Senin, 09 April 2018 23:32:00

PAN Tanggapi Penahanan Zumi Zola oleh KPK

merdeka.com/dwi narwoko
Zumi Zola ditahan KPK.
JAKARTA, Globalriau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) malam ini resmi menahan Gubernur Jambi Zumi Zola atas dugaan gratifikasi dana ketok palu sejumlah proyek APBD Provinsi Jambi.
 
Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menyatakan prihatin dengan kasus yang menimpa Zumi Zola. Mengingat, kata Eddy, yang bersangkutan adalah kader muda yang berprestasi dan sekarang menjabat sebagai Ketua DPW PAN Jambi.
 
 
Eddy menegaskan PAN tetap berpegang pada azas praduga tak bersalah dan yakin bahwa kebenaran akan terungkap dalam proses hukum yang sedang berjalan.
 
"Zumi Zola adalah kader taat hukum dan selama ini tidak pernah mangkir atau mencari alasan ketika mendapat panggilan KPK. Bahkan hari ini meski mendapat firasat akan ditahan, Zumi Zola tetap datang memenuhi panggilan KPK," tambah Eddy dalam rilis yang diterima merdeka.com, Senin (9/4).
 
PAN, kata eddy, sebagai partai reformasi selalu mendukung upaya pemberantasan korupsi. Ia mengimbau Kader PAN untuk menjaga marwah partai dan menghindari perilaku korupsi.
 
"Jangankan berbuat, berpikir ke arah sanapun tidak boleh," pungkasnya.
 
Sumber: Merdeka.com
Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Zumi Zola Resmi Kenakan Rompi Orange Tahanan KPK

    JAKARTA, Globalriau.com - Tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi sejumlah proyek di Provinsi Jambi, Zumi Zola rampung
  • 2 minggu lalu

    70 Kasus Korupsi Dibahas KPK dan Polda Kepulauan Riau

    JAKARTA, Globalriau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi melalui unit Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Penindakan, Rabu (4/4/2018), melakukan koo

  • 3 minggu lalu

    38 Anggota DPRD Sumut Resmi Ditetapkan Tersangka oleh KPK

    JAKARTA, Globalriau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga 38 orang anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 d
  • 3 minggu lalu

    38 Anggota DPRD Sumut Diduga Terima Suap Rp300-350 Juta

    JAKATA, Globalriau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga 38 orang anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 da
  • Komentar
    Copyright © 2018 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.