<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
		<rss version="2.0" >
        <channel>
        <title></title>
        <link>https://www.globalriau.com/</link>
        <description>Situs Berita Online Terpercaya dan Aktual di Provinsi Riau.</description>
        <language>en-us</language>
        <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 17:37:10 +0700</pubDate>
        <lastBuildDate>Fri, 04 Sep 2026 17:37:10 +0700</lastBuildDate>
        <generator> RSS Generator</generator>
        <managingEditor>redaksi@globalriau.com</managingEditor>
        <webMaster>arie.vcr@gmail.com</webMaster>
		<image>
		<url>https://www.globalriau.com/icon.gif</url>
		<title></title>
		<link>https://www.globalriau.com/</link>
		<description>Fasilitas RSS dari GlobalRiau.com</description>
		</image>
<item>
<title>Rutan Dumai Beri Penghargaan kepada Pegawai Teladan Triwulan III 2026</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Beri-Penghargaan-kepada-Pegawai-Teladan-Triwulan-III-2026</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/796_Rutan-Dumai-Beri-Penghargaan-kepada-Pegawai-Teladan-Triwulan-III-2026.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &mdash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai memberikan piagam penghargaan kepada dua pegawai yang dinilai menunjukkan dedikasi, disiplin, profesionalisme, dan kinerja terbaik selama Triwulan III Tahun 2026.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pimpinan sekaligus upaya mendorong peningkatan motivasi dan kualitas kinerja jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pada periode Triwulan III Tahun 2026, penghargaan Staf Teladan diberikan kepada Feggy Aristyanto, sedangkan kategori Petugas Pengamanan Teladan diraih Bayu Jaya Pangestu.</div>
<div>
	Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap pegawai yang dinilai mampu menunjukkan komitmen dan dedikasi dalam menjalankan tugas.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi, tidak hanya bagi pegawai yang menerimanya, tetapi juga bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kualitas kinerja,&rdquo; ujar Enang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, penghargaan pegawai teladan bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang positif di lingkungan Rutan Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pegawai yang menerima penghargaan diharapkan dapat mempertahankan kinerja sekaligus menjadi contoh bagi rekan kerja dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sementara bagi seluruh jajaran, pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme serta kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui penghargaan tersebut, Rutan Dumai terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang kompetitif secara positif, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kinerja.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 14:00:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sulap Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif, Rutan Dumai Panen Kangkung</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Sulap-Lahan-Kosong-Jadi-Lahan-Produktif--Rutan-Dumai-Panen-Kangkung</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/6563_Sulap-Lahan-Kosong-Jadi-Lahan-Produktif--Rutan-Dumai-Panen-Kangkung.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &mdash; Lahan kosong di sekitar rumah dinas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai disulap menjadi lahan produktif. Dari lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal tersebut, kini tumbuh tanaman pangan yang menghasilkan panen sayuran kangkung.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Panen kangkung dilakukan jajaran Rutan Dumai sebagai bagian dari pengembangan program ketahanan pangan sekaligus optimalisasi lahan yang tersedia di lingkungan Rutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Tanaman kangkung dibudidayakan melalui sejumlah tahapan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga memasuki masa panen. Perawatan dilakukan secara rutin untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan menghasilkan sayuran yang layak dimanfaatkan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, mengatakan pemanfaatan lahan kosong menjadi area budidaya merupakan langkah sederhana yang memberikan manfaat nyata.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Lahan yang ada di sekitar rumah dinas kita manfaatkan untuk kegiatan produktif. Selain menghasilkan sayuran, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan,&rdquo; ujar Enang.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, optimalisasi lahan tidak hanya bertujuan menghasilkan bahan pangan, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih produktif dan memberikan nilai manfaat bagi jajaran Rutan Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Rutan Dumai dalam mengembangkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi yang ada di lingkungan kerja.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dari lahan yang sebelumnya kosong, kini dapat menghasilkan sayuran untuk dimanfaatkan. Langkah ini menjadi contoh bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari pemanfaatan lahan sederhana secara konsisten dan berkelanjutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain menghasilkan pangan, kegiatan budidaya juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta semangat kemandirian. Rutan Dumai terus mendorong agar setiap lahan yang tersedia dapat dioptimalkan menjadi ruang yang produktif dan memberikan manfaat.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 13:56:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Ikuti Penguatan SAKIP dan Sosialisasi Inovasi Jembatan Layang Kanwil Ditjenpas Riau</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Ikuti-Penguatan-SAKIP-dan-Sosialisasi-Inovasi-Jembatan-Layang-Kanwil-Ditjenpas-Riau</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/4125_Rutan-Dumai-Ikuti-Penguatan-SAKIP-dan-Sosialisasi-Inovasi-Jembatan-Layang-Kanwil-Ditjenpas-Riau.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &mdash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai mengikuti kegiatan penguatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta memastikan pelaksanaan program di lingkungan pemasyarakatan berjalan terukur dan berorientasi pada hasil.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam penguatan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Riau, Muhammad Lukman, menyampaikan materi mengenai mekanisme implementasi dan penilaian SAKIP.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia menekankan pentingnya keterpaduan antara proses perencanaan, pengukuran, pelaporan hingga evaluasi kinerja. Setiap program dan kegiatan diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi mampu menunjukkan capaian serta manfaat yang nyata bagi organisasi dan masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam materi tersebut turut dijelaskan komponen penilaian SAKIP yang mencakup perencanaan kinerja sebesar 30 persen, pengukuran kinerja 30 persen, pelaporan kinerja 15 persen, serta evaluasi akuntabilitas kinerja internal sebesar 25 persen.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kualitas data dan kelengkapan bukti dukung menjadi salah satu perhatian dalam proses penilaian. Selain itu, monitoring dan evaluasi serta tindak lanjut atas rekomendasi juga menjadi bagian penting dalam memastikan kinerja organisasi dapat dipertanggungjawabkan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Penguatan SAKIP ini sekaligus diarahkan untuk membangun pola kerja yang lebih terintegrasi dan berorientasi hasil, sehingga setiap target yang ditetapkan dapat diukur serta dievaluasi secara berkelanjutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain materi SAKIP, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi inovasi Jembatan Layang yang disampaikan Ketua Tim Perencanaan dan Reformasi Birokrasi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Inovasi tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari pengembangan tata kelola organisasi dan upaya menghadirkan terobosan yang dapat memberikan nilai tambah dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Keikutsertaan Rutan Dumai dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman jajaran terhadap mekanisme penilaian SAKIP sekaligus mendorong penerapan prinsip akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan program.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan penguatan tersebut, Rutan Dumai berkomitmen meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaporan kinerja serta memastikan setiap kegiatan yang dilaksanakan memiliki target, ukuran keberhasilan, bukti capaian, dan manfaat yang jelas.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 13:53:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Rutan Dumai Panen Pakcoy, Perkuat Ketahanan Pangan Sekaligus Bekali Warga Binaan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Rutan-Dumai-Panen-Pakcoy--Perkuat-Ketahanan-Pangan-Sekaligus-Bekali-Warga-Binaan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/2038_Rutan-Dumai-Panen-Pakcoy--Perkuat-Ketahanan-Pangan-Sekaligus-Bekali-Warga-Binaan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &mdash; Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan produktif terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai.</p>
<div>
	Melalui area Sarana Asimilasi Edukasi (SAE), Rutan Dumai kembali memanen sayuran pakcoy hasil budidaya warga binaan. Panen ini menjadi bukti pemanfaatan lahan secara produktif untuk menghasilkan pangan sekaligus mendukung program pembinaan kemandirian.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pakcoy yang telah memasuki masa panen dipetik dan dikumpulkan untuk kemudian melalui proses penimbangan dan pengemasan. Setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan kualitas hasil pertanian sebelum dipasarkan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kegiatan budidaya tanaman tidak sekadar menghasilkan sayuran. Bagi warga binaan, aktivitas ini menjadi ruang pembelajaran untuk mengenal proses pertanian mulai dari penanaman, perawatan hingga panen dan pemasaran.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, terus mendorong optimalisasi lahan yang tersedia agar tidak hanya menjadi ruang pembinaan, tetapi juga mampu menghasilkan produk pangan yang memiliki nilai ekonomi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Pemanfaatan lahan melalui kegiatan pertanian ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian. Warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga belajar bagaimana menghasilkan produk yang memiliki nilai dan dapat dipasarkan,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Hasil panen pakcoy selanjutnya dipasarkan melalui pasar tradisional di Kota Dumai. Dengan demikian, hasil pembinaan tidak berhenti pada proses produksi, tetapi juga diarahkan hingga ke tahap pemasaran.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Program ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan Dumai diarahkan untuk menciptakan kegiatan yang produktif dan berkelanjutan, dengan menggabungkan aspek ketahanan pangan, keterampilan warga binaan, serta nilai ekonomi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui pemanfaatan lahan SAE, Rutan Dumai terus mendorong terciptanya kegiatan pembinaan yang memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 13:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Pertamina-Jelaskan-Suara-Letupan-di-Kilang-Dumai--Pastikan-Kondisi-Kilang-Aman</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/8987_Pertamina-Jelaskan-Suara-Letupan-di-Kilang-Dumai--Pastikan-Kondisi-Kilang-Aman.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &mdash; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Dumai memastikan suara letupan yang terdengar masyarakat pada Kamis (3/9/2026) berasal dari aktivitas operasional di area kilang.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Area Manager Communication, Relations &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai, Muhammad Rum, menjelaskan suara tersebut merupakan dampak dari proses release tekanan ke api obor (flare) saat salah satu unit operasional kilang melakukan start up.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Untuk saat ini terdapat kendala operasional pada salah satu unit proses di area kilang yang menyebabkan timbulnya suara bising dan api obor membesar seperti yang beredar di media sosial,&rdquo; ujar Muhammad Rum.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, kondisi tersebut merupakan bagian dari proses operasional kilang dan telah ditangani oleh tim sesuai dengan prosedur yang berlaku.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia memastikan kondisi kilang saat ini dalam keadaan aman dan kondusif.&ldquo;Kami memahami ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak. Kami tegaskan bahwa saat ini kondisi telah ditangani dengan baik dan seluruh fasilitas dalam kondisi aman,&rdquo; katanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pertamina RU Dumai juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak perlu khawatir terkait suara letupan maupun membesarnya api flare yang sempat terlihat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Perusahaan memastikan pemantauan dan penanganan terhadap kondisi operasional terus dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan standar operasional yang berlaku.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 04:49:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bersama Project R&amp;P Sumatera Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan Lewat Pertamina Goes to Campus</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Bersama-Project-R-amp-P-Sumatera-Dukung-Mahasiswa-Melek-Energi-dan-Lingkungan-Lewat-Pertamina-Goes-to-Campus</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/1633_Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Bersama-Project-R-amp-P-Sumatera-Dukung-Mahasiswa-Melek-Energi-dan-Lingkungan-Lewat-Pertamina-Goes-to-Campus.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>Dumai</strong>, 2 September 2026 &mdash; Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&amp;P Sumatera menggelar Pertamina Goes to Campus (GTC) &ndash; Project Sumatera bertajuk &ldquo;Generasi Muda yang Berintegritas dan Berwawasan Energi melalui Project Sustainability &amp; Community Development&rdquo;. Kegiatan ini ditujukan untuk membangun kesadaran dikalangan generasi muda terhadap isu energi, lingkungan, keberlanjutan, serta pengembangan masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut resmi dilaksanakan di Universitas Dumai Jumat (21/8).</p>
<div>
	Kegiatan Pertamina Goes to Campus tidak sekadar menjadi wadah untuk mendorong kesadaran mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa untuk melek terhadap perkembangan energi sekaligus kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan, melainkan juga menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah daerah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	General Manager Project R&amp;P Sumatera PT Pertamina Patra Niaga, Muhammad Rahmad, S.T., IPM, ASEAN Eng., turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Rektor Universitas Dumai Dr. Ir. Muhardi, S.Kom., M.Kom., IPM, serta perwakilan Pemerintah Kota Dumai, yaitu Andry Martin, S.E., M.Si. dari Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, Edi Indra, S.IP., Kasubag TU Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai, dan M. Ali Muhajirin, S.Sos., M.I.P., Pengawas Pendamping Pengendalian Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak mahasiswa agar tidak hanya memiliki pengetahuan akademik yang berhenti diruang kelas saja, tetapi juga mampu memahami berbagai tantangan sektor energi dan lingkungan serta memiliki kepedulian untuk berkontribusi dalam menciptakan solusi yang inovatif dan berkelanjutan,&rdquo; ujar GM Project R&amp;P Sumatera Rahmad.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rektor Universitas Dumai, Dr. Ir. Muhardi, S.Kom., M.Kom., IPM, menyampaikan bahwa kegiatan Pertamina Goes to Campus memiliki nilai strategis bagi mahasiswa karena mempertemukan perspektif akademik dengan pengalaman dan praktik langsung dari dunia industri.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, mengembangkan gagasan, serta memahami kebutuhan industri dan masyarakat secara lebih nyata. &ldquo;Mahasiswa merupakan generasi yang akan menentukan arah pembangunan Indonesia di masa depan. Karena itu, mereka perlu memiliki kompetensi, integritas, kepedulian terhadap lingkungan, serta wawasan tentang energi agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks,&rdquo; ujar Muhardi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain sesi edukasi, rangkaian kegiatan Pertamina Goes to Campus (GTC) &ndash; Project Sumatera di Universitas Dumai juga diisi dengan berbagai agenda edukatif lainnya serta penyerahan cinderamata sebagai bentuk apresiasi sekaligus simbol penguatan sinergi antara PT Pertamina Patra Niaga dan Universitas Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain menjadi upaya edukasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi awal dari penguatan kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah daerah dalam bidang pendidikan, energi, lingkungan, sustainability, dan community development.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui Pertamina Goes to Campus, Pertamina Patra Niaga Fungsi Project R&amp;P berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, unggul, adaptif, inovatif, serta memiliki wawasan energi dan kepedulian terhadap keberlanjutan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun ketahanan energi nasional.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 02:20:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Klarifikasi Isu Seragam Sekolah, SMAN 1 Dumai Tegaskan Orang Tua Siswa Bebas Pilih Penjahit</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Klarifikasi-Isu-Seragam-Sekolah--SMAN-1-Dumai-Tegaskan-Orang-Tua-Siswa-Bebas-Pilih-Penjahit</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/6086_Klarifikasi-Isu-Seragam-Sekolah--SMAN-1-Dumai-Tegaskan-Orang-Tua-Siswa-Bebas-Pilih-Penjahit.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &ndash; Pihak SMAN 1 Dumai memberikan klarifikasi terkait pengadaan pakaian seragam peserta didik yang sebelumnya menjadi perhatian dan menimbulkan asumsi di tengah masyarakat. Sekolah menegaskan tidak pernah menetapkan, menunjuk maupun mewajibkan orang tua atau wali siswa menggunakan jasa penjahit tertentu.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Klarifikasi tersebut disampaikan dalam dokumen berjudul &ldquo;Rapat SPMB Kesepakatan Pakaian Seragam Antara Komite Sekolah &amp; Orang Tua Siswa&rdquo;, kepada redaksi, Minggu (01/09/2026).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam dokumen itu dijelaskan bahwa pengaturan pakaian seragam sekolah mengacu pada Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Sekolah SMAN I, Rafles menegaskan bahwa berdasarkan ketentuan tersebut, jenis pakaian seragam meliputi seragam nasional, pakaian seragam Pramuka, serta pakaian seragam khas sekolah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Pengadaan pakaian seragam pada dasarnya menjadi tanggung jawab orang tua atau wali peserta didik, sementara sekolah, pemerintah dan masyarakat dapat membantu terutama bagi peserta didik yang kurang mampu secara ekonomi,&quot; jelasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pihak sekolah dan Komite Sekolah juga menegaskan bahwa meskioun orang tua diberikan kebebasan memilih tempat menjahit atau penjahit sesuai kebutuhan, kemampuan dan pertimbangan masing-masing keluarga. Namun, model, warna dan atribut seragam tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku dan standar yang telah ditetapkan sekolah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rafles menambahkan bahwa dalam rapat Komite Sekolah, sejumlah penjahit atau rekanan yang sebelumnya mengajukan proposal diberikan kesempatan untuk memaparkan penawaran mereka di hadapan orang tua atau wali siswa.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Materi yang disampaikan antara lain mengenai jenis bahan, harga pakaian dan atribut yang digunakan.&quot; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Setiap tahun, kata Kepsek SMAN I Dumai bahwa terdapat sekitar tiga hingga empat penjahit yang mengajukan permohonan untuk menjadi rekanan. Dalam forum rapat tersebut, orang tua juga diberikan kesempatan untuk menanyakan secara langsung berbagai hal, mulai dari kualitas bahan, harga yang ditawarkan hingga alamat penjahit.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Terkait munculnya dugaan markup harga seragam, pihak SMAN I memberikan klarifikasi membantah adanya praktik tersebut. Menurut Kepsek Rafles, bahwa harga yang ditawarkan oleh masing-masing penjahit disampaikan secara langsung dan terbuka dalam rapat Komite Sekolah bersama orang tua atau wali siswa.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Pihak sekolah juga mempersilakan masyarakat maupun orang tua yang masih mempertanyakan persoalan tersebut untuk melakukan pengecekan langsung kepada orang tua, rekanan atau penjahit, maupun pihak sekolah dan Komite Sekolah.&quot; sebutnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain itu, klarifikasi tersebut mengingatkan bahwa Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 juga mengatur bahwa sekolah tidak boleh mewajibkan atau membebani orang tua/wali untuk membeli pakaian seragam sekolah baru setiap kenaikan kelas maupun saat penerimaan peserta didik baru.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Karena itu, pembahasan seragam dalam rapat komite disebut bukan dimaksudkan untuk menunjuk pihak tertentu, melainkan memastikan seragam yang digunakan peserta didik sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.&quot; tegasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan adanya klarifikasi tersebut, pihak sekolah berharap informasi mengenai pengadaan seragam di SMAN 1 Dumai dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:21:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Terkait Isu Seragam Sekolah, SMAN 1 Dumai Tegaskan Orang Tua Siswa Bebas Pilih Penjahit</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Terkait-Isu-Seragam-Sekolah--SMAN-1-Dumai-Tegaskan-Orang-Tua-Siswa-Bebas-Pilih-Penjahit</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/4446_Terkait-Isu-Seragam-Sekolah--SMAN-1-Dumai-Tegaskan-Orang-Tua-Siswa-Bebas-Pilih-Penjahit.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Pihak SMAN 1 Dumai memberikan klarifikasi terkait pengadaan pakaian seragam peserta didik yang sebelumnya menjadi perhatian dan menimbulkan asumsi di tengah masyarakat. Sekolah menegaskan tidak pernah menetapkan, menunjuk maupun mewajibkan orang tua atau wali siswa menggunakan jasa penjahit tertentu.</p>
<div>
	Klarifikasi tersebut disampaikan dalam dokumen berjudul &ldquo;Rapat SPMB Kesepakatan Pakaian Seragam Antara Komite Sekolah &amp; Orang Tua Siswa&rdquo;, kepada redaksi, Minggu (01/09/2026).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam dokumen itu dijelaskan bahwa pengaturan pakaian seragam sekolah mengacu pada Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kepala Sekolah SMAN I, Rafles menegaskan bahwa berdasarkan ketentuan tersebut, jenis pakaian seragam meliputi seragam nasional, pakaian seragam Pramuka, serta pakaian seragam khas sekolah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Pengadaan pakaian seragam pada dasarnya menjadi tanggung jawab orang tua atau wali peserta didik, sementara sekolah, pemerintah dan masyarakat dapat membantu terutama bagi peserta didik yang kurang mampu secara ekonomi,&quot; jelasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pihak sekolah dan Komite Sekolah juga menegaskan bahwa meskioun orang tua diberikan kebebasan memilih tempat menjahit atau penjahit sesuai kebutuhan, kemampuan dan pertimbangan masing-masing keluarga. Namun, model, warna dan atribut seragam tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku dan standar yang telah ditetapkan sekolah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Rafles menambahkan bahwa dalam rapat Komite Sekolah, sejumlah penjahit atau rekanan yang sebelumnya mengajukan proposal diberikan kesempatan untuk memaparkan penawaran mereka di hadapan orang tua atau wali siswa.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Materi yang disampaikan antara lain mengenai jenis bahan, harga pakaian dan atribut yang digunakan.&quot; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Setiap tahun, kata Kepsek SMAN I Dumai bahwa terdapat sekitar tiga hingga empat penjahit yang mengajukan permohonan untuk menjadi rekanan. Dalam forum rapat tersebut, orang tua juga diberikan kesempatan untuk menanyakan secara langsung berbagai hal, mulai dari kualitas bahan, harga yang ditawarkan hingga alamat penjahit.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Terkait munculnya dugaan markup harga seragam, pihak SMAN I memberikan klarifikasi membantah adanya praktik tersebut. Menurut Kepsek Rafles, bahwa harga yang ditawarkan oleh masing-masing penjahit disampaikan secara langsung dan terbuka dalam rapat Komite Sekolah bersama orang tua atau wali siswa.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Pihak sekolah juga mempersilakan masyarakat maupun orang tua yang masih mempertanyakan persoalan tersebut untuk melakukan pengecekan langsung kepada orang tua, rekanan atau penjahit, maupun pihak sekolah dan Komite Sekolah.&quot; sebutnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain itu, klarifikasi tersebut mengingatkan bahwa Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 juga mengatur bahwa sekolah tidak boleh mewajibkan atau membebani orang tua/wali untuk membeli pakaian seragam sekolah baru setiap kenaikan kelas maupun saat penerimaan peserta didik baru.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Karena itu, pembahasan seragam dalam rapat komite disebut bukan dimaksudkan untuk menunjuk pihak tertentu, melainkan memastikan seragam yang digunakan peserta didik sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.&quot; tegasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan adanya klarifikasi tersebut, pihak sekolah berharap informasi mengenai pengadaan seragam di SMAN 1 Dumai dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:14:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Lanal Dumai Amankan Speedboat Bawa 8 PMI Nonprosedural dan 8 WNA Bangladesh dari Malaysia</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Lanal-Dumai-Amankan-Speedboat-Bawa-8-PMI-Nonprosedural-dan-8-WNA-Bangladesh-dari-Malaysia</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir092026/987_Lanal-Dumai-Amankan-Speedboat-Bawa-8-PMI-Nonprosedural-dan-8-WNA-Bangladesh-dari-Malaysia.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Tim Quick Response Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai bersama Tim B Intelmar Kodaeral I dan Satgas Ops Intelmar Koarmada I mengamankan sebuah speedboat yang membawa 8 Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural dan 8 warga negara asing (WNA) Bangladesh dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur ilegal, Senin (31/8/2026).</p>
<div>
	Speedboat bermesin 200 PK sebanyak dua unit tersebut diamankan sekitar pukul 06.00 WIB di pesisir Pantai Purnama, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Riau.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pengungkapan ini berawal dari informasi yang diterima petugas pada Minggu (30/8/2026) terkait rencana pemulangan PMI nonprosedural dan WNA dari Malaysia melalui jalur ilegal di wilayah pesisir Pantai Purnama.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menindaklanjuti informasi tersebut, Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji memerintahkan tim gabungan melakukan penyekatan, pemantauan dan pengintaian di sekitar perairan serta pesisir Pantai Purnama.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Operasi tersebut dipimpin Danunit Intel Lanal Dumai Kapten Laut (S) Wahyu Widy Wydayat. Tim kemudian dibagi menjadi tiga kelompok dan bergerak dari Pos Babinpotmar Sungai Dumai.</div>
<div>
	Sekitar pukul 06.00 WIB, tim mendeteksi sebuah speedboat berwarna abu-abu dengan dua mesin 200 PK melaju dengan kecepatan tinggi dan mendarat di pesisir Pantai Purnama.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Saat petugas mendekat, para penumpang bersama tekong berupaya melarikan diri dengan melompat ke pinggir pantai. Tim laut berhasil mengamankan speedboat dan tiga PMI.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi penurunan penumpang dan kembali menemukan lima PMI nonprosedural serta delapan WNA Bangladesh, sehingga total terdapat 16 orang yang diamankan, terdiri dari 8 PMI dan 8 WNA Bangladesh.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji mengatakan, pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah perairan Dumai, khususnya dari berbagai aktivitas ilegal.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan kesiapsiagaan di wilayah kerja Lanal Dumai. Setiap informasi terkait dugaan penyelundupan manusia maupun aktivitas ilegal lainnya akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,&rdquo; ujarnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dari pengamanan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit speedboat dengan dua mesin 200 PK, delapan paspor, enam KTP, dua lembar fotokopi permit dan 16 unit handphone.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Berdasarkan keterangan sementara para PMI dan WNA Bangladesh, mereka harus membayar sekitar Rp6,5 juta hingga Rp9,6 juta per orang untuk perjalanan dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur ilegal.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selanjutnya, 8 PMI dan 8 WNA Bangladesh akan diserahkan kepada P4MI Dumai dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai untuk pendataan dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pengamanan ini menjadi bagian dari upaya Lanal Dumai dalam mencegah tindak pidana penyelundupan manusia serta berbagai bentuk pelanggaran di wilayah perairan Dumai.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 17:13:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Jelang Akhir Pekan, Petugas Rutan Dumai Pastikan Sarana dan Prasarana Keamanan Tetap Optimal</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Jelang-Akhir-Pekan--Petugas-Rutan-Dumai-Pastikan-Sarana-dan-Prasarana-Keamanan-Tetap-Optimal</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir082026/6689_Jelang-Akhir-Pekan--Petugas-Rutan-Dumai-Pastikan-Sarana-dan-Prasarana-Keamanan-Tetap-Optimal.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Menjelang akhir pekan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai kembali memperkuat langkah deteksi dini dengan melakukan pengecekan sarana dan prasarana di lingkungan Rutan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas vital dalam kondisi baik, aman dan siap mendukung pelaksanaan tugas.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sistem penerangan hingga fasilitas pendukung kelistrikan. Petugas turut mengganti sejumlah lampu yang mengalami kerusakan guna memastikan penerangan di lingkungan Rutan tetap berfungsi optimal.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Tak hanya penerangan, pemeriksaan juga menyasar genset sebagai sumber listrik cadangan, panel listrik serta sejumlah instalasi kelistrikan lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh sistem pendukung tetap siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pemeriksaan sarana dan prasarana menjadi bagian dari upaya Rutan Dumai dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini. Kondisi fasilitas yang terawat dan berfungsi dengan baik dinilai penting dalam menunjang kelancaran pengawasan maupun aktivitas sehari-hari di lingkungan Rutan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain aspek keamanan, kesiapan sarana juga berkaitan erat dengan kelancaran pelayanan dan pelaksanaan tugas petugas pemasyarakatan. Karena itu, pengecekan dilakukan secara berkala untuk menemukan dan menangani potensi kendala teknis sebelum berkembang menjadi gangguan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui kegiatan tersebut, jajaran Rutan Dumai menunjukkan komitmennya untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib dan terkendali, sekaligus memastikan seluruh fasilitas pendukung selalu dalam kondisi siap pakai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Upaya deteksi dini ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga berbagai potensi gangguan, baik yang bersumber dari faktor keamanan maupun kendala teknis sarana dan prasarana, dapat diminimalkan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 21:53:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Dumai Kembali Panen Kacang Panjang Hasil Pembinaan Warga Binaan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Perkuat-Ketahanan-Pangan--Rutan-Dumai-Kembali-Panen-Kacang-Panjang-Hasil-Pembinaan-Warga-Binaan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir082026/4790_Perkuat-Ketahanan-Pangan--Rutan-Dumai-Kembali-Panen-Kacang-Panjang-Hasil-Pembinaan-Warga-Binaan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus memperkuat program ketahanan pangan melalui kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satunya diwujudkan dengan kembali melaksanakan panen kacang panjang dari lahan pertanian yang dikelola secara produktif.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terlibat langsung dalam proses pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman bibit, perawatan tanaman hingga proses panen.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui kegiatan tersebut, warga binaan tidak hanya diarahkan untuk mengisi waktu dengan aktivitas positif, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan keterampilan praktis di bidang pertanian yang dapat menjadi bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Panen kacang panjang ini sekaligus menunjukkan pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan Rutan Dumai secara optimal. Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal kini dikembangkan menjadi area produktif yang mampu menghasilkan komoditas pangan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Program ketahanan pangan juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan di Rutan Dumai. Orientasi pembinaan tidak hanya menyentuh aspek kepribadian, tetapi juga diarahkan pada peningkatan keterampilan, produktivitas dan kemandirian warga binaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan terlibat langsung dalam kegiatan pertanian, warga binaan diharapkan memahami proses budidaya tanaman sekaligus memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif setelah menyelesaikan masa pidana.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ke depan, Rutan Dumai berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan melalui berbagai kegiatan, termasuk sektor pertanian dan perikanan. Pengembangan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus memperluas ruang pembinaan kemandirian bagi warga binaan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Panen kacang panjang ini menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan dapat berjalan seiring dengan pembinaan pemasyarakatan, menghadirkan kegiatan produktif yang memberikan manfaat sekaligus menyiapkan warga binaan agar lebih mandiri saat kembali ke masyarakat.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 21:51:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polsek Bukit Kapur Ungkap Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Polsek-Bukit-Kapur-Ungkap-Pencurian-Dua-Ban-Mobil--Dua-Tersangka-Diamankan</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir082026/6195_Polsek-Bukit-Kapur-Ungkap-Pencurian-Dua-Ban-Mobil--Dua-Tersangka-Diamankan.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	DUMAI &ndash; Unit Reskrim Polsek Bukit Kapur mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan berupa hilangnya dua ban mobil beserta velg dari sebuah bengkel di Jalan Baru RT 008, Kelurahan Bukit Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua tersangka, yakni P.P. alias Y (24) dan J.K.S. alias S (44). Sementara seorang rekan mereka berinisial Omp masih dalam pencarian dan telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kasus ini terjadi pada Sabtu, 27 Juni 2026 sekitar pukul 08.30 WIB di Bengkel Mobil Sinar Maju. Korban, Syahril, mengetahui dua ban mobil merek Maxxis UM 938 beserta velg besi yang terpasang telah hilang setelah mendapat informasi dari saksi Abdul Hadi Siregar.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kedua ban tersebut diketahui merupakan milik CV Gloria. Setelah kejadian, korban melaporkan kepada pihak CV Gloria dan mengganti dua ban beserta velg tersebut. Akibat pencurian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp11 juta.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pengungkapan kasus bermula pada Sabtu, 29 Agustus 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, ketika Unit Reskrim Polsek Bukit Kapur menerima informasi mengenai seorang pria yang diamankan karena diduga terlibat pencurian dua ban mobil beserta velgnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dari pemeriksaan awal, P.P. alias Y mengakui perbuatannya dilakukan bersama J.K.S. alias S dan seorang rekannya berinisial Omp. Menindaklanjuti pengakuan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Bukit Kapur IPDA Wan Boby Dharmawan, S.H., M.H. melaporkan hasilnya kepada Kapolsek Bukit Kapur AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Petugas kemudian melakukan pencarian terhadap tersangka lainnya dan memperoleh informasi keberadaan J.K.S. alias S di rumahnya di wilayah Kelurahan Bukit Nenas. Polisi bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Revo warna hitam dan satu lembar kwitansi pembayaran ban mobil. Kedua tersangka kini diamankan di Polsek Bukit Kapur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 477 ayat (1) huruf g Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana. Penyidik selanjutnya akan melakukan gelar perkara, melengkapi administrasi penyidikan, mengirim SP2HP, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum serta mengirimkan berkas perkara tahap I sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Catatan: Bagian imbauan dalam rilis asli menyebut laporan tindak pidana terhadap anak, yang tidak berkaitan dengan perkara pencurian dua ban ini. Sebaiknya bagian tersebut dihapus atau diperbaiki sebelum dipublikasikan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 17:19:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Aspirasi Warga Saat Reses Direalisasikan, Muhammad Al Ichwan Hadi Kawal Pembangunan Drainase</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Aspirasi-Warga-Saat-Reses-Direalisasikan--Muhammad-Al-Ichwan-Hadi-Kawal-Pembangunan-Drainase</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir082026/6768_Aspirasi-Warga-Saat-Reses-Direalisasikan--Muhammad-Al-Ichwan-Hadi-Kawal-Pembangunan-Drainase.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Aspirasi masyarakat terkait pembangunan drainase di kawasan BTN Dumai Baru, Kecamatan Dumai Selatan, mulai terealisasi. Pembangunan drainase tersebut dilakukan di dua lokasi di wilayah RT 07 dan kini pengerjaannya hampir selesai.</p>
<div>
	Aspirasi itu disampaikan warga kepada Anggota DPRD Kota Dumai dari Fraksi PKS, Muhammad Al Ichwan Hadi, saat melaksanakan kegiatan reses di kawasan BTN Dumai Baru.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ichwan mengatakan, usulan masyarakat tersebut langsung diperjuangkan agar dapat direalisasikan melalui program pembangunan pemerintah daerah.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Alhamdulillah, saat reses di BTN Dumai Baru kemarin kami mendapat usulan dari masyarakat terkait pembangunan drainase di dua lokasi di wilayah RT 07. Alhamdulillah, usulan tersebut langsung kami perjuangkan dan kini sudah dikerjakan serta hampir selesai,&rdquo; ujar Muhammad Al Ichwan Hadi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Adapun pembangunan drainase tersebut berada di Jalan Dahlia BTN Dumai Baru dan satu titik lainnya di kawasan BTN Dumai Baru.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Ichwan, pembangunan infrastruktur yang berasal dari aspirasi masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya dalam mendukung kelancaran saluran air di lingkungan permukiman.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Semoga drainase yang dibangun ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan dapat membantu mengatasi persoalan aliran air di lingkungan warga,&rdquo; katanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Dumai, Dinas PUPR, Camat Dumai Selatan, pihak kelurahan serta tokoh masyarakat setempat yang telah memberikan dukungan sehingga pembangunan tersebut dapat direalisasikan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Terima kasih buat Pemko Dumai, Dinas PUPR, Camat Dumai Selatan, pihak kelurahan dan tokoh masyarakat setempat atas dukungannya,&rdquo; pungkasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ichwan menegaskan, dirinya akan terus berupaya menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui fungsi kedewanan, sehingga kebutuhan dasar warga dapat menjadi perhatian dalam pembangunan Kota Dumai.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 15:25:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Calon Tunggal Ketua KONI Dumai, Abdul Kadir Jailani Siap Rangkul Seluruh Cabor</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Calon-Tunggal-Ketua-KONI-Dumai--Abdul-Kadir-Jailani-Siap-Rangkul-Seluruh-Cabor</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir082026/9620_Calon-Tunggal-Ketua-KONI-Dumai--Abdul-Kadir-Jailani-Siap-Rangkul-Seluruh-Cabor.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Abdul Kadir Jailani kini menjadi satu-satunya calon Ketua KONI Kota Dumai setelah bakal calon lainnya, Johannes MP Tetelepta, menarik kembali berkas pencalonannya dari Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Dumai.</p>
<div>
	Berdasarkan hasil verifikasi TPP, dukungan yang diajukan untuk Abdul Kadir Jailani sebanyak 37 cabor, dengan 33 di antaranya dinyatakan sah dan memenuhi persyaratan. Sementara dari 52 cabor yang terdata, sebanyak 42 cabor ditetapkan memiliki hak suara dalam Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) KONI Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menjadi calon tunggal tidak membuat Abdul Kadir Jailani memilih bersikap berlebihan. Ia justru menegaskan komitmennya untuk tetap menghormati seluruh tahapan dan mekanisme organisasi hingga Musorkotlub selesai dilaksanakan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Kadir, proses pemilihan Ketua KONI bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi pemenang, tetapi bagaimana kepemimpinan yang lahir nantinya mampu menjaga persatuan seluruh cabang olahraga di Kota Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Saya sangat menghormati seluruh proses seleksi dan tahapan yang ada, sesuai dengan AD/ART. Mari sama-sama kita tunggu hasil dari TPP,&rdquo; ujar Kadir.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kadir juga diharapkan tidak menjadikan status calon tunggal sebagai alasan untuk membangun jarak dengan pihak-pihak yang sebelumnya berada dalam posisi berbeda. Sebaliknya, momentum tersebut dinilai menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahmi dan menyatukan seluruh elemen olahraga.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Bagi Kadir, KONI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh cabor, atlet dan insan olahraga. Karena itu, jika nantinya mendapat amanah memimpin KONI Dumai, ia ingin mengedepankan komunikasi, kebersamaan, pembinaan atlet serta peningkatan prestasi olahraga.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Yang paling penting ke depan adalah bagaimana kita bersama-sama membangun olahraga Dumai. Perbedaan dalam proses ini jangan sampai menjadi penghalang untuk kita kembali bersatu,&rdquo; ucap Kadir.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sebelumnya, Kadir dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Dumai menggantikan Agustiawan yang mengundurkan diri karena mendapat penugasan kerja di luar daerah. Penunjukan Kadir dilakukan melalui rapat pleno KONI Dumai pada 24 Juli 2026, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua I.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan Musorkotlub dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus 2026, Kadir kini berada pada fase penting untuk menunjukkan bahwa pencalonannya bukan hanya soal dukungan, tetapi juga kesiapan merangkul seluruh kekuatan olahraga Dumai dan membawa organisasi kembali fokus pada pembinaan serta prestasi atlet.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 13:32:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Satresnarkoba Polres Dumai Ungkap Peredaran Sabu, Lebih dari Setengah Kilogram Disita</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Satresnarkoba-Polres-Dumai-Ungkap-Peredaran-Sabu--Lebih-dari-Setengah-Kilogram-Disita</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir082026/2140_Satresnarkoba-Polres-Dumai-Ungkap-Peredaran-Sabu--Lebih-dari-Setengah-Kilogram-Disita.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali mengungkap dugaan peredaran gelap narkotika jenis sabu. Dalam pengungkapan di Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, seorang pria berinisial F (45) diamankan bersama barang bukti sabu dengan berat kotor sekitar 691,94 gram.</p>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Penangkapan dilakukan pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 00.20 WIB, di sebuah rumah di Jalan Nasional RT 007, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas transaksi sabu di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dumai melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap F di dalam rumahnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dipimpin Kasat Narkoba Polres Dumai AKP Guspurwantoro, S.H., petugas kemudian melakukan penggeledahan. Dari bagian belakang rumah ditemukan satu bungkus diduga sabu dengan berat kotor sekitar 691,94 gram.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain sabu, polisi turut mengamankan satu alat hisap atau bong, satu mancis, satu unit telepon genggam Android merek Tecno warna hitam serta satu unit sepeda motor Yamaha Mio J warna hitam-putih dengan nomor polisi BM 5294 RI.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Polisi menyebut telepon genggam tersebut diduga digunakan untuk transaksi narkotika, sedangkan sepeda motor diduga digunakan tersangka untuk mengambil dan mengantarkan narkotika.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam pemeriksaan awal, F mengakui barang bukti tersebut berada dalam penguasaannya. Hasil pemeriksaan urine juga menunjukkan F positif Methamphetamine, sementara Amphetamine dan THC dinyatakan negatif.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Atas perbuatannya, F dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto ketentuan penyesuaian pidana, atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU Nomor 1 Tahun 2026.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman dan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain maupun jaringan peredaran narkotika yang berkaitan dengan tersangka.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 15:37:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Sinergi PHR-SKK Migas Percepatan Pengembangan Sumur Baru KIRA00003</title>
<link>https://www.globalriau.com/rohil/Sinergi-PHR-SKK-Migas-Percepatan-Pengembangan-Sumur-Baru-KIRA00003</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir082026/3935_.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>Rokan</strong> <strong>Hilir</strong>, 28 Agustus 2026 &ndash; PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali mencatatkan kinerja positif melalui temuan dari Sumur baru P_KIRA24_01 (KIRA00003). Sumur KIRA00003 berarah bertipe S (S-Type) berlokasi di Lapangan Kirana Wilayah Kerja (WK) Rokan, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.</p>
<div>
	Kinerja positif ini menjadi salah satu capaian penting PHR dalam menambah dan meningkatkan produksi minyak yang dilakukan melalui skema percepatan Surat Edaran (SE) dari SKK Migas. Sumur KIRA00003 berhasil mencatatkan tambahan produksi melalui pengujian awal sebesar 599 BOPD (Barrel Oil Per Day), dengan tingkat water cut di kisaran 21%, dari total fluida 749 BFPD (Barrel Fluid Per Day) pada 19 Agustus 2026.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pengeboran sumur KIRA00003 ini berada lapisan Pematang pada kedalaman 5.011 ftMD (feet Measured Depth) dengan menggunakan Rig Drilling BDSI-19. Tambahan produksi minyak ini menjadi kontribusi nyata PHR dalam menjaga dan meningkatkan produksi migas nasional.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	General Manager (GM) Zona Rokan PHR, Andre Wijanarko, mengapresiasi kinerja seluruh tim di lapangan yang berhasil berkat kolaborasi dan tetap menerapkan aspek keselamatan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Alhamdulilah melalui keberhasilan Sumur KIRA00003 menjadi tambahan produksi bagi PHR Zona Rokan. Tambahan produksi ini menjadi komitmen PHR untuk menjaga ketahanan energi nasional,&rdquo; jelas Andre Wijanarko.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Keberhasilan sumur KIRA00003 ini sekaligus menjadi dasar teknis untuk melanjutkan evaluasi dan pengembangan potensi lapangan Kirana berikutnya. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sejumlah struktur di Zona Rokan masih memiliki peluang produksi melalui koordinasi dengan antar stakeholder.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Capaian ini diharapkan menjadi momentum untuk memperluas pendekatan serupa pada kandidat lapangan lainnya, sehingga peluang produksi dapat dieksekusi lebih cepat dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi Zona Rokan dan produksi migas nasional,&rdquo; tutup Andre Wijanarko.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Melalui koordinasi intensif antara PHR dan SKK Migas, peluang Kirana dapat dimatangkan dan dieksekusi lebih cepat, dengan tetap memenuhi aspek teknis dan tata kelola yang berlaku. Pendekatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara regulator dan KKKS dalam mempercepat monetisasi potensi hidrokarbon serta mendukung peningkatan produksi migas nasional.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Hasil pemboran dan evaluasi sumur KIRA00003 menunjukkan kualitas reservoir dan indikasi hidrokarbon yang menjanjikan. Potensi tersebut kemudian terkonfirmasi melalui pengujian produksi pada 19 Agustus 2026 dengan capaian 599 BOPD, memberikan keyakinan lebih kuat terhadap potensi pengembangan lanjutan Lapangan Kirana.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Keberhasilan sumur KIRA00003 ini sekaligus menjadi dasar teknis untuk melanjutkan evaluasi dan pengembangan potensi lapangan Kirana berikutnya. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sejumlah struktur di Zona Rokan masih memiliki peluang produksi yang dapat dimonetisasi dengan tepat dan cepat melalui proses pematangan yang responsif serta koordinasi yang kuat antar-stakeholder.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Capaian ini diharapkan menjadi momentum untuk memperluas pendekatan serupa pada kandidat lapangan lainnya, sehingga peluang produksi dapat dieksekusi lebih cepat dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi Zona Rokan dan produksi migas nasional.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 14:08:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Di Tengah Dinamika TPP, Abdul Kadir Jailani: Saya Hormati Seluruh Proses Seleksi</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Di-Tengah-Dinamika-TPP--Abdul-Kadir-Jailani--Saya-Hormati-Seluruh-Proses-Seleksi</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir082026/7385_Di-Tengah-Dinamika-TPP--Abdul-Kadir-Jailani-Pilih-Hormati-Proses-dan-AD-ART-KONI-Dumai.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai, Abdul Kadir Jailani, menegaskan komitmennya untuk menghormati seluruh proses dan tahapan pemilihan Ketua KONI Dumai sesuai aturan yang berlaku.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Kadir Jailani menyikapi dinamika terbaru menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Dumai yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus 2026, termasuk kabar mengenai mundurnya sejumlah anggota Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kadir mengatakan, dirinya belum menerima pemberitahuan secara langsung dari TPP terkait adanya anggota yang mengundurkan diri. Karena itu, ia memilih tidak berspekulasi dan menyerahkan persoalan tersebut kepada mekanisme yang berlaku.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kalau mengenai mundurnya saya belum tahu, karena TPP belum ada menyampaikan kepada kita,&rdquo; ujar Abdul Kadir Jailani, kepada media, Jumat (28/8/2026).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, sebagai salah satu kontestan, dirinya tetap menghormati seluruh proses seleksi yang sedang berjalan. Ia menegaskan tidak ingin mencampuri ataupun mendahului keputusan yang menjadi kewenangan TPP.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Saya sangat menghormati seluruh proses seleksi dan tahapan yang ada, sesuai dengan AD/ART,&rdquo; tegasnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Kadir juga mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga suasana kondusif dan memberikan ruang kepada TPP menjalankan tugasnya secara profesional. Baginya, setiap tahapan pemilihan harus dijalankan berdasarkan aturan sehingga menghasilkan proses yang dapat diterima seluruh pihak.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Mari sama-sama kita tunggu hasil dari TPP,&rdquo; katanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjaga semangat persaudaraan olahraga dan tidak memperkeruh situasi dengan informasi yang belum terkonfirmasi. Baginya, siapapun yang nantinya mendapat amanah memimpin KONI Dumai harus lahir dari proses organisasi yang sehat dan sesuai ketentuan.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 21:18:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Polres Rohil dan Polda Riau Bakal Dilaporkan ke Kompolnas hingga Ombudsman</title>
<link>https://www.globalriau.com/rohil/Polres-Rohil-dan-Polda-Riau-Bakal-Dilaporkan-ke-Kompolnas-hingga-Ombudsman</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir082026/4960_Polres-Rohil-dan-Polda-Riau-Bakal-Dilaporkan-ke-Kompolnas-hingga-Ombudsman.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>
	<strong>ROKAN</strong> <strong>HILIR</strong> &ndash; Penanganan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan H Sopian HAS di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) kembali dipersoalkan. Pihak keluarga menilai masih terdapat sejumlah hal yang belum mendapatkan penjelasan, mulai dari penerbitan SP3, hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor), hingga administrasi SPDP dalam perkara tersebut.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Penyidik Polres Rohil sebelumnya menerbitkan SP3 tertanggal 5 November 2025 dengan alasan antara lain tidak cukup bukti dan peristiwa bukan merupakan tindak pidana. Namun, pihak pelapor mempertanyakan keputusan tersebut karena mengklaim hasil pemeriksaan Labfor Polda Riau menyatakan tanda tangan H Sopian HAS pada dokumen SKGR yang dipersoalkan nonidentik.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selain itu, keluarga juga mempertanyakan penggunaan dokumen SKGR tersebut yang disebut telah digunakan dalam transaksi jual beli dan menjadi dasar pembatalan surat tanah masyarakat. Persoalan lainnya menyangkut penerbitan SPDP yang menurut pihak keluarga terjadi beberapa kali dalam perkara yang sama.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Anak pelapor, Muzakir, mengatakan pihak keluarga kini tengah menyiapkan laporan kepada Kompolnas dan Ombudsman RI. Laporan tersebut akan diajukan dengan membawa sejumlah dokumen dan persoalan yang mereka nilai perlu mendapat pemeriksaan lebih lanjut.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Dalam waktu dekat kami akan melaporkan persoalan ini ke Kompolnas dan Ombudsman. Saya mewakili ayah saya, H Sopian HAS, sebagai pelapor. Kami ingin lembaga yang berwenang melihat bagaimana proses perkara ini ditangani, mulai dari penyidikan, penerbitan SPDP sampai diterbitkannya SP3,&rdquo; ujar Muzakir.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Muzakir menegaskan, langkah tersebut bukan semata-mata karena pihak keluarga tidak menerima penghentian perkara. Menurutnya, keluarga ingin mendapatkan penjelasan mengenai dasar penghentian penyidikan, terutama karena terdapat hasil pemeriksaan Labfor yang mereka ketahui menyatakan tanda tangan tersebut nonidentik serta keterangan sejumlah saksi dan ahli.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami tidak meminta perlakuan khusus. Kami hanya meminta proses hukum dilakukan secara transparan dan profesional. Kalau memang perkara ini dihentikan, kami ingin tahu dasar dan prosesnya secara jelas,&rdquo; katanya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Penanganan perkara ini sebelumnya juga menjadi perhatian Polda Riau. Melalui Surat Telegram Kapolda Riau Nomor ST/128/II/RES.7.5./2026 tanggal 11 Februari 2026, jajaran Polres Rohil diperintahkan melakukan gelar perkara terkait laporan dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut. Penyidik diminta menyiapkan hasil penyelidikan dan penyidikan, pemeriksaan saksi maupun terlapor, barang bukti, fakta unsur pasal, kendala hingga kesimpulan perkara.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dalam telegram tersebut juga disebutkan bahwa asistensi dilakukan karena adanya pengaduan dari pelapor maupun terlapor serta keluhan mengenai penanganan laporan yang berlarut-larut atau dugaan kinerja penyidik yang berpotensi kurang baik. Perkara tersebut juga disebut menjadi perhatian pimpinan dan publik.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami akan serahkan seluruh dokumen dan bukti yang kami miliki kepada Kompolnas dan Ombudsman. Harapan kami, ada pemeriksaan secara objektif sehingga persoalan ini mendapat kepastian hukum,&rdquo; pungkas Muzakir.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 13:43:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Pokmas Alam Tani Binaan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tanam 1.000 Bibit Kopi Robusta</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Pokmas-Alam-Tani-Binaan-Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Tanam-1-000-Bibit-Kopi-Robusta</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir082026/2480_Pokmas-Alam-Tani-Binaan-Pertamina-Patra-Niaga-Kilang-Dumai-Tanam-1-000-Bibit-Kopi-Robusta.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><div>
	Dumai, 28 Agustus 2026 &mdash; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui program Community Involvement &amp; Development (CID) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sejak 2023 sukses mendampingi Kelompok Masyarakat Alam Tani menyulap lahan tidur bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kelurahan Tanjung Palas menjadi lahan produktif dengan mengembangkan kegiatan pertanian hortikultura.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Setelah berhasil mengembangkan tanaman Sorgum dan berbagai tanaman sayuran lainnya, Kelompok Masyarakat Alam Tani di Kelurahan Tanjung Palas kini mulai mencoba peruntungan baru dengan mengembangkan pertanian kopi di lahan gambut. Sebanyak 1.000 bibit kopi robusta ditanam pada 14 Juli 2026 secara bertahap di lahan seluas dua hektar dari enam hektar total lahan pertanian yang digarap oleh Pokmas Alam Tani binaan Pertamina Patra Niaga. Penanaman 1.000 bibit kopi tersebut menjadi tahap lanjutan setelah keberhasilan uji coba penanaman 100 batang kopi dilakukan pada 2022.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Local Hero Pokmas Alam Tani, Maiyudi atau yang akrab disapa Rudi menceritakan bahwa penanaman Kopi yang dimulai empat tahun lalu tersebut berhasil dipanen perdana pada awal 2026. &lsquo;&rsquo;Untuk hasil panen satu batang biasanya menghasilkan satu kilogram biji kopi, dan hasil panennya masih sebatas kami konsumsi sendiri,&rdquo; ujar Rudi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Selama ini tanaman kopi identik dikenal sebagai tanaman yang tumbuh di dataran tinggi dengan&nbsp; &nbsp;iklim yang sejuk atau dingin pada ketinggian sekitar 800-1500&nbsp; diatas permukaan laut (mdpl). Keberhasilan penanaman kopi yang dikembangkan oleh Pokmas Alam Tani bersama Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai ini menunjukkan bahwa lahan gambut yang dikelola dengan serius juga bisa memiliki potensi sebagai komoditas bernilai ekonomi.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Tidak hanya menjadi bagian dari roadmap program jangka panjang, pengembang ini&nbsp; juga sejalan dengan melihat lagi tren gaya hidup masyarakat kekinian yang menghabiskan harinya dengan &lsquo;ngopi&rsquo;, ditandai dengan semakin menjamurnya bisnis-bisnis kedai kopi di berbagai daerah, mulai dari skala UMKM hingga sektor retail.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurut Rudi, keberhasilan penanaman kopi pertama yang berhasil dikembangkan membuktikan bahwa lahan gambut yang dikelola secara serius juga memiliki peluang menjadi lahan produktif dan menghasilkan. &ldquo;Penanaman biji kopi memberi peluang cukup besar di Indonesia. Apalagi di Kota Dumai belum ada petani yang menanam bibit biji kopi, biasanya tempat yang sering menghasilkan kopi itu kan ada di Aceh dan Lampung. Maka dari itu kita mulai coba kembangkan di Kota Dumai, saya juga berharap kopi ini nantinya bisa dikenal orang sebagai kopi gambut,&rsquo;&rsquo; ujar Rudi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Keberhasilan Pokmas Alam Tani dalam mengembangkan pertanian hortikultura, termasuk kopi&nbsp; merupakan wujud nyata dukungan berkelanjutan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam pemberdayaan masyarakat disekitar wilayah operasi Perusahaan. Sejak mendampingi Pokmas Alam Tani, Pertamina Patra Niaga memberikan membantu dukungan melalui penyediaan sarana prasarana pertanian, perkebunan, serta peternakan. Selain itu, perbaikan akses jalan juga diberikan untuk memudahkan kelompok membawa hasil panen dan memasarkannya ke pasar-pasar di Dumai, serta peningkatan kapasitas kelompok melalui berbagai pelatihan yang dibutuhkan oleh kelompok.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&lsquo;&rsquo;Untuk bantuan dari Pertamina Alhamdulilah luar biasa, kami sangat terbantu. Biasanya kami ibaratnya berjalan, sekarang kami bisa berlari untuk sampai ke tujuan. Dari pertanian tanaman buah, dari penanaman sorgum dari pelatihan pengolahan dan pemasaran juga diperkenalkan . dulu kami menanam kopi sekedar uji coba, sekarang bisa bikin hamparan kopi,&rsquo;&rsquo; ujar Rudi.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Area Manager Communication, Relations, &amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan program pertanian Kelompok Masyarakat Alam Tani tidak hanya menjadi upaya perusahaan memberdayakan masyarakat lewat kegiatan pertanian produktif, tetapi juga sekaligus menjadi strategi menjaga lahan gambut dari ancaman Karhutla.&nbsp;</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&quot;Penanaman kopi ini merupakan bagian dari penguatan program untuk mendukung kemandirian serta keberlanjutan usaha kelompok ke depan. Melalui pendampingan yang diberikan, kami berharap kapasitas kelompok terus meningkat sehingga ketika tanaman kopi ini nanti sudah memasuki waktunya panen, hasilnya tidak hanya memberikan tambahan pendapatan bagi kelompok dan masyarakat sekitar, tetapi juga bisa&nbsp; berkembang menjadi komoditas unggulan khas lahan gambut Kota Dumai yang memiliki nilai tambah dan daya saing,&quot; jelas Rum.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Muhammad Rum juga mengapresiasi semangat para para petani yang tergabung dalam Pokmas Alam Tani dalam mengembangkan pertanian di lahan gambut. Dukungan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai ini turut mendukung agenda global Sustainable Development Goals (SDG&rsquo;s), khususnya poin ke-1 (Tanpa Kemiskinan), poin ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), poin ke-13 (Penanganan Perubahan Iklim).**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 13:38:00 +0700</pubDate>
</item>
<item>
<title>Tiga Kader Lintas Parpol Resmi Bergabung ke NasDem Dumai</title>
<link>https://www.globalriau.com/dumai/Tiga-Kader-Lintas-Parpol-Resmi-Bergabung-ke-NasDem-Dumai</link>
<description><![CDATA[<img src=https://www.globalriau.com/photo/berita/dir082026/6148_Tiga-Kader-Lintas-Parpol-Resmi-Bergabung-ke-NasDem-Dumai.jpg border=0 hspace=5 align=left width=350 /><p>
	<strong>DUMAI</strong> &ndash; Dinamika politik di Kota Dumai kembali menghangat. Tiga kader dari partai politik berbeda resmi bergabung dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Dumai.</p>
<div>
	Ketiga kader tersebut yakni Hasan, yang sebelumnya merupakan kader PPP, Bujang Dei dari Partai Amanat Nasional (PAN), serta Tanjudin Efendi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Bergabungnya tiga kader lintas partai ini menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus memperkuat barisan Partai NasDem di Kota Dumai, mengingat ketiga kader tersebut sebelumnya pernah duduk sebagai anggota legislatif.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Dumai, Jailani, menyambut baik bergabungnya ketiga kader tersebut. Menurutnya, NasDem terbuka bagi siapa saja yang memiliki komitmen untuk bersama-sama membangun daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kami menyambut baik bergabungnya kawan-kawan ke Partai NasDem. Ini menunjukkan bahwa NasDem terbuka dan menjadi rumah bersama bagi siapa saja yang memiliki niat serta komitmen untuk membangun Dumai,&rdquo; ujar Jailani.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Jailani menegaskan, bergabungnya kader dari latar belakang partai politik berbeda tidak hanya dimaknai sebagai penambahan kekuatan politik, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperluas jaringan dan memperkuat konsolidasi partai di tengah masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Menurutnya, perbedaan latar belakang politik bukan menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Justru, pengalaman dan jaringan yang dimiliki masing-masing kader diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam menjalankan kerja-kerja politik yang berpihak kepada masyarakat.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	&ldquo;Kita tidak melihat dari mana mereka sebelumnya. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyatukan visi, membangun komunikasi dan bekerja bersama untuk kepentingan masyarakat Dumai,&rdquo; tambahnya.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Dengan bergabungnya Hasan, Bujang Dei dan Tanjudin Efendi, Partai NasDem Dumai dinilai semakin memperkuat konsolidasi internal sekaligus menambah energi baru menghadapi dinamika politik ke depan.</div>
<div>
	&nbsp;</div>
<div>
	Langkah tersebut juga menjadi sinyal bahwa peta politik di Kota Dumai terus bergerak, dengan perpindahan dan bergabungnya sejumlah figur dari berbagai latar belakang politik ke dalam kekuatan partai masing-masing.**</div>
 ]]></description>
<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 14:05:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>