• Home
  • Nasional
  • Muhammadiyah: Ma'ruf Amin Harus Pisahkan Proses Politik dan Keagamaan
Senin, 13 Agustus 2018 18:09:00

Muhammadiyah: Ma'ruf Amin Harus Pisahkan Proses Politik dan Keagamaan

Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho
Jokowi-Maruf Amin tes kesehatan.
JAKARTA, Globalriau.com - Joko Widodo menggandeng Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres. Melihat hal ini, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan sebagai pimpinan tertinggi ormas Islam, harus bisa memisahkan antara proses politik dan keagamaan.
 
"Jadi harus dipisahkan proses politik dan proses keagamaan," ujarnya di Menara Kompas, Pal Merah, Jakarta Pusat, Senin (13/8).
 
 
Namun, dia enggan ikut campur apakah Ma'ruf harus mundur atau tidak sebagai pimpinan MUI. Dia menyerahkan proses tersebut ke pengurus MUI.
 
"Cuma kan wilayah MUI biar jadi nanti urusan pengurus MUI yang menyangkut wilayah politiknya. Ya biarlah jadi proses politik yang terjadi," kata dia.
 
Sebelumnya, Ma'ruf didesak harus meninggalkan jabatannya sebagai Ketua Umum MUI. Sebagai cawapres Jokowi, Ma'ruf masih menempati posisi pimpinan tertinggi organisasi Islam di Indonesia itu.
 
Ma'ruf menegaskan ada mekanisme khusus yang akan menentukan posisinya di MUI. Dia menyebut, mekanisme itu bersifat internal.
 
"Nanti akan ada mekanisme penyelesaian, akan ada nanti," ujar Ma'ruf di RSPAD Gatot Subroto, Minggu (12/8) malam.
 
Sumber: Merdeka.com
Share
Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Memasuki Masa Kampanye Pemilu 2019, Perhatikan Larangan Berikut

    GLOBALRIAU.COM - KPU telah menetapkan dua calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-S

  • 2 hari lalu

    Kubu Prabowo dan Jokowi Sama-sama Janji Ungkap Kasus Novel

    GLOBALRIAU.COM - Koalisi Prabowo-Sandiaga janji akan selesaikan kasus penyiraman air keras pada Novel Baswedan dalam tiga bulan

  • 6 hari lalu

    Timses Jokowi-Ma'ruf di 34 Provinsi Sudah Terbentuk

    JAKARTA, Globalriau.com - Koalisi Indonesia Kerja (KIK) telah merampungkan Tim Kampanye Daerah di 34 Provinsi. Surat keputusan

  • 6 hari lalu

    Ketum Hanura Dicoret KPU dari Daftar Calon DPR RI

    JAKARTA, Globalriau.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencoret dua nama dari daftar calon tetap (DCT) calon anggota DPD RI.

  • Komentar
    Copyright © 2018 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.