google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0
COVID-19
  • Home
  • Media Outreach
  • Empat di antara sepuluh eksekutif Asia mengatakan bahwa keterbukaan sebagai LGBT akan menghalangi karier seseorang, menurut penelitian terbaru dari EIU
Jumat, 08 Januari 2021 14:52:00

Empat di antara sepuluh eksekutif Asia mengatakan bahwa keterbukaan sebagai LGBT akan menghalangi karier seseorang, menurut penelitian terbaru dari EIU

  • Hampir setengah dari responden mengatakan bahwa menetapkan lebih banyak kebijakan dan praktik tempat kerja yang ramah bagi LGBT menghadirkan peluang bisnis
  • Tiga di antara lima responden percaya bahwa dunia bisnis memiliki keharusan yang mendasar untuk mendorong perubahan di seputar keragaman dan inklusi LGBT
  • Para eksekutif di China, India, mungkin menilai kemajuan yang dialami baru-baru ini untuk inklusi LGBT di perusahaan mereka termasuk tinggi

 

HONG KONG SAR - Media OutReach - 7 Januari 2021 - Asia adalah tempat persaingan global yang baru untuk menegakkan hak-hak lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Studi terbaru kami, Pride and Prejudice: The next chapter of progress atau Bab perkembangan berikutnya, yang disponsori oleh Manulife, Barclays dan Nomura, menampung berbagai pendapat dari 359 karyawan penuh waktu di perusahaan-perusahaan di tujuh negara -- China, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Singapura, dan Taiwan -- melalui suatu survei. Studi ini mengungkapkan kemajuan untuk inklusi LGBT dalam komunitas bisnis Asia, meskipun mentalitas "pemikiran kelompok" yang konservatif tetap berpengaruh secara luas.

Sementara perusahaan-perusahaan di Barat telah memainkan peran utama dalam memajukan hak LGBT selama beberapa tahun terakhir, namun perusahaan-perusahaan di Asia berdiri di persimpangan jalan. Meskipun lebih dari 60% responden India percaya bahwa ada kemajuan yang substansial atau sangat besar dalam hal keberagaman dan inklusi bagi kaum LGBT di perusahaan mereka, namun setengah dari responden Indonesia, Hong Kong, dan Jepang percaya bahwa tidak ada atau hanya sedikit kemajuan yang telah dicapai. Kontradiksi ini membutuhkan sorotan yang lebih terang tentang bagaimana perusahaan-perusahaan Asia dapat mendorong penerimaan LGBT, mengingat kekhawatiran seputar pengungkapan orientasi seksual / identitas gender seseorang di tempat kerja.

Dua kekuatan dominan di Asia, yaitu India dan China, telah menempatkan posisi mereka sebagai pemimpin regional dalam hal penerimaan LGBT dalam banyak pertanyaan yang tercantum di penelitian kami. Seiring dengan pertumbuhan pengaruh geopolitik mereka, pandangan perusahaan mereka menjadi lebih selaras dengan karyawan mereka, kelompok muda dan dinamis yang mempromosikan hak-hak LGBT lebih menjadi prioritas jika dibandingkan dengan senior mereka. Ketika China dan India bergerak maju untuk merangkul keberagaman dan inklusi LGBT, mereka membentuk tren yang akan diikuti oleh seluruh Asia.

Laporan lengkap tersebut dapat diunduh di sini.

Tentang Pride and Prejudice

Pride and Prejudice merupakan inisiatif dari The Economist Group selama bertahun-tahun, yang berfokus pada kemajuan komunitas LGBT, baik di tempat kerja maupun di masyarakat yang lebih luas. Inisiatif ini terdiri dari berbagai acara, pelaporan orisinal, kampanye penjangkauan, dan penelitian. Manulife bertindak sebagai sponsor emas, sedangkan Barclays dan Nomura adalah sponsor perak untuk penelitian tahun ini.

Share
Berita Terkait
  • kemarin

    Donnie Yen appointed as International Image Ambassador of Hong Kong Fire Services Department

    In the ceremonial proceedings, Mr Yen said he was honoured to serve as the International Image Ambassador of the HKFSD. He shared some anecdotes from the filming of the Fire Servic
  • kemarin

    Bears in the air: DHL flies two Himalayan brown bears to their new homes

    The freight forwarding specialist of Deutsche Post DHL Group managed the logistics of flying the animals, while veterinary specialists from FOUR PAWS, who accompanied them on the s
  • kemarin

    South Korean Startup bitsensing Introduces the Smallest Radar for a Health Monitoring System at CES 2021

    The advanced mini-H sensor attaches to the wall and can detect, in real-time, presence, movement, breathing or lack there-of, and falls by measuring breathing patterns and pulsatin
  • kemarin

    CUHK Business School Research Finds People Adapt and Grow More Conscientious When Promoted to Supervisory Roles at Work

    They tested their ideas in two studies using publicly available U.S. and Australian databases, which compared the personality development of individuals at different stages over le
  • Komentar
    Copyright © 2021 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...