• Home
  • Pekanbaru
  • Aksi di Depan Jokowi, Mahasiswa UIN SUSKA Riau Akhirnya Dibebaskan
Jumat, 11 Mei 2018 13:34:00

Aksi di Depan Jokowi, Mahasiswa UIN SUSKA Riau Akhirnya Dibebaskan

PEKANBARU, Globalriau.com - Mahasiswa kritis UIN SUSKA Riau bernama Candra Irawan. Jurusan matematika angkatan 2015 Fakultas sains dan teknologi. selain aktivis mahasiswa, candra Irawan juga aktif dikampusnya sebagai pengur komisariat KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa UIN Suska Riau). Di luar kampus, ia juga pengurus OKP di Organisasi GEMA MA (Generasi Muda Mathla'ul anwar) Provinsi Riau sebagai Wakil Ketua bidang Politik dan Kebijakan Publik.

Kronologis kejadian berawal Rabu sore (09 Mei 2018) pukul 17.00 WIB saat Candra bersama 3 orang rekannya bernama Randi Andiyana (Presiden Mahasiswa Universitas Riau 2018-2019), M. Hafizonah (Mensospol BEM UNRI), Dedi Prianto (Wapresma terpilih UNRI) ditangkap dan diamankan oleh Paspampres.

Randi dan Hafiz sudah berada di masjid An-Nur Pekanbaru sejak pukul 11.00 WIB pada Rabu siang (09 Mei). Lalu komunikasi Candra dengan Dedi terhadap 2 rekannya yang sudah di lokasi tetap berjalan. Setelah itu Candra dan Dedi tepat pukul 15.30 menyusul mereka ke masjid An-Nur. Pukul 16.00 WIB Candra dan Dedi tiba di masjid.



Setelah itu Candra dan Dedi mengambil posisi di samping Paspampres guna mengawal Randi dan Hafiz yang sampai duluan. Saat sambutan Pak Jokowi berlangsung, maka 2 rekannya Randi dan Hafiz berdiri dan mengatakan " Hidup mahasiswa!" dengan mengenakan baju kaos yang awalnya di tutupi baju koko. Baju kaos tersebut bertuliskan "Hidup di Riau, Tak semanis janji Jokowi".

Menurut mereka sudah 4 kali Jokowi hadir di Riau, namun 3 kali gagal untuk bertemu langsung. Dengan cara baik baik dan sopan maka timbul lah inisiatif saat kedatangan Jokowi yang ke-4 ini dengan cara menyelinap dan melakukan aksi spontan.

Karena itu Paspampres segera menekuk leher Randi dan Hapiz dengan cara yang kasar. Candra Irawan dan Dedi langsung menemui rekannya. Candra langsung berkata "Tolong bapak jangan kasar pada teman saya karena ini hanya aspirasi mahasiswa dan masyarakat!"

Maka selanjutnya Paspampres pun bermunculan menekuk Candra dan Dedi. Jadi ada 4 orang mahasiswa yang ditangkap. Setelah itu mereka di periksa dan dimarahi oleh Paspampres karena menurut mereka "Kenapa berani seperti itu pada presiden?"

Sementara Candra menjawab "Presiden itu wakil rakyat, jadi kalau rakyat ngomong tolong di dengarkan!" Setelah itu mereka langsung di amankan dan ditahan secara terpisah dari rekan-rekannya.

Candra dan Dedi di tahan di Kapolda Riau. Sementara Hafiz dan Randi ditahan di Polresta Pekanbaru. Maka setelah itu di mulai pukul 17.20 WIB Candra Irawan resmi ditahan dan dimintai keterangan hingga pukul 01.20 WIB pada hari kamis dinihari (10 Mei).

Menurut Candra Irawan "Ini adalah cara terbaik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi karena semua cara sudah di tempuh. Cara inilah yang berhasil untuk diterima dan di perhatikan oleh Presiden. Semua itu murni karena suara rakyat. Hidup mahasiswa!" Akhirnya Candra dibebaskan Kamis dinihari (10 Mei 2018) tepat pukul 01.20 WIB atas bantuan  pengacara yang juga rekan-rekannya.(red/rls)

Share
Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    FWD Life Dukung Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di PORNAS VIII Special Olympics Indonesia Riau 2018

    PEKANBARU, Globalriau.com - PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, memperkuat k

  • 2 minggu lalu

    Pembobol Rumah Ditembak Polisi Riau saat Melawan Hendak Ditangkap

    PEKANBARU, Globalriau.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau mengungkap kasus sejumlah pencurian rumah di Kota Pekan

  • 2 minggu lalu

    Wanita Muda Asal Pekanbaru ini Kepergok Letakkan Bayi Perempuannya di Rumah Warga

    PEKANBARU, Globalriau.com - Wanita muda inisial SD tepergok meletakkan bayi mungil berjenis kelamin perempuan di depan rumah wa

  • 2 minggu lalu

    Sial, Motor Dua Pelaku Jambret di Riau ini Kehabisan Bensin Saat Beraksi

    PEKANBARU, Globalriau.com - Dua pelaku jambret Iwan dan Roma ditangkap korbannya dan warga usai melakukan aksinya di LImapuluh,

  • Komentar
    Copyright © 2018 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.