IKLAN
  • Home
  • Nasional
  • Seorang Ayah "Nikmati" Anak Kandungnya dari SD hingga SMA
Sabtu, 14 Oktober 2017 14:25:00

Seorang Ayah "Nikmati" Anak Kandungnya dari SD hingga SMA

Kompas.com
Seorang lelaki berinisial MH (menggunakan penutup kepala), warga Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, tega mencabuli dua anak kandungnya yang masih di bawah umur. Bahkan seorang anaknya berinisial R (16), dicabuli sejak masih kelas 4 SD hingga saat ini, kelas

SULTENG, Globalriau.com - Entah apa yang ada dalam benak seorang lelaki berinisial MH (40), warga Kota Baubau, Sulawesi Tenggara ini. Ia tega mencabuli dua anak kandungnya yang masih di bawah umur.

Bahkan seorang anaknya berinisial R (16), dicabuli sejak masih kelas 4 SD hingga saat ini, kelas 3 SMA.

“Awalnya Senin (9/10/2017), sekitar pukul 20.30 Wita, ibu korban, SA (40), datang ke SPK Polres Baubau melaporkan kejadian pencabulan terhadap anaknya yang dilakukan bapak kandungnya sendiri,” kata AKP Diki Kurniawan, Kasat Reskrim Polres Kota Baubau, Rabu (11/10/2017).

Begitu mendapat laporan, Satuan Reskrim Polres Baubau kemudian mencari pelaku MH dan berhasil membekuk MH seusai pulang dari memanah ikan di laut.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban (anak pertama) menyuruh ibunya, SA, untuk melaporkan ayah kandungnya ke polisi. Hal itu dilakukan seusai mendengar penuturan adiknya yang masih berusia 10 tahun telah dicabuli ayah kandungnya.

“Kakaknya yang saat ini sudah usia 16 tahun mengaku dicabuli bapaknya semenjak kelas empat SD sampai sekarang sudah kelas tiga SMA. Dari penuruan adiknya juga ternyata diperlakukan sama seperti dia,” ujarnya.

Pelaku MH terakhir melakukan aksi bejatnya terhadap anaknya R pada Minggu (8/10/2017) di rumahnya sendiri.  Mendengar penuturan anaknya, SA kemudian melaporkan suaminya, MH ke Polres Kota Baubau.

“Kalau dengan kakaknya, pelaku melakukan berulang-ulang kali, dan kalau adiknya baru dilakukan sekali. Motifnya sampai saat ini pelaku mengaku khilaf,” ucap Diki.

Kini pelaku MH di tahan di ruang tahanan Polres Kota Baubau. Ia dikenakan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.***

Sumber: Ragional.kompas.com

Share
Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    DPR : Angka Elektrifikasi Harus Sesuai Dengan Realitas

    YOGYAKARTA, Globalriau.com - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) meminta jajaran PT. Perusahaan Listrik Negara

  • 2 minggu lalu

    Aklamasi, Ahmad Maritulius Nahkodai Dekopin Kota Dumai Periode 2017-2022

    DUMAI, Globalriau.com - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Kota Dumai resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada S
  • 2 bulan lalu

    Reuni Akbar SMA N 2 Bangko Digelar, Seluruh Angkatan Diminta Hadir

    BAGANSIAPIAPI, Globalriau.com - Reuni akbar SMA N 2 Bangko, Bagansiapiapi, Rokan Hilir dengan tema "Reuni Akbar Kita Jalin

  • 2 bulan lalu

    Dumai Goes to Smart City Sampai Dimana ?

    PEMERINTAH Kota Dumai tengah mempersiapkan perubahan besar yaitu menggunakan konsep Smart city. Dalihnya, Pemerintah ingin memberikan pelayanan

  • Komentar
    Copyright © 2017 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.