• Home
  • Pekanbaru
  • Kabut Asap Makin mengkhawatirkan, BPBD Kerahkan 4 Helikopter
Selasa, 06 Agustus 2019 19:19:00

Kabut Asap Makin mengkhawatirkan, BPBD Kerahkan 4 Helikopter

PEKANBARU, globalriau.com - Badan Penanggulangan bencana Daerah Provinsi Riau mengerahkan 4 helikopter untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di dua kabupaten. Sebab, kabut asap sudah sangat pekat di Pekanbaru dan telah dinyatakan siaga darurat kabut asap.



"Hari ini, ada 4 helikopter melakukan pemadaman melalui udara. Dua helikopter membantu pemadaman di Pelalawan, dua heli lainnya di Siak yang berdekatan dengan Pekanbaru," ujar Kepala BPBD Riau Edwar Sanger melansir dari merdeka.com, Selasa (6/8).

Edwar menyebutkan, sebenarnya ada 8 helikopter dari BNPB yang disiapkan untuk memadamkan kebakaran lahan di Riau. Namun untuk hari ini, pihaknya hanya mengerahkan dua unit untuk melakukan water bombing atau bom air.

"Dari darat juga dilakukan pemadaman oleh TNI Polri, BPBD, masyarakat serta dibantu personel dan peralatan dari perusahaan PT RAPP," kata Edwar.

Helikopter BNPB yaitu tipe Kamov KA-32, sedang dalam perbaikan. Sebelumnya sudah melakukan water bombing sebanyak 4.799 kali sejak awal Januari 2019. Heli tipe Kamov 74 kali di Pelalawan. Tipe Mi8-MTV standby dan menunggu instruksi BNPB, telah melakukan water bombing 1.980 kali.

Heli tipe Mi8-MTV total 869 kali. Heli tipe Sikorsky S61 dengan water bombing sebanyak 3.019 kali, dan sedang dalam perbaikan, sudah 100 jam terbang.

Kemudian heli tipe Mi 171 telah 107 kali bom air di Pelalawan dan Bengkalis. Namun sejak awal Januari telah melakukan 2.871 water bombing. Heli tipe Mi 8MVT, telah 1.628 kali water bombing.

Heli tipe Bell 214 telah water bombing sebanyak 1.223 kali. Selanjutnya heli tipe Bell 430, disiapkan untuk melakukan pemadaman atau stanby.

Edwar menyebutkan, luas lahan yang terbakar sejak awal Januari hingga saat ini mencapai 4.582,62 hektare. Itu dikarenakan bertambahnya kejadian kebakaran lahan di beberapa daerah.

Seperti kebakaran lahan di jalan Mulia Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai seluas sekitar 1 ha. Kebakaran lahan di Jalan Air Hitam Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru seluas 2 ha. Juga di jalan Harapan Raya, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, meluas 1 ha.

Kebakaran lahan juga meluas di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo Jalur VIII, Desa Bagan Linau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan seluas 20 ha. Ada juga di Kelurahan Kerinci Timur, Kabupaten Pelalawan seluas 10 ha.

Kebakaran lahan di Dusun Desa Sei Gajah, Kecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir, yang meluas hingga 10 Ha. Kebakaran lahan di Jalan Sri Indra, Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru seluas 1 ha.

Kebakaran lahan di Desa Gemalasari, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti seluas 10 ha. Juga di Desa Kampung Balak, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kepulauan Meranti seluas 10 ha. Di Desa Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar seluas 0,02 ha.

Kebakaran juga terjadi di Desa Pasiran, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis yang meluas 3 ha. Di Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Bengkalis seluas 0,5 ha. Di Desa Buatan Besar, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak seluas 5 ha. Di Desa Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Siak seluas 1,5 ha. Di Desa Tualang, Kecamatan Tualang, Siak seluas 0,5 ha.

Untuk rekapitulasi luas lahan terbakar di se Provinsi Riau sejak awal Januari 2019, yaitu di Rokan Hulu seluas 2,25 ha, Rokan Hilir, 966,95 ha, Dumai 304,75 ha, Bengkalis 1.480 ha.

Kepulauan Meranti seluas 252,7 ha, Siak 579,25 ha, Pekanbaru 87,71 ha. Kampar 110.23 ha, Pelalawan 195 ha, Indragiri Hulu 104 ha, Indragiri Hilir 494,6 ha, serta Kuantan Singingi 5 ha.(red/MG)

Share
loading...
Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    49 Titik Panas Terdeteksi di Riau Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan

    Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Marzuki, menyebutkan titik panas tersebut tersebar di tujuh kabupaten.
  • satu minggu lalu

    PT SSS jadi Tersangka Kebakaran Hutan Riau

    Perusahaan yang bergerak di bidang kelapa sawit tersebut dinilai lali dan mengakibatkan lahannya sendiri terbakar hingga 150 hektare. Lahan yang terletak di Kabupaten Pelalawan pro
  • 3 minggu lalu

    Gubri: Karlahut di Riau Belum Mengkhawatirkan

    Meski demikian Gubernur Riau Syamsuar menilai dampak kebakaran lahan di sana belum mengkhawatirkan, kabut asap belum merata menyebar di Riau.
  • Komentar
    Copyright © 2019 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...