google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Ayo Vaksin
  • Home
  • Inhu
  • Pembunuh Guru di Inhu Berhasil Diringkus Polisi
Minggu, 23 September 2018 20:36:00

Pembunuh Guru di Inhu Berhasil Diringkus Polisi

Merdeka.com
Pembunuh guru di Inhu.

INHU, Globalriau.com - Polisi menangkap pembunuh guru di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Saat proses penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga ditembak polisi.

"Tersangka inisial AG (36) ditangkap di Kota Subulussalam, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Ditembak karena melawan petugas, dan berusaha melarikan diri," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Hadi Purwanto, Selasa (18/9).



Hadi menjelaskan, AG sempat kabur usai membunuh. Namun setelah 11 hari pelariannya ke Aceh, dia ditangkap. Kasus pembunuhan yang dilakukan AG terjadi di Indragiri Hulu pada 5 September 2018 lalu.

Kasus yang sempat menyedot perhatian masyarakat itu, berawal ketika pelaku yang merupakan pemilik warung terlibat cekcok dengan korban berinisial T (40), seorang pria berprofesi guru.

"Perselisihan antara korban dan pelaku berawal ketika pelaku sakit hati karena korban kerap utang di warung minuman keras miliknya. Total utangnya sekitar Rp 500 ribu. Minum-minum kopi dan minuman keras," ucap Hadi.

Saat ditagih, korban menyampaikan kepada pelaku bahwa belum mampu membayar utang dengan berbagai alasan. Hingga akhirnya, keduanya terlibat perselisihan, adu mulut hingga baku hantam.

Pelaku menghabisi korban menggunakan golok saat adu fisik. Mengetahui adanya kasus pembunuhan itu, polisi melakukan serangkaian penyelidikan berhasil mengidentifikasi keberadaan tersangka yang kabur ke Aceh.

"Pelaku ditangkap saat berada di rumah mertuanya di Aceh kemarin, dan langsung kita bawa ke Pekanbaru," kata Hadi.

Dari hasil pemeriksaan, ternyata tersangka merupakan residivis kasus perampokan di wilayah hukum Jambi. Dalam kasus itu, dia divonis 6 tahun penjara sebelum akhirnya keluar tahun 2015.

"Tersangka AG dijerat dengan Pasal 338 atau 351 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," pungkas perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1995 itu.

Sumber: Merdeka.com

Share
Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Dugaan Ijazah Palsu, Kades di Indragiri Hulu Dicopot

    JS diberhentikan pada 10 Mei 2021 melalui SK pemberhentian yang diterbitkan penjabat Bupati Inhu Chairul Riski. JS disebut berstatus terperiksa karena menggunakan ijazah SMP diduga
  • 6 bulan lalu

    TLCI Chapter 2 Riau Gelar Bakti Sosial serta Penanaman Pohon

    Perjalanan yang harus ditempuh dalam waktu 7 jam dari Pekanbaru dan beratnya medan yang dilalui untuk mencapai desa tujuan yakni di Rantau Langsat Inhu, tak sedikitpun mengendorkan
  • 6 bulan lalu

    Perdana Di Riau, Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter 2 Riau Dikukuhkan

    Ketua terpilih, Hendry yang juga merupakan pengusaha muda energik di Rengat mengatakan bahwa yang saat ini telah tergabung sebanyak 12 member yang siap untuk membesarkan TLCI denga
  • tahun lalu

    Tim Pengabdian UNRI di Inhu Sosialisasikan PHBS dan Prilaku New Normal

    Demi menyelamatkan roda perekonomian di Indonesia, pemerintah mulai melonggarkan kebijakan mengenai mobilitas masyarakat dengan menerapkan pola hidup baru atau New Normal.
  • Komentar
    Copyright © 2021 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f