• Home
  • Maritim
  • PT Sari Dumai Sejati Picu Laju Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan
Selasa, 18 Juni 2019 22:10:00

PT Sari Dumai Sejati Picu Laju Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

DUMAI, globalriau.com - Sebagai salah satu produsen minyak kelapa sawit terbesar di Asia, anak perusahaan PT APICAL Group Ltd yang merupakan salah satu eksportir kelapa sawit terbesar di Indonesia. Kehadiran PT Sari Dumai Sejati di Kota Dumai berhasil memicu laju pembangunan, infratruktur serta ekonomi masyarakat disekitar.

Anak perusahaan yang memiliki dan mengontrol spektrum yang luas dalam rantai bisnis produksi kelapa sawit mulai dari sourcing, refinery hingga distribusi ini juga menyerap hingga ribuan tenaga kerja lokal.

Flash back 20 tahun belakangan, Kecamatan Sungai Sembilan hanyalah sebuah wilayah di Kota Dumai yang sangat jauh tertinggal. Selain tidak memiliki infrastruktur yang memadai seperti jalan dan jembatan. Penduduk disekitarnya juga harus berjuang menjajaki jarak tempuh yang jauh serta berliku untuk memenuhi keberlangsungan hidup seperti mengeluarkan hasil tani.

Namun bak cahaya ditengah kegelapan. PT APICAL Group Ltd membangun refineri di Dumai dengan membangun anak perusahaan yakni PT Sari Dumai Sejati. Kehadiran salah satu perusahaan terbesar di Indonesia tersebut sontak memicu pertumbuhan infrastruktur dengan instan.

Dimulai dengan jalan yang sebelumnya tanah licin dan berliku menjadi mulus diaspal. Berawal dari pembangunan akses jalan tersebut sontak memicu pertumbuhan ekonomi, kurang dari lima tahun pembangunan di Kelurahan Sungai Sembilan kian padat.

FOTO: Kawasan industri PT Sari Dumai Sejati.

Tidak hanya itu, harga bahan pokok bahkan property turut meroket. Tidak sedikit warga sekitar mendadak menjadi kaya dan sukses dengan naiknya harga jual beli tanah dan pembangunan.

Ngadirin, salah seorang warga Jalan Perintis kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Selatan yang dulunya masih masuk kawasan Kecamatan Sungai Sembilan menuturkan kepada awak media saat ditemui disela kegiatannya bertani, bahwa dirinya dan keluraga sangat merasakan manfaat hadirnya industri di kawasan Kecamatan Sungai Sembilan.

"Untuk menuju ke Kecamatan Sungai Sembilan satu-satunya akses jalan harus melalui Kelurahan Purnama, oleh karena itu kami disini sangat merasakan pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat. Dulu sekitar tahun 1995 rumah saya disini dikelilingi kebun rambutan dan durian. Tapi begitu masuk pabrik di Sungai Sembilan lihat saja sekitar sudah tidak nampak kebun, semua sudah bangunan rumah megah dan mewah." ujarnya.

Ngadirin yang dulu berprofesi sebagai pengangkut ikan dari pelabuhan TPI ke pasar di Kota Dumai merasakan manfaat infrastruktur yang berubah drastis.

"Saya setiap subuh harus ke pelabuhan ambil ikan dan dibawa pakai becak ke pasar di kota. Setiap hari gelap-gelap saya dan anak-anak lewat jalan tanah berlubang, apalagi kalau hujan," terangnya.

Manfaat yang dirasakan Ngadirin tidak sebatan fasilitan umum seperti infrastruktur jalan yang mulus dan pembangunan sekitar kediamannya yang pesat. Namun, dia juga berhasil meraup keuntungan dengan jual beli tanah miliknya."Dulu tanah dibelakang rumah ini saya beli Rp5 juta rupiah, setelah pembangunan pesat, masuk pabrik ke Sungai sembilan dan jalan diaspal. sekarang untuk ukuran satu jemba tidak kurang dari Rp 50 juta rupiah." jelasnya.

Ngadirin salah satu dari ratusan ribu jiwa yang merasakan manfaat kehadiran industri di Kecamatan Sungai Sembilan. Dari pengalamannya merinstis dengan berkebun hingga akhirnya berhasil meraup keuntungan berkali-kali lipat dari jual beli property merupakan dampak positif industri terhaap masyarakat.

PT Sari Dumai Sejati salah satu perusahaan industri yang cukup banyak ikut andil dalam pembangunan infrastruktur di kawasan sekitar refeneri.

Untuk diketahui, pemerintah dalam mendatangkan investasi wajib memiliki tanggung jawab dan fasilitas mendukung. Untuk kebutuhan industri pemerintah harus mempersiapkan infrastruktur jalan dan jembatan serta ketersediaan air dan listrik.

Itulah yang memicu pemerintah memprioritaskan infrastruktur dikawasan dimana investasi hadir, seperti Kawasan Industri Dumai-Pelintung dan kawasan industri Lubug Gaung.

MANFAAT BERKESINAMBUNGAN

Sebagai investor yang memiliki tanggungjawab sosial terhadap masyarakat sekitar PT Sari Dumai Sejati diwajibkan berkomitmen untuk menyalurkan manfaat bagi masyarakat sekitar secara terus menerus. Baik dalam bidang pendidikan, lingkungan serta ekonomi dan infastruktur.

Manfaat itulah yang terus dialirkan serta langsung dinikmati oleh masyarakat sekitar kawasan operasional khususnya dan warga Dumai pada umumnya.



Humas PT Sari Dumai Sejati, Kamero Bangun kepada media menjelaskan bahwa Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang diberikan kepada masyarakat setiap tahun menjadi agenda penting dan wajib untuk dilaksanakan.

"Tanggungjawab kami setiap tahun akan terus kami salurkan sesuai amanat undang-udang. kami juga berharap hadirnya kami di kecamata Sungai Sembilan serta di Kota Dumai ini mampu membantu pemerintah dalam memicu perekonomian warga. Bahkan kami memfasilitasi keterampilan warga sekitar untuk dapat menjadi enterpreneur dengan dilakukannya berbagai pelatihan." sebutnya.

Dalam dunia pendidikan, PT Sari Dumai Sejati juga tidak lepas kepedulian terhadap mutu pendidikan kawasan sekitar. Fasilitas dan kebutuhan sekolah tingkat Dasar, Menengah dan Sekolah Tingkat Atas terus menjadi perhatian khusus bagi perusahaan.

Selain memberikan manfaat dalam meningkatkan perekonomian, infastruktur serta pendidikan. Lingkungan juga perhatian yang tidak pernah diabaikan oleh PT SDS. pelestarian lingkungan kawasan pesisir laut Dumai hingga budaya gotong royong untuk menjaga budaya kearifan lokal terhadap kebersihan lingkungan dipemukiman masyarakat.

"Kita tidak bisa berbicara jumlah dalam bentuk angka, tetapi manfaat yang kami terus salurkan dan akan terus kami perhatikan untuk masyarakat serta lingkungan dan pendidikan sekitar." sebutnya.

SISI NEGATIF INDUSTRIALSASI

Seiring dengan perkembangan industri di Indonesia, tentunya dampak terhadap perekonomian dan lingkungan pun sangat berpengaruh. Sehingga tidak bisa dipungkiri kehadiran industri di lingkungan kita membawa dampak bagi kita semua baik dampak positif maupun dampak negatif.

Seperti yang kita lihat di kawasan-kawasan industri yang ada di Kota Dumai, sangat jelas pengaruh industri terhadap perekonomian dan lingkungannya. Dilain pihak memang dapat meningkatkan produktifitas karena banyak menyerap tenaga kerja namun hal itu selalu diikuti dengan adanya pencemaran lingkungan atau polusi di wilayah tersebut.



Pencemaran Lingkungan, Dalam Proses produksi disuatu pabrik dapat mencemari lingkungan bila dilakukan dengan kurang bijaksana. Banyak sekali limbah yang dihasilkan dari pabrik-pabri industri yang mencemari air, tanah, dan udara. Selain itu dalam proses produksinya memerlukan bahan baku yang berasal dari alam yang apabila tidak menggunakannya dengan bijak akan menimbulkan kerusakan lingkungan

Berkurangnya lahan pertanian, dengan pertumbuhan industri yang begitu pesat akan membutuhkan tempat yang semakin luas untuk bangunan pabrinya. Itu akan menyita lahan pertanian sehingga berkurangnya lahan produktif pertanian.

Peran aktif pemerintah dalam menghadirkan investasi diharapkan mampu secara bijaksana menyikapi persoalan yang akan timbul dari pesatnya pertumbuhan industri.

Diutarakan Rizal Husein,SE pengamat ekonomi, bahwa perusahaan dan pemerintah harus memahami dan menyadari tanggungjawab masing-masing terhadap masyarakat.

"Tujuan investasi untuk meningkatkan perekonomian dan pembangunan. Namun, jika kehadiran investasi justru buruk bagi lingkungan dan masyarakat untuk apa?. Oleh sebab itu peran kedua pihak antara investor dan pemerintah harus sama-sama bisa mengontrol dan menjaga hal ini." paparnya.

Dilanjutkan Rizal, pemerintah dan investor jangan hanya memikirkan keuntungan. Sementara kerusakan lingkungan tidak diperhatikan, justru hal ini akan menjadi bom waktu yang sangat-sangat parah.

"Kita perlu sampaikan bahwa hadirnya investasi harus memberikan manfaat secara menyeluruh. Tidak semata hanya bayar hutang alias melepas tanggung jawab dengan CSR, namun mereka hendaknya mampu menjaga hal-hal negatif yang muncul secara berkesinambungan agar kelak anak-cucu masih bisa menikmati lingkungan yang baik dengan pertumbuhan ekonomi yang baik pula," sebutnya.
***

Penulis/Editor: Megi Alfajrin

Share
loading...
Berita Terkait
  • kemarin

    Buangan PT EDI yang Mengalir ke Laut Dumai

    Namun disisi lain, busa berwarna kecolatan tersebut memang mengalir dari perusahaannya. Dikatakannya, itu merupkan busa dari kegiatan awak sopir dan pekerja yang membersihkan badan
  • 2 hari lalu

    Eko-Syarifah Disebut-sebut Duet Terkuat Pilkada Dumai

    Dari sejumlah nama bakal calon walikota dan calon wakil-walikota dua nama yakni Syarifah dan Eko Suharjo disebut-sebut pasangan terkuat jika keduanya berkoalisi.
  • 4 hari lalu

    Pejabat Pemerintah Dumai Dipusaran Korupsi

    Mulai dari ruangan dan rumah dinas walikota hingga ke sejumlah kantor perangkat daerah yang disinyalir turut terlibat dalam aksi dugaan korupsi yang kini tengah ditangani oleh lemb
  • 4 hari lalu

    Kasus Amoral Hilang Kabar, Bos PT KLK Bungkam

    Alhasil, konfirmasi menyangkut dugaan pengkondisian ke berbagai pihak untuk meredam dan menyelesaikan kasus ini pun tanpa mendapat jawaban dari Nagen.
  • Komentar
    Copyright © 2019 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1045294159295760, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0