• Home
  • Pekanbaru
  • 49 Titik Panas Terdeteksi di Riau Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan
Sabtu, 10 Agustus 2019 18:55:00

49 Titik Panas Terdeteksi di Riau Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemadaman Kebakaran Hutan di Rokan Hilir.

PEKANBARU, globalriau.com - Kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap masih terus terjadi di Riau. Sebanyak 49 hotspot atau titik panas terdeteksi di sejumlah kabupaten. Dari jumlah tersebut, terdeteksi 39 titik api yang disebabkan dari kebakaran hutan dan lahan.



Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Marzuki, menyebutkan titik panas tersebut tersebar di tujuh kabupaten.

"Titik panas itu paling banyak di Indragiri Hulu yakni 17 titik, Indragiri Hilir 16 titik, Rokan Hilir lima titik, Siak lima titik, Bengkalis tiga titik, Pelalawan dua titik, Kampar satu titik," kata Marzuki, Jumat (9/8).

Sementara itu, 39 titik api muncul di antaranya jumlah tersebut. Sebab, BMKG mendeteksi karena titik itu memiliki level konfidence di atas 70 persen. Sehingga dapat dipastikan titik api itu akibat dari kebakaran hutan dan lahan.

"Untuk titik api, paling banyak di Indragiri Hulu 16 titik. Indragiri Hilir 14 titik, Siak empat titik, Pelalawan dua titik, Rokan Hilir satu titik, Bengkalis satu titik, serta di Kampar satu titik," imbuhnya.

Marzuki mengatakan, jumlah titik api bisa saja berkurang karena ada potensi hujan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir terjadi di beberapa daerah. Yaitu Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kota Dumai, Bengkalis, Siak, Kampar dan Kota Pekanbaru.

"Sementara itu, dini hari besok ada potensi hujan intensitas ringan bersifat tidak merata terjadi di sebagian wilayah Pelalawan dan Kepulauan Meranti," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau Edwar Sanger mengatakan, luas lahan yang terbakar sejak awal Januari 2019 hingga hari ini mencapai 4.740 hektare. Itu jumlah total dari masing-masing daerah.

"Rokan Hulu 2,25 ha. Rokan Hilir 981,95 ha. Dumai 307,75 ha, serta paling luas dan terparah di Bengkalis mencapai 1.524 ha. Kepulauan Meranti 252,7 ha, Siak 602,4 ha, Pekanbaru 93,71 ha, Kampar 129,28 ha. Pelalawan 201 ha, Indragiri Hulu 114 ha, Indragiri Hilir 525,85 ha, serta Kuansing 5,1 ha," kata Edwar.(mdk)

Share
loading...
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Gembong Narkoba dari Riau Lolos Hukuman Mati, Ini Aset Miliaran Rupiah Miliknya

    Dua tahun kemudian, petugas BNN Riau berhasil melacak kembali Syam saat menjemput sabu-sabu di sebuah pelabuhan tikus di Pekanbaru. Petugas yang mengintainya langsung menangkap Sya
  • 4 minggu lalu

    46 Kendaraan Dinas Pemprov Riau DIlelang

    Hal tersebut dikatakan langsung Pejabat Penatausahaan Barang Provinsi Riau melalui surat pengumuman lelang tertanggal 8 November 2019.
  • 2 bulan lalu

    Gubri Akui Peluang Investasi Besar di Dumai

    Ia menjelaskan, kehadiran tol Dumai Pekanbaru akan membuat banyak pengusaha menanamkan sahamnya di Dumai karena akses yang mudah apalagi ditambah pembangunan lapangan udara di kota
  • 3 bulan lalu

    Relawan Rumah Zakat Bantu Padamkan Karlahut di Dua Kabupaten

    Sejak hari selasa (17/09), Tim Relawan Rumah Zakat Action bersama Satgas Karhutla Pelalawan dari pagi hingga malam terus berjibaku memadamkan api di sejumlah desa.
  • Komentar
    Copyright © 2019 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1045294159295760, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0