternak-Binaan-di-Dumai-melalui-Pemanfaatan-Bungkil-Inti-Sawit</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/9048_Apical-Dukung-Produktivitas-Peternak-Binaan-di-Dumai-melalui-Pemanfaatan-Bungkil-Inti-Sawit.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI, RIAU &ndash; Apical melalui PT Sari Dumai Sejati (PT SDS) terus mendukung pengembangan usaha peternakan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Salah satunya melalui pemanfaatan bungkil inti sawit atau Palm Kernel Expeller (PKE) sebagai pakan tambahan bagi ternak kambing.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	PKE merupakan produk samping dari proses pengolahan inti kelapa sawit yang memiliki kandungan nutrisi dan serat sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pakan ternak.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui program pendampingan usaha peternakan, PKE diberikan kepada dua kelompok peternak kambing binaan PT SDS yang melibatkan 24 keluarga di Dumai. Pemanfaatan PKE ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas ternak sekaligus mendukung pengembangan usaha peternakan masyarakat agar semakin mandiri.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, kedua kelompok tersebut tercatat memiliki total 272 ekor kambing dan telah menjual 66 ekor kambing dengan nilai mencapai Rp178,2 juta.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami ingin agar sumber daya yang tersedia dari kegiatan operasional juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Melalui pendampingan ini, PKE dimanfaatkan untuk mendukung usaha peternakan yang dapat terus berkembang dan memberikan nilai ekonomi bagi keluarga anggota kelompok,&rdquo; ujar CSR Manager Apical, Agus Wiastono.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sebelum diberikan kepada ternak, PKE terlebih dahulu melalui proses fermentasi. Proses tersebut dilakukan untuk membantu melunakkan tekstur serta mengurai serat kompleks sehingga pakan lebih mudah dikonsumsi dan dicerna oleh kambing.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Agus, fermentasi menjadi bagian penting dalam pemanfaatan PKE sebagai pakan tambahan. Selain membantu meningkatkan palatabilitas, proses tersebut membuat PKE lebih mudah dikonsumsi ketika diberikan bersama hijauan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pendampingan PT SDS diberikan kepada dua kelompok peternak yang berada di wilayah RT 5, RT 6, dan RT 7. Selain dukungan pakan tambahan, program diarahkan untuk membantu kelompok mengembangkan usaha peternakan sebagai kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kelompok Tani Wanita Tunas Harapan</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Salah satu kelompok binaan adalah Kelompok Tani Wanita Tunas Harapan yang beranggotakan 10 keluarga. Kelompok ini memiliki 112 ekor kambing dengan nilai sekitar Rp214,85 juta.</div>
<div>
	Pada periode Januari hingga Agustus 2026, kelompok tersebut telah menjual 32 ekor kambing senilai Rp86,4 juta.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain peternakan, kelompok juga mengembangkan kegiatan simpan pinjam dengan nilai sekitar Rp54 juta sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian anggotanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ketua Kelompok Tani Wanita Tunas Harapan, Lina, mengatakan hasil dari penjualan ternak turut memberikan manfaat langsung bagi keluarganya. Pendapatan tersebut bahkan telah membantu membiayai pendidikan anaknya hingga menyelesaikan jenjang S1.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kelompok Sukabumi</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara itu, Kelompok Sukabumi yang beranggotakan 14 keluarga memiliki 160 ekor kambing dengan nilai sekitar Rp286,75 juta.</div>
<div>
	Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, kelompok ini mencatat penjualan 34 ekor kambing dengan nilai Rp91,8 juta.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Salah seorang anggota Kelompok Sukabumi, M. Nasir, mengatakan bantuan PKE diterima secara berkala, sekitar setiap satu setengah bulan. Dalam setiap periode, total PKE yang diterima mencapai sekitar 2,3 ton untuk mendukung kebutuhan pakan ternak.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Perkembangan kedua kelompok tersebut menunjukkan bahwa usaha peternakan dapat menjadi aset produktif sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga anggota kelompok.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ke depan, Apical melalui PT SDS akan melanjutkan pendampingan dengan fokus pada peningkatan produktivitas ternak, pengelolaan usaha, serta penguatan kemandirian kelompok.</div>
<div>
	Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong usaha peternakan masyarakat agar terus berkembang dan menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga secara berkelanjutan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Thu, 10 Sep 2026 13:11:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polda Riau Kerahkan Drone untuk Deteksi dan Padamkan Karhutla di Siak</title>
<link>https://www.globalriau.com/siak/Polda-Riau-Kerahkan-Drone-untuk-Deteksi-dan-Padamkan-Karhutla-di-Siak</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/5231_Polda-Riau-Kerahkan-Drone-untuk-Deteksi-dan-Padamkan-Karhutla-di-Siak.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	SIAK &ndash; Polda Riau terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan memanfaatkan teknologi. Selain digunakan untuk memantau dan mendeteksi titik api dari udara, drone juga dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Teknologi tersebut digunakan dalam penanganan Karhutla di Desa Suka Mulia, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Senin (7/9/2026).</div>
<div>
	Karolog Polda Riau Kombes Imran Amir mengatakan, Biro Logistik Polda Riau mengoperasikan dua jenis drone dengan fungsi berbeda dalam penanganan Karhutla.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Drone Surveillance digunakan untuk mendeteksi titik api sekaligus memetakan kondisi di sekitar lokasi kebakaran. Setelah titik yang membutuhkan penanganan teridentifikasi, proses pemadaman dilakukan menggunakan Drone BVD-M16 Fire Fighter.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami menggunakan Drone Surveillance untuk mendeteksi titik api dan memetakan kondisi di sekitar lokasi kebakaran. Setelah titik yang membutuhkan penanganan teridentifikasi, pemadaman dilakukan menggunakan Drone BVD-M16 Fire Fighter,&rdquo; ujar Imran, Selasa (8/9/2026).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, penggunaan teknologi drone memberikan gambaran kondisi lapangan dari udara sehingga personel dapat mengetahui lokasi yang membutuhkan penanganan dengan lebih cepat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain kedua perangkat tersebut, tim juga mengoperasikan DJI Mavic 3 untuk mendokumentasikan perkembangan penanganan Karhutla melalui foto dan video udara.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Imran menegaskan, teknologi drone berfungsi sebagai alat pendukung bagi personel di lapangan, terutama dalam proses deteksi dan pemantauan kondisi kebakaran.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Drone dapat membantu mendeteksi keberadaan api, melihat situasi dari udara, kemudian mendukung pemadaman pada titik yang telah teridentifikasi,&rdquo; jelasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam kegiatan tersebut, Biro Logistik Polda Riau menerjunkan tujuh personel untuk mengoperasikan perangkat drone sekaligus mendukung proses penanganan Karhutla di lokasi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, pemanfaatan teknologi menjadi bagian dari strategi Polda Riau dalam memperkuat penanganan Karhutla dengan mengombinasikan kemampuan personel dan dukungan peralatan modern.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Teknologi membantu kita mengetahui kondisi lapangan secara lebih cepat, tetapi tetap terintegrasi dengan kerja personel yang melakukan pemadaman dan pendinginan di darat,&rdquo; kata Akmadi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menegaskan, Polda Riau bersama seluruh jajaran terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, termasuk dengan mengoptimalkan peralatan yang tersedia untuk mendukung petugas di lapangan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami ingin setiap potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani secepat mungkin sebelum meluas. Karena itu, patroli, deteksi dini, kekuatan personel dan pemanfaatan teknologi terus kami maksimalkan,&rdquo; tegasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Polda Riau juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kebakaran ataupun indikasi munculnya titik api di wilayahnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pemanfaatan teknologi drone ini diharapkan dapat mempercepat deteksi, meningkatkan akurasi pemantauan, serta mendukung upaya pemadaman Karhutla sebelum api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 06:03:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polres Dumai Bersama TNI, BPBD dan Masyarakat Tangani Karhutla di Sungai Sembilan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Polres-Dumai-Bersama-TNI--BPBD-dan-Masyarakat-Tangani-Karhutla-di-Sungai-Sembilan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/4454_Polres-Dumai-Bersama-TNI--BPBD-dan-Masyarakat-Tangani-Karhutla-di-Sungai-Sembilan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &ndash; Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Dumai terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi. Polres Dumai bersama TNI, BPBD Kota Dumai dan Masyarakat Peduli Api (MPA) turun langsung menangani Karhutla di Jalan Parit Saru RT 08, Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Senin (7/9/2026).</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Penanganan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.15 WIB. Personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman sekaligus pengendalian agar api tidak meluas ke area lainnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan, S.H., S.I.K., M.Si., turut turun langsung ke lokasi bersama sejumlah pejabat dan personel terkait. Di antaranya Kabag Ops Polres Dumai, Kasat Samapta Polres Dumai, Pasi Ops Kodim 0320 Dumai, Danramil Sungai Sembilan, Kapolsek Sungai Sembilan, personel BPBD Kota Dumai, personel Polres dan Polsek Sungai Sembilan, anggota Koramil Sungai Sembilan serta MPA.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sinergi tersebut menjadi bagian dari langkah cepat dalam menangani Karhutla sekaligus mencegah api menjalar lebih luas yang dapat mengancam lingkungan dan aktivitas masyarakat sekitar.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain melakukan pemadaman, petugas juga terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Terlebih, kondisi cuaca panas dan tiupan angin dapat membuat api dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan menegaskan, penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah dan masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran maupun mengantisipasi penyebaran api ketika titik panas ditemukan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api ataupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan Karhutla.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan sinergi Polri, TNI, BPBD, MPA dan masyarakat, upaya pencegahan serta penanggulangan Karhutla di Kota Dumai diharapkan semakin optimal, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 06:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Raih-Juara-1-AEBT-2026-melalui-Implementasi-PLTS-3-77-MWp</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/6835_Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Raih-Juara-1-AEBT-2026-melalui-Implementasi-PLTS-3-77-MWp.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	Dumai, 8 September 2026 &ndash; Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Dumai dalam mendukung percepatan dekarbonisasi dan transisi energi nasional kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berhasil meraih Juara 1 Kategori On-Grid Self Consumption dalam ajang Apresiasi Energi Baru dan Terbarukan (AEBT) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di JIEXPO Convention Centre, Jakarta, Kamis (3/9).</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Penghargaan bergengsi tersebut diraih melalui karya inovasi berjudul &ldquo;Transformasi Kawasan Hunian Rendah Karbon melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp sebagai Akselerator Dekarbonisasi dan Transisi Energi Berkelanjutan di PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai.&rdquo;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Karya yang mengantarkan Kilang Dumai meraih prestasi tertinggi tersebut disusun oleh tim Fungsi Engineering &amp; Development yang terdiri dari Ervandy Haryoprawironoto, Saeful Sampe, dan Nobal Ardhinata. Melalui proposal tersebut, tim mengangkat implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hunian Kilang Pertamina Dumai sebagai langkah nyata dalam mewujudkan kawasan rendah karbon sekaligus mendukung agenda transisi energi yang berkelanjutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Capaian ini mencerminkan konsistensi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam mengintegrasikan pemanfaatan energi baru terbarukan ke dalam operasional perusahaan. Implementasi PLTS berkapasitas 3,77 MWp tidak hanya berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon, tetapi juga mendukung peningkatan efisiensi energi, keandalan operasional, serta penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Perwira yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Perwira Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning yang telah menunjukkan dedikasi, kreativitas, dan kontribusi terbaiknya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi operasional sekaligus mendukung keberlanjutan perusahaan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa semangat inovasi dan kolaborasi telah tumbuh menjadi budaya kerja di lingkungan Kilang Dumai. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM atas penghargaan yang diberikan kepada PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai,&quot; ujar Iwan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, penghargaan ini semakin memperkuat posisi Kilang Dumai sebagai bagian dari perusahaan energi yang aktif mengintegrasikan pemanfaatan energi terbarukan dalam operasional, sekaligus mendukung agenda dekarbonisasi nasional dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Program PLTS 3,77 MWp sendiri dikembangkan melalui kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai dan PT Pertamina New &amp; Renewable Energy (PNRE). Sinergi tersebut mencerminkan komitmen dan kolaborasi kuat di lingkungan Pertamina Group dalam menghadirkan solusi energi bersih yang andal, efisien, serta memberikan manfaat lingkungan dan bisnis secara berkelanjutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui skema on-grid self consumption, energi listrik yang dihasilkan PLTS dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik internal perusahaan. Skema ini memungkinkan optimalisasi pemanfaatan energi surya sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi berbasis fosil. Implementasi tersebut menjadi salah satu langkah konkret Kilang Dumai dalam mempercepat pengurangan emisi karbon melalui penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Keberhasilan meraih Juara 1 AEBT 2026 juga menunjukkan bahwa upaya dekarbonisasi dapat berjalan selaras dengan kebutuhan perusahaan dalam menjaga keandalan dan keberlanjutan operasi. Transformasi energi yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada manfaat lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan efisiensi dan nilai ekonomi yang mendukung daya saing perusahaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Area Manager Communication, Relations &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, menambahkan bahwa penghargaan tersebut menjadi pemacu semangat bagi perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi berkelanjutan.</div>
<div>
	&quot;Penghargaan ini menjadi momentum bagi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai untuk terus memperkuat budaya inovasi dan memperluas implementasi solusi energi rendah karbon. Kolaborasi lintas fungsi serta sinergi antar entitas di lingkungan Pertamina Group menjadi salah satu kunci dalam mempercepat berbagai inisiatif energi bersih yang memberikan manfaat nyata bagi perusahaan maupun lingkungan,&quot; ujar Muhammad Rum.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Raihan tersebut semakin mempertegas peran Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai sebagai salah satu motor penggerak transformasi energi berkelanjutan di Indonesia melalui integrasi aspek dekarbonisasi, efisiensi energi, keandalan operasional, dan penciptaan nilai dalam satu program yang terukur.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui keberhasilan implementasi PLTS 3,77 MWp dan pencapaian Juara 1 AEBT 2026, Pertamina Patra Niaga RU Dumai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan bisnis. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan serta replikasi pemanfaatan energi terbarukan yang lebih luas, sekaligus mendukung perjalanan Pertamina menuju operasi yang semakin rendah karbon dan berkelanjutan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 14:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Perkuat Tata Kelola BMN, KPKNL Lakukan Survei Lapangan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Perkuat-Tata-Kelola-BMN--KPKNL-Lakukan-Survei-Lapangan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/1458_Rutan-Dumai-Perkuat-Tata-Kelola-BMN--KPKNL-Lakukan-Survei-Lapangan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menerima kunjungan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai dalam rangka survei lapangan atas permohonan izin sewa Barang Milik Negara (BMN), Selasa (1/9/2026).</p>
<div>
	Survei dilakukan sebagai bagian dari tahapan verifikasi terhadap objek BMN yang akan dimanfaatkan melalui mekanisme sewa. Tim KPKNL Dumai meninjau langsung lokasi untuk memastikan kondisi, letak, serta kesesuaian objek dengan ketentuan pengelolaan dan pemanfaatan BMN.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam pelaksanaannya, jajaran Rutan Dumai turut mendampingi tim KPKNL melakukan pemeriksaan dan peninjauan objek di lapangan. Hasil survei selanjutnya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses permohonan izin sewa BMN sesuai prosedur yang berlaku.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menyambut baik pelaksanaan survei tersebut. Ia menilai kunjungan KPKNL Dumai merupakan bagian penting dalam memastikan proses pemanfaatan BMN berjalan secara tertib dan sesuai regulasi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, koordinasi dan sinergi antarinstansi diperlukan untuk mewujudkan pengelolaan aset negara yang transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat secara optimal.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Melalui survei ini, kami berharap proses permohonan izin sewa BMN dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang telah ditetapkan,&rdquo; ujar Enang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rutan Dumai berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola BMN secara profesional dan bertanggung jawab. Pemanfaatan aset negara melalui mekanisme sewa diharapkan dapat dilakukan secara tepat, transparan, serta memberikan nilai manfaat yang optimal bagi pengelolaan aset pemerintah.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 15:50:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>DPD NasDem Dumai Ikuti Laga Perubahan 2.0, Siapkan Kader Naik Kelas Menuju Pemilu 2029</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/DPD-NasDem-Dumai-Ikuti-Laga-Perubahan-2-0--Siapkan-Kader-Naik-Kelas-Menuju-Pemilu-2029</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/8987_DPD-NasDem-Dumai-Ikuti-Laga-Perubahan-2-0--Siapkan-Kader-Naik-Kelas-Menuju-Pemilu-2029.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>JAKARTA</strong> &ndash; Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Dumai menunjukkan komitmennya memperkuat konsolidasi dan kapasitas kader dengan mengikuti Laboratorium Gerakan (Laga) Perubahan 2.0 &ldquo;NasDem Naik Kelas&rdquo; yang digelar di Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2026).</p>
<div>
	Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Saan Mustopa tersebut menjadi momentum konsolidasi kader sekaligus penguatan gerakan partai dalam menghadapi Pemilu 2029.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam sambutannya, Saan Mustopa menyampaikan pesan Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh agar seluruh jajaran partai semakin solid dan bekerja lebih serius untuk mewujudkan target NasDem masuk tiga besar partai pemenang Pemilu 2029.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pesan tersebut menjadi perhatian jajaran NasDem Dumai yang hadir dalam kegiatan tersebut. DPD NasDem Dumai tidak hanya mengikutsertakan jajaran pengurus, tetapi juga anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Jajaran DPD NasDem Dumai yang mengikuti kegiatan tersebut di antaranya Sekretaris DPD NasDem Dumai Jailani, S.A.P., M.M.; Bendahara DPD H. Abdul Gafar; Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Iri Yansah; Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik Sri Ahryani Raimunda; serta Wakil Sekretaris Bidang Umum dan Administrasi Sri Monalisa.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara dari Fraksi NasDem DPRD Kota Dumai hadir Agus Miswandi, Sutrisno, Kenda Guntaras, S.Sos., Sudiran, S.T., Hj. Jufrida, S.E., dan Yusman.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Dumai Jailani, S.A.P., M.M., mengatakan keikutsertaan jajaran DPD dan Fraksi NasDem Dumai dalam Laga Perubahan 2.0 merupakan bagian dari upaya memperkuat soliditas serta meningkatkan kualitas kader dan struktur partai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Ini menjadi momentum penting bagi kami di Dumai untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat soliditas dan menyatukan langkah. Apa yang disampaikan DPP akan menjadi semangat bagi kami untuk terus bekerja dan hadir di tengah masyarakat,&rdquo; ujar Jailani.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Jailani, target NasDem untuk masuk tiga besar pada Pemilu 2029 harus dipersiapkan sejak sekarang. Karena itu, konsolidasi tidak hanya dilakukan di tingkat pusat, tetapi harus diterjemahkan hingga ke daerah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;NasDem Dumai siap merapatkan barisan. Semangat NasDem Naik Kelas harus diwujudkan melalui kerja nyata, kekompakan pengurus, soliditas Fraksi NasDem dan kedekatan dengan masyarakat,&rdquo; tegasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Jailani menambahkan, keberadaan anggota Fraksi NasDem di DPRD Kota Dumai juga menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi politik sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia berharap hasil dari kegiatan Laga Perubahan 2.0 dapat diimplementasikan di Kota Dumai melalui penguatan organisasi, peningkatan komunikasi publik dan kerja-kerja politik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Bagi kami, naik kelas bukan hanya soal target perolehan kursi. Tetapi bagaimana seluruh kader semakin berkualitas, solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Itu yang akan kami dorong di Dumai,&rdquo; tutup Jailani.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 12:28:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jumat Berkah, Petugas Rutan Dumai Berbagi dan Perkuat Kepedulian terhadap Warga Binaan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Jumat-Berkah--Petugas-Rutan-Dumai-Berbagi-dan-Perkuat-Kepedulian-terhadap-Warga-Binaan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/633_Jumat-Berkah--Petugas-Rutan-Dumai-Berbagi-dan-Perkuat-Kepedulian-terhadap-Warga-Binaan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Semangat kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai melalui kegiatan Jumat Berkah.</p>
<div>
	Kegiatan yang merupakan bentuk kepedulian sosial tersebut diisi dengan berbagi kepada warga binaan. Seluruh bantuan yang diberikan merupakan hasil sumbangan dari para pegawai Rutan Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Tak sekadar berbagi, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan di lingkungan Rutan Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui aksi sederhana tersebut, jajaran Rutan Dumai berharap dapat memberikan manfaat serta menghadirkan suasana positif bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, mengatakan kegiatan Jumat Berkah merupakan salah satu wujud kepedulian jajaran Rutan Dumai terhadap sesama, khususnya warga binaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Semoga apa yang kami bagikan hari ini dapat memberikan manfaat dan menjadi keberkahan bagi kita semua. Kegiatan seperti ini akan terus kami dorong sebagai bentuk kepedulian sesama,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan Rutan yang lebih humanis, penuh kepedulian dan kebersamaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Jajaran Rutan Dumai berkomitmen untuk terus menumbuhkan semangat berbagi melalui berbagai kegiatan sosial, sebagai bentuk nyata kepedulian sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan di lingkungan pemasyarakatan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 17:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>PHR Raih Gold Award EPSA 2026 melalui Inovasi Bioremediasi Ramah Lingkungan</title>
<link>https://www.globalriau.com/nasional/PHR-Raih-Gold-Award-EPSA-2026-melalui-Inovasi-Bioremediasi-Ramah-Lingkungan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/5324_PHR-Raih-Gold-Award-EPSA-2026-melalui-Inovasi-Bioremediasi-Ramah-Lingkungan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	Jakarta, 4 September 2026 &ndash; PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil meraih Gold Award pada ajang Eco-Tech Pioneer and Sustainability Award (EPSA) 2026 yang diselenggarakan di Semarang pada Kamis (27/8) . Penghargaan tersebut diraih pada kategori Eco-Hazard Innovation melalui paper berjudul On-Site Bioremediation: Inovasi Pemulihan Lahan Terkontaminasi Minyak Bumi dengan Pendekatan Ramah Lingkungan di Wilayah Kerja Rokan sebagai Penguatan Komitmen ESG PT Pertamina Hulu Rokan.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pencapaian ini menjadi bentuk pengakuan atas keberhasilan PHR dalam mengembangkan dan menerapkan metode pemulihan tanah terkontaminasi minyak bumi yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui pendekatan on-site bioremediation, proses pemulihan pada lokasi yang terdampak dilakukan dengan memanfaatkan mikroorganisme secara biologis sehingga kandungan hidrokarbon pada tanah menurun, kegiatan ini selain memperbaiki kualitas lingkungan juga mengurangi kebutuhan pemindahan material. Pendekatan ini mendukung upaya perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara nyata pada kegiatan operasionalnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	EPSA (Eco-Tech Pioneer and Sustainability Award) adalah ajang penghargaan yang diselenggarakan sejak 2023, berfokus pada inovasi lingkungan dan keberlanjutan. EPSA 2026 diikuti oleh 48 perusahaan dengan 151 karya ilmiah, terbagi dalam tujuh kategori inovasi, dan melibatkan akademisi, industri, serta pemerintah sebagai dewan juri.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Apresiasi diberikan kepada perusahaan yang berkomitmen pada inovasi bidang keberlanjutan, perlindungan lingkungan, dan penerapan teknologi hijau. Penilaian mencakup aspek kebaruan inovasi, efektivitas implementasi, dampak lingkungan, keberlanjutan program, serta kontribusinya terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Vice President Remediation &amp; Asset Retirement PHR, Ovulandra Wisnu, mengatakan bahwa inovasi menjadi elemen penting dalam pelaksanaan mandat pemulihan tanah terkontaminasi minyak di Zona Rokan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Dalam pelaksanaan penugasan Pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak di Zona Rokan, kami mendorong inovasi berbasis ramah lingkungan untuk mendapatkan hasil yang optimal dengan biaya dan waktu yang efisien,&rdquo; ujar Wisnu.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa upaya inovasi yang dilakukan perusahaan mampu menghasilkan manfaat nyata, tidak hanya dari sisi pemulihan lingkungan tetapi juga dari aspek efektivitas pelaksanaan program.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Pengakuan ini semakin memotivasi kami untuk terus mengembangkan solusi-solusi yang berkelanjutan. Kami meyakini bahwa pengelolaan lingkungan yang baik harus berjalan beriringan dengan kinerja operasional yang unggul, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan,&rdquo; tambahnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Bagi PHR, penghargaan ini memperkuat komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi tidak hanya pada aspek produksi namun juga pada aspek pengelolaan lingkungan di Wilayah Kerja Rokan. Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti bahwa praktik yang berorientasi pada keberlanjutan dapat memberikan manfaat lingkungan yang optimal sekaligus mendukung efisiensi pelaksanaan program.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	PHR melaksanakan penugasan pemulihan lingkungan masa lalu secara bertahap dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing lokasi. Pendekatan berbasis teknologi tersebut memungkinkan metode pemulihan disesuaikan dengan kondisi tanah dan karakteristik kontaminasi di setiap lokasi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Hingga pertengahan 2026, sebanyak 63 lokasi telah memperoleh persetujuan Rencana Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup (RPFLH) dari Kementerian Lingkungan Hidup. Dari jumlah tersebut, 26 lokasi telah selesai dipulihkan, dengan 17 lokasi di antaranya telah memperoleh Surat Status Penyelesaian Lahan Terkontaminasi (SSPLT). Adapun lokasi lainnya terus dikebut untuk mendapatkan persetujuan RPFLH baik dalam hal aspek teknis maupun pelaksanaannya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui berbagai inovasi yang terus dikembangkan, PHR berkomitmen untuk menjalankan operasi hulu migas yang selamat, andal, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendukung target ESG serta kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 19:01:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Beri Penghargaan kepada Pegawai Teladan Triwulan III 2026</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Beri-Penghargaan-kepada-Pegawai-Teladan-Triwulan-III-2026</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/796_Rutan-Dumai-Beri-Penghargaan-kepada-Pegawai-Teladan-Triwulan-III-2026.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &mdash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai memberikan piagam penghargaan kepada dua pegawai yang dinilai menunjukkan dedikasi, disiplin, profesionalisme, dan kinerja terbaik selama Triwulan III Tahun 2026.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pimpinan sekaligus upaya mendorong peningkatan motivasi dan kualitas kinerja jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pada periode Triwulan III Tahun 2026, penghargaan Staf Teladan diberikan kepada Feggy Aristyanto, sedangkan kategori Petugas Pengamanan Teladan diraih Bayu Jaya Pangestu.</div>
<div>
	Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap pegawai yang dinilai mampu menunjukkan komitmen dan dedikasi dalam menjalankan tugas.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi, tidak hanya bagi pegawai yang menerimanya, tetapi juga bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kualitas kinerja,&rdquo; ujar Enang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, penghargaan pegawai teladan bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang positif di lingkungan Rutan Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pegawai yang menerima penghargaan diharapkan dapat mempertahankan kinerja sekaligus menjadi contoh bagi rekan kerja dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara bagi seluruh jajaran, pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme serta kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui penghargaan tersebut, Rutan Dumai terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang kompetitif secara positif, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kinerja.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 14:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sulap Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif, Rutan Dumai Panen Kangkung</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Sulap-Lahan-Kosong-Jadi-Lahan-Produktif--Rutan-Dumai-Panen-Kangkung</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/6563_Sulap-Lahan-Kosong-Jadi-Lahan-Produktif--Rutan-Dumai-Panen-Kangkung.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &mdash; Lahan kosong di sekitar rumah dinas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai disulap menjadi lahan produktif. Dari lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal tersebut, kini tumbuh tanaman pangan yang menghasilkan panen sayuran kangkung.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Panen kangkung dilakukan jajaran Rutan Dumai sebagai bagian dari pengembangan program ketahanan pangan sekaligus optimalisasi lahan yang tersedia di lingkungan Rutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Tanaman kangkung dibudidayakan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga memasuki masa panen. Perawatan dilakukan secara rutin untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan menghasilkan sayuran yang layak dimanfaatkan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, mengatakan pemanfaatan lahan kosong menjadi area budidaya merupakan langkah sederhana yang memberikan manfaat nyata.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Lahan yang ada di sekitar rumah dinas kita manfaatkan untuk kegiatan produktif. Selain menghasilkan sayuran, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan,&rdquo; ujar Enang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, optimalisasi lahan tidak hanya bertujuan menghasilkan bahan pangan, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih produktif dan memberikan nilai manfaat bagi jajaran Rutan Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Rutan Dumai dalam mengembangkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi yang ada di lingkungan kerja.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dari lahan yang sebelumnya kosong, kini dapat menghasilkan sayuran untuk dimanfaatkan. Langkah ini menjadi contoh bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari pemanfaatan lahan sederhana secara konsisten dan berkelanjutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain menghasilkan pangan, kegiatan budidaya juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta semangat kemandirian. Rutan Dumai terus mendorong agar setiap lahan yang tersedia dapat dioptimalkan menjadi ruang yang produktif dan memberikan manfaat.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 13:56:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Ikuti Penguatan SAKIP dan Sosialisasi Inovasi Jembatan Layang Kanwil Ditjenpas Riau</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Ikuti-Penguatan-SAKIP-dan-Sosialisasi-Inovasi-Jembatan-Layang-Kanwil-Ditjenpas-Riau</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/4125_Rutan-Dumai-Ikuti-Penguatan-SAKIP-dan-Sosialisasi-Inovasi-Jembatan-Layang-Kanwil-Ditjenpas-Riau.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &mdash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai mengikuti kegiatan penguatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta memastikan pelaksanaan program di lingkungan pemasyarakatan berjalan terukur dan berorientasi pada hasil.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam penguatan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Riau, Muhammad Lukman, menyampaikan materi mengenai mekanisme implementasi dan penilaian SAKIP.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menekankan pentingnya keterpaduan antara proses perencanaan, pengukuran, pelaporan hingga evaluasi kinerja. Setiap program dan kegiatan diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi mampu menunjukkan capaian serta manfaat yang nyata bagi organisasi dan masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam materi tersebut turut dijelaskan komponen penilaian SAKIP yang mencakup perencanaan kinerja sebesar 30 persen, pengukuran kinerja 30 persen, pelaporan kinerja 15 persen, serta evaluasi akuntabilitas kinerja internal sebesar 25 persen.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kualitas data dan kelengkapan bukti dukung menjadi salah satu perhatian dalam proses penilaian. Selain itu, monitoring dan evaluasi serta tindak lanjut atas rekomendasi juga menjadi bagian penting dalam memastikan kinerja organisasi dapat dipertanggungjawabkan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Penguatan SAKIP ini sekaligus diarahkan untuk membangun pola kerja yang lebih terintegrasi dan berorientasi hasil, sehingga setiap target yang ditetapkan dapat diukur serta dievaluasi secara berkelanjutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain materi SAKIP, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi inovasi Jembatan Layang yang disampaikan Ketua Tim Perencanaan dan Reformasi Birokrasi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Inovasi tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari pengembangan tata kelola organisasi dan upaya menghadirkan terobosan yang dapat memberikan nilai tambah dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Keikutsertaan Rutan Dumai dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman jajaran terhadap mekanisme penilaian SAKIP sekaligus mendorong penerapan prinsip akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan program.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan penguatan tersebut, Rutan Dumai berkomitmen meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaporan kinerja serta memastikan setiap kegiatan yang dilaksanakan memiliki target, ukuran keberhasilan, bukti capaian, dan manfaat yang jelas.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 13:53:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Panen Pakcoy, Perkuat Ketahanan Pangan Sekaligus Bekali Warga Binaan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Panen-Pakcoy--Perkuat-Ketahanan-Pangan-Sekaligus-Bekali-Warga-Binaan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/2038_Rutan-Dumai-Panen-Pakcoy--Perkuat-Ketahanan-Pangan-Sekaligus-Bekali-Warga-Binaan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan produktif terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai.</p>
<div>
	Melalui area Sarana Asimilasi Edukasi (SAE), Rutan Dumai kembali memanen sayuran pakcoy hasil budidaya warga binaan. Panen ini menjadi bukti pemanfaatan lahan secara produktif untuk menghasilkan pangan sekaligus mendukung program pembinaan kemandirian.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pakcoy yang telah memasuki masa panen dipetik dan dikumpulkan untuk kemudian melalui proses penimbangan dan pengemasan. Setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan kualitas hasil pertanian sebelum dipasarkan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kegiatan budidaya tanaman tidak sekadar menghasilkan sayuran. Bagi warga binaan, aktivitas ini menjadi ruang pembelajaran untuk mengenal proses pertanian mulai dari penanaman, perawatan hingga panen dan pemasaran.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, terus mendorong optimalisasi lahan yang tersedia agar tidak hanya menjadi ruang pembinaan, tetapi juga mampu menghasilkan produk pangan yang memiliki nilai ekonomi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Pemanfaatan lahan melalui kegiatan pertanian ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian. Warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga belajar bagaimana menghasilkan produk yang memiliki nilai dan dapat dipasarkan,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Hasil panen pakcoy selanjutnya dipasarkan melalui pasar tradisional di Kota Dumai. Dengan demikian, hasil pembinaan tidak berhenti pada proses produksi, tetapi juga diarahkan hingga ke tahap pemasaran.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Program ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan Dumai diarahkan untuk menciptakan kegiatan yang produktif dan berkelanjutan, dengan menggabungkan aspek ketahanan pangan, keterampilan warga binaan, serta nilai ekonomi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui pemanfaatan lahan SAE, Rutan Dumai terus mendorong terciptanya kegiatan pembinaan yang memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 13:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Pertamina-Jelaskan-Suara-Letupan-di-Kilang-Dumai--Pastikan-Kondisi-Kilang-Aman</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/8987_Pertamina-Jelaskan-Suara-Letupan-di-Kilang-Dumai--Pastikan-Kondisi-Kilang-Aman.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &mdash; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Dumai memastikan suara letupan yang terdengar masyarakat pada Kamis (3/9/2026) berasal dari aktivitas operasional di area kilang.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Area Manager Communication, Relations &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai, Muhammad Rum, menjelaskan suara tersebut merupakan dampak dari proses release tekanan ke api obor (flare) saat salah satu unit operasional kilang melakukan start up.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Untuk saat ini terdapat kendala operasional pada salah satu unit proses di area kilang yang menyebabkan timbulnya suara bising dan api obor membesar seperti yang beredar di media sosial,&rdquo; ujar Muhammad Rum.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, kondisi tersebut merupakan bagian dari proses operasional kilang dan telah ditangani oleh tim sesuai dengan prosedur yang berlaku.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia memastikan kondisi kilang saat ini dalam keadaan aman dan kondusif.&ldquo;Kami memahami ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak. Kami tegaskan bahwa saat ini kondisi telah ditangani dengan baik dan seluruh fasilitas dalam kondisi aman,&rdquo; katanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pertamina RU Dumai juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak perlu khawatir terkait suara letupan maupun membesarnya api flare yang sempat terlihat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Perusahaan memastikan pemantauan dan penanganan terhadap kondisi operasional terus dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan standar operasional yang berlaku.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 04:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bersama Project R&amp;P Sumatera Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan Lewat Pertamina Goes to Campus</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Bersama-Project-R-amp-P-Sumatera-Dukung-Mahasiswa-Melek-Energi-dan-Lingkungan-Lewat-Pertamina-Goes-to-Campus</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/1633_Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Bersama-Project-R-amp-P-Sumatera-Dukung-Mahasiswa-Melek-Energi-dan-Lingkungan-Lewat-Pertamina-Goes-to-Campus.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>Dumai</strong>, 2 September 2026 &mdash; Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&amp;P Sumatera menggelar Pertamina Goes to Campus (GTC) &ndash; Project Sumatera bertajuk &ldquo;Generasi Muda yang Berintegritas dan Berwawasan Energi melalui Project Sustainability &amp; Community Development&rdquo;. Kegiatan ini ditujukan untuk membangun kesadaran dikalangan generasi muda terhadap isu energi, lingkungan, keberlanjutan, serta pengembangan masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut resmi dilaksanakan di Universitas Dumai Jumat (21/8).</p>
<div>
	Kegiatan Pertamina Goes to Campus tidak sekadar menjadi wadah untuk mendorong kesadaran mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa untuk melek terhadap perkembangan energi sekaligus kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan, melainkan juga menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah daerah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	General Manager Project R&amp;P Sumatera PT Pertamina Patra Niaga, Muhammad Rahmad, S.T., IPM, ASEAN Eng., turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Rektor Universitas Dumai Dr. Ir. Muhardi, S.Kom., M.Kom., IPM, serta perwakilan Pemerintah Kota Dumai, yaitu Andry Martin, S.E., M.Si. dari Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, Edi Indra, S.IP., Kasubag TU Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai, dan M. Ali Muhajirin, S.Sos., M.I.P., Pengawas Pendamping Pengendalian Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak mahasiswa agar tidak hanya memiliki pengetahuan akademik yang berhenti diruang kelas saja, tetapi juga mampu memahami berbagai tantangan sektor energi dan lingkungan serta memiliki kepedulian untuk berkontribusi dalam menciptakan solusi yang inovatif dan berkelanjutan,&rdquo; ujar GM Project R&amp;P Sumatera Rahmad.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rektor Universitas Dumai, Dr. Ir. Muhardi, S.Kom., M.Kom., IPM, menyampaikan bahwa kegiatan Pertamina Goes to Campus memiliki nilai strategis bagi mahasiswa karena mempertemukan perspektif akademik dengan pengalaman dan praktik langsung dari dunia industri.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, mengembangkan gagasan, serta memahami kebutuhan industri dan masyarakat secara lebih nyata. &ldquo;Mahasiswa merupakan generasi yang akan menentukan arah pembangunan Indonesia di masa depan. Karena itu, mereka perlu memiliki kompetensi, integritas, kepedulian terhadap lingkungan, serta wawasan tentang energi agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks,&rdquo; ujar Muhardi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain sesi edukasi, rangkaian kegiatan Pertamina Goes to Campus (GTC) &ndash; Project Sumatera di Universitas Dumai juga diisi dengan berbagai agenda edukatif lainnya serta penyerahan cinderamata sebagai bentuk apresiasi sekaligus simbol penguatan sinergi antara PT Pertamina Patra Niaga dan Universitas Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain menjadi upaya edukasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi awal dari penguatan kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah daerah dalam bidang pendidikan, energi, lingkungan, sustainability, dan community development.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui Pertamina Goes to Campus, Pertamina Patra Niaga Fungsi Project R&amp;P berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, unggul, adaptif, inovatif, serta memiliki wawasan energi dan kepedulian terhadap keberlanjutan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun ketahanan energi nasional.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 02:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Klarifikasi Isu Seragam Sekolah, SMAN 1 Dumai Tegaskan Orang Tua Siswa Bebas Pilih Penjahit</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Klarifikasi-Isu-Seragam-Sekolah--SMAN-1-Dumai-Tegaskan-Orang-Tua-Siswa-Bebas-Pilih-Penjahit</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/6086_Klarifikasi-Isu-Seragam-Sekolah--SMAN-1-Dumai-Tegaskan-Orang-Tua-Siswa-Bebas-Pilih-Penjahit.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &ndash; Pihak SMAN 1 Dumai memberikan klarifikasi terkait pengadaan pakaian seragam peserta didik yang sebelumnya menjadi perhatian dan menimbulkan asumsi di tengah masyarakat. Sekolah menegaskan tidak pernah menetapkan, menunjuk maupun mewajibkan orang tua atau wali siswa menggunakan jasa penjahit tertentu.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Klarifikasi tersebut disampaikan dalam dokumen berjudul &ldquo;Rapat SPMB Kesepakatan Pakaian Seragam Antara Komite Sekolah &amp; Orang Tua Siswa&rdquo;, kepada redaksi, Minggu (01/09/2026).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam dokumen itu dijelaskan bahwa pengaturan pakaian seragam sekolah mengacu pada Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Sekolah SMAN I, Rafles menegaskan bahwa berdasarkan ketentuan tersebut, jenis pakaian seragam meliputi seragam nasional, pakaian seragam Pramuka, serta pakaian seragam khas sekolah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Pengadaan pakaian seragam pada dasarnya menjadi tanggung jawab orang tua atau wali peserta didik, sementara sekolah, pemerintah dan masyarakat dapat membantu terutama bagi peserta didik yang kurang mampu secara ekonomi,&quot; jelasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pihak sekolah dan Komite Sekolah juga menegaskan bahwa meskioun orang tua diberikan kebebasan memilih tempat menjahit atau penjahit sesuai kebutuhan, kemampuan dan pertimbangan masing-masing keluarga. Namun, model, warna dan atribut seragam tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku dan standar yang telah ditetapkan sekolah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rafles menambahkan bahwa dalam rapat Komite Sekolah, sejumlah penjahit atau rekanan yang sebelumnya mengajukan proposal diberikan kesempatan untuk memaparkan penawaran mereka di hadapan orang tua atau wali siswa.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Materi yang disampaikan antara lain mengenai jenis bahan, harga pakaian dan atribut yang digunakan.&quot; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Setiap tahun, kata Kepsek SMAN I Dumai bahwa terdapat sekitar tiga hingga empat penjahit yang mengajukan permohonan untuk menjadi rekanan. Dalam forum rapat tersebut, orang tua juga diberikan kesempatan untuk menanyakan secara langsung berbagai hal, mulai dari kualitas bahan, harga yang ditawarkan hingga alamat penjahit.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Terkait munculnya dugaan markup harga seragam, pihak SMAN I memberikan klarifikasi membantah adanya praktik tersebut. Menurut Kepsek Rafles, bahwa harga yang ditawarkan oleh masing-masing penjahit disampaikan secara langsung dan terbuka dalam rapat Komite Sekolah bersama orang tua atau wali siswa.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Pihak sekolah juga mempersilakan masyarakat maupun orang tua yang masih mempertanyakan persoalan tersebut untuk melakukan pengecekan langsung kepada orang tua, rekanan atau penjahit, maupun pihak sekolah dan Komite Sekolah.&quot; sebutnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain itu, klarifikasi tersebut mengingatkan bahwa Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 juga mengatur bahwa sekolah tidak boleh mewajibkan atau membebani orang tua/wali untuk membeli pakaian seragam sekolah baru setiap kenaikan kelas maupun saat penerimaan peserta didik baru.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Karena itu, pembahasan seragam dalam rapat komite disebut bukan dimaksudkan untuk menunjuk pihak tertentu, melainkan memastikan seragam yang digunakan peserta didik sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.&quot; tegasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan adanya klarifikasi tersebut, pihak sekolah berharap informasi mengenai pengadaan seragam di SMAN 1 Dumai dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:21:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Terkait Isu Seragam Sekolah, SMAN 1 Dumai Tegaskan Orang Tua Siswa Bebas Pilih Penjahit</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Terkait-Isu-Seragam-Sekolah--SMAN-1-Dumai-Tegaskan-Orang-Tua-Siswa-Bebas-Pilih-Penjahit</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/4446_Terkait-Isu-Seragam-Sekolah--SMAN-1-Dumai-Tegaskan-Orang-Tua-Siswa-Bebas-Pilih-Penjahit.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Pihak SMAN 1 Dumai memberikan klarifikasi terkait pengadaan pakaian seragam peserta didik yang sebelumnya menjadi perhatian dan menimbulkan asumsi di tengah masyarakat. Sekolah menegaskan tidak pernah menetapkan, menunjuk maupun mewajibkan orang tua atau wali siswa menggunakan jasa penjahit tertentu.</p>
<div>
	Klarifikasi tersebut disampaikan dalam dokumen berjudul &ldquo;Rapat SPMB Kesepakatan Pakaian Seragam Antara Komite Sekolah &amp; Orang Tua Siswa&rdquo;, kepada redaksi, Minggu (01/09/2026).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam dokumen itu dijelaskan bahwa pengaturan pakaian seragam sekolah mengacu pada Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Sekolah SMAN I, Rafles menegaskan bahwa berdasarkan ketentuan tersebut, jenis pakaian seragam meliputi seragam nasional, pakaian seragam Pramuka, serta pakaian seragam khas sekolah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Pengadaan pakaian seragam pada dasarnya menjadi tanggung jawab orang tua atau wali peserta didik, sementara sekolah, pemerintah dan masyarakat dapat membantu terutama bagi peserta didik yang kurang mampu secara ekonomi,&quot; jelasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pihak sekolah dan Komite Sekolah juga menegaskan bahwa meskioun orang tua diberikan kebebasan memilih tempat menjahit atau penjahit sesuai kebutuhan, kemampuan dan pertimbangan masing-masing keluarga. Namun, model, warna dan atribut seragam tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku dan standar yang telah ditetapkan sekolah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rafles menambahkan bahwa dalam rapat Komite Sekolah, sejumlah penjahit atau rekanan yang sebelumnya mengajukan proposal diberikan kesempatan untuk memaparkan penawaran mereka di hadapan orang tua atau wali siswa.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Materi yang disampaikan antara lain mengenai jenis bahan, harga pakaian dan atribut yang digunakan.&quot; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Setiap tahun, kata Kepsek SMAN I Dumai bahwa terdapat sekitar tiga hingga empat penjahit yang mengajukan permohonan untuk menjadi rekanan. Dalam forum rapat tersebut, orang tua juga diberikan kesempatan untuk menanyakan secara langsung berbagai hal, mulai dari kualitas bahan, harga yang ditawarkan hingga alamat penjahit.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Terkait munculnya dugaan markup harga seragam, pihak SMAN I memberikan klarifikasi membantah adanya praktik tersebut. Menurut Kepsek Rafles, bahwa harga yang ditawarkan oleh masing-masing penjahit disampaikan secara langsung dan terbuka dalam rapat Komite Sekolah bersama orang tua atau wali siswa.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Pihak sekolah juga mempersilakan masyarakat maupun orang tua yang masih mempertanyakan persoalan tersebut untuk melakukan pengecekan langsung kepada orang tua, rekanan atau penjahit, maupun pihak sekolah dan Komite Sekolah.&quot; sebutnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain itu, klarifikasi tersebut mengingatkan bahwa Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 juga mengatur bahwa sekolah tidak boleh mewajibkan atau membebani orang tua/wali untuk membeli pakaian seragam sekolah baru setiap kenaikan kelas maupun saat penerimaan peserta didik baru.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Karena itu, pembahasan seragam dalam rapat komite disebut bukan dimaksudkan untuk menunjuk pihak tertentu, melainkan memastikan seragam yang digunakan peserta didik sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.&quot; tegasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan adanya klarifikasi tersebut, pihak sekolah berharap informasi mengenai pengadaan seragam di SMAN 1 Dumai dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lanal Dumai Amankan Speedboat Bawa 8 PMI Nonprosedural dan 8 WNA Bangladesh dari Malaysia</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Lanal-Dumai-Amankan-Speedboat-Bawa-8-PMI-Nonprosedural-dan-8-WNA-Bangladesh-dari-Malaysia</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/987_Lanal-Dumai-Amankan-Speedboat-Bawa-8-PMI-Nonprosedural-dan-8-WNA-Bangladesh-dari-Malaysia.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Tim Quick Response Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai bersama Tim B Intelmar Kodaeral I dan Satgas Ops Intelmar Koarmada I mengamankan sebuah speedboat yang membawa 8 Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural dan 8 warga negara asing (WNA) Bangladesh dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur ilegal, Senin (31/8/2026).</p>
<div>
	Speedboat bermesin 200 PK sebanyak dua unit tersebut diamankan sekitar pukul 06.00 WIB di pesisir Pantai Purnama, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Riau.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pengungkapan ini berawal dari informasi yang diterima petugas pada Minggu (30/8/2026) terkait rencana pemulangan PMI nonprosedural dan WNA dari Malaysia melalui jalur ilegal di wilayah pesisir Pantai Purnama.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menindaklanjuti informasi tersebut, Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji memerintahkan tim gabungan melakukan penyekatan, pemantauan dan pengintaian di sekitar perairan serta pesisir Pantai Purnama.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Operasi tersebut dipimpin Danunit Intel Lanal Dumai Kapten Laut (S) Wahyu Widy Wydayat. Tim kemudian dibagi menjadi tiga kelompok dan bergerak dari Pos Babinpotmar Sungai Dumai.</div>
<div>
	Sekitar pukul 06.00 WIB, tim mendeteksi sebuah speedboat berwarna abu-abu dengan dua mesin 200 PK melaju dengan kecepatan tinggi dan mendarat di pesisir Pantai Purnama.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Saat petugas mendekat, para penumpang bersama tekong berupaya melarikan diri dengan melompat ke pinggir pantai. Tim laut berhasil mengamankan speedboat dan tiga PMI.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi penurunan penumpang dan kembali menemukan lima PMI nonprosedural serta delapan WNA Bangladesh, sehingga total terdapat 16 orang yang diamankan, terdiri dari 8 PMI dan 8 WNA Bangladesh.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji mengatakan, pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah perairan Dumai, khususnya dari berbagai aktivitas ilegal.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan kesiapsiagaan di wilayah kerja Lanal Dumai. Setiap informasi terkait dugaan penyelundupan manusia maupun aktivitas ilegal lainnya akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dari pengamanan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit speedboat dengan dua mesin 200 PK, delapan paspor, enam KTP, dua lembar fotokopi permit dan 16 unit handphone.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Berdasarkan keterangan sementara para PMI dan WNA Bangladesh, mereka harus membayar sekitar Rp6,5 juta hingga Rp9,6 juta per orang untuk perjalanan dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur ilegal.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selanjutnya, 8 PMI dan 8 WNA Bangladesh akan diserahkan kepada P4MI Dumai dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai untuk pendataan dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pengamanan ini menjadi bagian dari upaya Lanal Dumai dalam mencegah tindak pidana penyelundupan manusia serta berbagai bentuk pelanggaran di wilayah perairan Dumai.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 17:13:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>