Jumat, 20 Desember 2019 21:02:00

Guru Dimutasi Datang Komisi III DPRD Pekanbaru

Komisi III DPRD Pekanbaru menerima para guru yang mendatangi Komisi III DPRD Pekanbaru.


PEKANBARU, globalriau.com - Rombongan guru PNS yang mengajar di SD dan SMP Negeri kota Pekanbaru mendatangi kantor DPRD Kota Pekanbaru guna melakukan rapat dengar pendapat terkait nasip mereka. Kedatangan mereka ke gedung rakyat ini agar permasalahan mereka didengar dan diberikan solusi untuk mereka. Tekanan masih dirasakan para guru ini. Diduga para guru yang vokal saat demo beberapa waktu lalu dimutasi ke dinas struktural maupun sekolah lain sehingga menyebabkan mereka tidak mendapatkan jam mengajar sehingga sertivikasinya tidak dapat lagi diterima.

"Sebetulnya mutasi ini bagus, mutasi untuk penyegaran guru-guru. Tapi mutasi sekarang tidak sesuai dengan tujuan mitasi sesungguhnya. Yang memgakibatkan guru-guru resah dan galau karna ditempat yang baru akan ada kehilangan hak yang harus mereka terima seperti sertifikasi. Nampaknya mutasi ini dilakukan secara sembrono, karna ditempat yang baru jam untuk mendapatkan hak sertifikasi tidak terpenuhi. Kemudian ada beberapa guru perhari ini sudah dipanggil dan dipindahkan ke struktural. Tentu tidak semua guru bisa pindah ke struktural," jelas Zulfikar Rahman salah satu perwakilan guru yang hadir, Senin (11/11) siang

Para guru yang tiba-tiba dimutasi ini tidak mengerti alasan dimutasi. Tanpa adanya sosialisasi.

"Tiba-tiba ditelfon kepala sekolah atau guru yang bersangkutan untuk ambil SK di dinas pendidikan. Jadi dilihat Sk nya ternyata dipindahkan. Harapan kita tentu inginnya mutasi ini menjadi sehat, kemudian kalau mutasi biasanya kita mengusulkan kita mau pindah. Kalau kita masih betah kenapa dipindahkan. Kita tidak ingin berprasangka buruk, tapi tidak bisa dipungkiri ada hubungan yang sangat kuat, mengapa orang-orang yang kemaren aktif (demo) dipindahkan. Tentu kami berasumsi ada hubungan. Ini kan orang-orang yang dulu ke dprd kan. Walaupun dinas pemdidikan berbicara katanya mutasi ini betul-betul penyegaran," jelasnya.

Dengan dirinya bersama rombongan guri lain mendatangi Komisi III untuk menyampaikan uneg-unegnya dimana mereka merasakan tidak sesuai dan mereka menyampaikan aspirasinya.

"Supaya ada jalan keluar yang ditempuh kita sama-sama merasa nyaman kembali bekerja. Walaupun ditempat baru yang tidak menghilangkan hak-hak guri," harapnya

Ketua Komisi III DPRD kota Pekanbaru Yasser Hamidy SPi menyampaikan kehadiran para guru ini diterima pihaknya, ia dan anggota Komisi III lainnya akan memanggil Dinas Pendidikan , BKD dan Inspektorat untuk menggelar rapat terkaiy hal-hal yang disampaikan para guru ini.

"Apa yang mereka sampaikan akan kita folow up dan kita akan coba hadirkan dinas pendidikan, BKD dan Inspektorat bersama-sama merembukkan masalah ini agar ada solusi. Dimana solusi ini akan menguntungkan kedua belah pihak. Rencana kita secepatnya untuk disegerakan (mengadakan pertemuan) karna kita harus rapatkan dengan teman-teman lain," ujar Yasser.***


Komisi III DPRD Pekanbaru menerima para guru yang mendatangi Komisi III DPRD Pekanbaru.
Suasan Hearing guru-guru dengan Komisi III DPRD Pekanbaru.
Para Guru yang melakukan rapat dengan pendapat dengan Komisi III DPRD Pekanbaru.
Para Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru yang hadir saat Rapat Dengar Pendapat dengan guru-guru.
Copyright © 2020 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
 
loading...
google.com, pub-1045294159295760, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0