• Home
  • Inhu
  • Dua Orang Meninggal Akibat Banjir di Inhu
Selasa, 14 Maret 2017 11:08:00

Dua Orang Meninggal Akibat Banjir di Inhu

Petugas kepolisian dan TNI mengevakuasi korban banjir yang tewas dalam kanal.

INHU - Usman Nasution (55) dan anaknya Krisjanto Nasution (21), keluarga korban banjir di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, ditemukan meninggal dunia dalam kanal. Ayah dan anak ini meninggal saat berupaya mengevakuasi harta benda yang dimiliki saat banjir

Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak mengatakan, kedua korban meninggal karena sampan yang mereka tumpangi untuk mengevakuasi barang perlengakapan rumah tinggal terbalik. Kedua korban ditemukan meninggal Minggu (12/3/2017) oleh warga. "Kedua jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,"ucap Yarmen.

Dia menjelaskan, selama ini kedua korban tinggal di PT Seko Indah, Desa Petalongan, Kecamatan Pasir Penyu, Inhu. Saat banjir, mereka berniat mengevakuasi barang berharga yang dimiliki seperti, kuali, kompor piring ke tempat yang aman.

"Dari rumah mereka berangkat menggunakan sepeda motor, karena harus menyebarangi kanal, mereka menggunakan perahu. Ternyata di tengah perjalanan perahu mereka terbalik,” ujar Yarmen.

Keterangan pihak keluarga, bahwa keduanya yang merupakan buruh di PT Seko sudah berangkat sejak Sabtu 12 Maret 2017 siang. Namun tidak kembali, pihak keluarga melaporkan hilang Usman dan Krisjanto ke warga.

“Keduanya ditemukan dalam kanal, setelah warga melihat peralatan rumah tangga di permukaan kanal. Kemudian warga melakukan penyelaman dan berhasil menemukan keduanya," pungkas Yarmen.(sindonews)

Share
loading...
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Perusahaan Singapura Tanam Investasi di Kawasan Hutan Riau Secara Ilegal?

    PT PSJ yang sebelumnya merupakan perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri, pada pertengahan tahun 1996 menjadi perusahaan Penanaman Modal Asing dengan menyertakan saham Heeton Inves
  • satu bulan lalu

    Dampak Dari Kurangnya Kendali Dalam Pengelolaan Alam

    Jenis bencana yang demikian dikenal sebagai bencana anthropogene, yaitu bencana yang dipicu oleh ulah manusia. Apabila manusia tidak melakukan deforestasi serta memperhatikan aspek
  • satu bulan lalu

    Gubernur Riau Diminta Naikkan Gaji Guru Bantu Sesuai UMP

    Erwin yang sudah dua kali meraih penghargaan dari PGRI Riau berkomitmen akan terus mengkritisi pemerintah baik provinsi demi kesejahteraan guru.
  • 2 bulan lalu

    Tahun Baru 2020, Gubernur Syamsuar Larang Warga Riau Bunyikan Terompet dan Petasan

    Syamsuar juga meminta para orangtua tidak membiarkan anak-anak turun ke jalan dan tempat hiburan serta melakukan kegiatan yang bisa mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat.
  • Komentar
    Copyright © 2020 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1045294159295760, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0