google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Ayo Vaksin
  • Home
  • Health
  • Sambal Cireng dan Pepaya Dinyatakan Positif COVID-19
Selasa, 29 Desember 2020 18:44:00

Sambal Cireng dan Pepaya Dinyatakan Positif COVID-19

GLOBALRIAU.COM - Tak sedikit orang yang meragukan alat test COVID-19. Itu karena saat dites dengan menggunakan sampel dari makanan, hasilnya positif. Ada sambal cireng hingga pepaya.

Virus corona telah merenggut kehidupan manusia. Berbagai dampak telah dirasakan, tak hanya soal kesehatan, tetapi juga ekonomi. Apalagi jumlah orang yang terpapar virus menunjukkan angka yang tinggi.



Namun, di tengah kepanikan akan adanya virus corona, tak sedikit orang yang meragukan tentang alat test pendeteksi COVID-19. Keraguan itu terjadi karena saat digunakan dengan menguji makanan hasilnya positif.
 
Seperti yang dilakukan oleh artis Rina Nose. Ia mengambil sampel berupa sambal cireng untuk dites dan hasilnya positif. Sementara saat menguji orang yang makan sambal cireng itu hasilnya negatif.

Bukan hanya sambal cireng saja yang dinyatakan positif COVID-19, beberapa orang lainnya juga pernah menguji pada Coca Cola, pepaya hingga makanan kemasan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 5 makanan yang pernah dinyatakan positif COVID-19.

1. Sambal Cireng
Melakukan test rapid pada sambal cireng ini dilakukan oleh artis Rina Nose. Melalui Instagramnya, ia menceritakan eksperimennya tersebut. Ia mengatakan bahwa eksperimennya itu berawal dari keisengan saja.

"Iseng aja nge-rapid sambal cireng pake rapid antigen, hasilnya dua garis," tulis Rina Nose.

Dalam unggahannya, ia juga membagikan foto yang memperlihatkan alat rapid dengan dua garis. Kemudian, Rina mencoba dengan melakukan test rapid ke diri sendiri dan orang-orang yang memakan sambal cireng tersebut.

Ia dibuat heran karena hasilnya satu garis atau negatif. Hasil tersebut membuat Rina Nose semakin bingung. Apalagi ia lantas mendapat komentar pedas dari netizen setelah membagikan eksperimennya melalui Instagram.

"Kalo boleh saya bertanya, apa atuh yang salah dari eksperimen uji sampel yang saya lakukan? Saya mah cuma mikir,nyari tau, studi banding, dan menguji semua informasi yang ada," tulis Rina.

2. Coca Cola
Minuman soda Coca Cola juga pernah ditest rapid dan hasilnya positif. Eksperimen ini dilakukan oleh seorang anggota parlemen Australia, Michael Schnedlitz.


 
Michael melakukan test rapid pada segelas Coca Cola dalam sebuah pidatonya. Ia tampak berapi-api selama pidato dan mengatakan bahwa selama ini Pemerintah telah melakukan tirani medis.

Kepada rekan-rekannya ia menunjukkan bahwa setelah beberapa menit dilakukan rapid, hasil pada segelas Coca Cola itu adalah positif terkena virus. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa test cepat itu tidak berguna.

Selain itu, Michael menyebut bahwa pengujian COVID-19 yang didanai oleh publik merupakan sebuah penyaluran besar-besaran uang pajak ke industri farmasi, lapor RT.com (11/12).

Dalam pidatonya, Michael menuduh pemerintah telah menerapkan kediktatoran ringan dan merampas hak-hak dasar, seperti kebebasan sipil dan kebebasan berekspresi.

3. Pepaya
Alat test rapid juga diragukan oleh Presiden Tanzania, John Magufuli. Dalam sebuah acara di Chato, Magufuli mengatakan bahwa ada kesalahan teknis pada alat rapid impor.

Bukan tanpa alasan, keraguan Magufuli tersebut disebabkan karena alat tersebut menunjukkan hasil positif pada sampel yang diambil dari pepaya. Selain pepaya, ia juga mengetes pada kambing dan domba.

Sampel-sampel tersebut kemudian diuji di laboratorium Tanzania dan hasilnya positif. Dari itu, Magufuli menduga bahwa orang yang dinyatakan positif ada kemungkinan tidak terinfeksi virus.

"Ada sesuatu yang terjadi. Saya katakan sebelumnya kita seharusnya tidak menerima setiap bantuan yang dimaksudkan untuk kebaikan bagi bangsa ini," ujar Magufuli seperti yang dikutip dari Al Jazeera (03/04).

4. Chicken Wings
Penemuan jejak virus corona juga pernah ditemukan pada chicken wings yang diimpor dari Brazil. Hasil tersebut ditemukan oleh Pusat Pengendalian Penyakit China.

Para ahli menguji dengan mengambil sampel dari permukaan sayap ayam beku. Penelitian itu dilakukan pada Juni lalu, di mana saat itu wabah virus corona ditemukan di pasar makanan laut Xinfadi di Beijing, China.

Kemudian para ahli pun lantas menguji semua produk makanan yang disimpan dekat chicken wings. Selain itu, mereka juga menguji orang yang mungkin melakukan kontak langsung. Namun hasilnya dinyatakan negatif.

5. Cumi-cumi
Chicken wings bukan satu-satunya produk makanan yang diuji oleh para ahli di China. Mereka juga pernah menguji dengan menggunakan sampel yang diambil dari cumi-cumi kemasan impor.

Setelah dilakukan test, para ahli menemukan adanya paparan virus corona pada cumi-cumi kemasan tersebut. Dilansir dari Reuters, cumi-cumi tersebut diimpor dari Rusia, oleh sebuah perusahaan di Hunchun.

Hal tersebut sempat membuat masyarakat panik. Karenanya Pihak Bea Cukai China saat itu menangguhkan impor dari perusahaan tersebut selama seminggu jika makanan beku dinyatakan positif corona.***

Detik

Share
Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    DHL study reveals youth in Indonesia are growing anxious about finding employment

    Beyond technical and vocational skills, respondents in Indonesia viewed interpersonal and language skills as equally important with a third of respondents choosing each of them res
  • 2 hari lalu

    Callsign invited to join the World Economic Forum's Global Innovators Community

    Callsign is currently participating in the World Economic Forum communities on Cybersecurity, Blockchain and Machine Learning and Artificial Intelligence.
  • 2 hari lalu

    Tech support scams remain a threat globally and in Asia Pacific despite drop in encounters: Microsoft survey

    The DCU works to combat tech support scams by (1) investigating tech support fraud networks and referring cases to law enforcement as appropriate,
  • 2 hari lalu

    Jurassic World RUN! Asia Pacific 2021: Start Running for the First-Ever Jurassic World Virtual Run in Asia Pacific

    All participants are required to adhere strictly to the laws and regulations of their country of residence to stay safe and well while participating in the Jurassic World RUN!
  • Komentar
    Copyright © 2021 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f