google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Ayo Vaksin
  • Home
  • Pekanbaru
  • Kerugian Negara Diganti, Kejati Riau SP3 Dugaan Korupsi Disdik Riau
Rabu, 14 Juli 2021 18:39:00

Kerugian Negara Diganti, Kejati Riau SP3 Dugaan Korupsi Disdik Riau

Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau.

PEKANBARU, globalriau.com - Kabar yang beredar tentang dihentikannya pengusutan dugaan korupsi di Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau benar adanya. Ini setelah dua orang yang ditetapkan tersangka membayar ganti kerugian negara sebesar Rp2,5 miliar sebelum perkara dilimpahkan ke penuntutan.



Perkara yang diterbitkan Surat Penetapan Penghentian Penyidikan (SP3) oleh Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau ini adalah dugaan korupsi pengadaan media pembelajaran atau perangkat keras informasi teknologi dan multimedia untuk jenjang SMA di Disdik Riau.

Dalam perkara ini, dua orang sudah ditetapkan tersangka. Yakni Hafes Timtim selaku mantan Kabid SMA Disdik Riau dan merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Lalu Direktur PT Airmas Jaya Mesin (Ayoklik.com) Cabang Riau, Rahmad Dhanil.

Mereka dinilai bertanggung jawab atas dugaan korupsi pada proyek senilai Rp23,5 miliar ini. Penetapan tersangka tersebut diumumkan Kajati Riau saat dijabat Mia Amiati pada 20 Juli 2020 lalu. Kemudian, kedua tersangka langsung ditahan dan dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I Pekanbaru.

Perbuatan yang dilakukan Hafes Timtim selaku PPK tidak melakukan survei harga pasar dalam kegiatan pengadaan tersebut, meski pelaksanaannya menggunakan e-Calatog. Hafes yang saat itu menjabat Kabid SMA, disinyalir menyusun harga perkiraan sendiri (HPS) berdasarkan pesanan broker.

Lalu, diduga melakukan pengadaan dengan bersekongkol dengan pihak ketiga, serta menerima gratifikasi dan fasilitas dari pihak ketiga. Sedangkan peranan Rahmad Dhanil, diduga bersekongkol menentukan spesifikasi barang dengan tersangka Hafes Timtim.

Asisten Intelijen Kejati Riau Raharjo Budi Kisnanto, Selasa (13/7) memaparkan, anggaran media berbasis IT dan multimedia untuk jenjang SMA, berdasarkan kontrak nomor: 420/Disdik/2/.3/2018/2121 tanggal 18 Juli 2018, memiliki nilai sebesar Rp23 miliar lebih.

Ini dengan nilai pekerjaan bersih yang diterima penyedia berdasarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), sejumlah Rp21 miliar lebih.

"Berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara oleh Inspektorat Provinsi Riau atas dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan ini, setelah adanya perbaikan dan penginstalan ulang software, kerugian keuangan negara menjadi Rp2,5 miliar lebih," ungkap dia.

Sebelum perkara ini dilimpahkan ke penuntutan, tersangka sudah melakukan pembayaran untuk mengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp2,5 miliar lebih yang ditransfer ke rekening Kejati Riau, dengan nama rekening RPL 008 Kejati Riau di Bank BRI.

"Dengan pengembalian tersebut, sebelum para tersangka dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi, maka saat ini penyidik berpendapat bahwa unsur kerugian keuangan negara sudah dipulihkan," imbuhnya.

Raharjo kemudian menyampaikan, berdasarkan 7 program kerja Jaksa Agung Tahun 2021, poin 6, bahwa peranan perkara tindak pidana korupsi yang berkualitas dan berorientasi pada penyelamatan keuangan negara.

"Demi asas kemanfaatan hukum dan asas keadilan, maka unsur kerugian keuangan negara tidak terpenuhi lagi," jelasnya.

Di samping itu pula, perangkat keras yang diadakan pada proyek ini sekarang sudah dimanfaatkan. "Barang-barang pengadaan perangkat keras sudah diadakan oleh penyedia dalam hal ini PT Airmas Jaya Mesin, sudah dapat dimanfaatkan oleh Disdik Riau," tambahnya.***

Share
Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    KKN DR UIN Suska Bagikan Masker Gratis

    Kegiatan ini disambut baik oleh warga di sekitaran Marpoyan Damai tersebut. Sekitar 100 masker dibagikan oleh tim KKN DR UIN Suska Riau.
  • 4 minggu lalu

    Tangani Karhutla dan Covid-19, Kapolda Riau Dapat Pujian dari Presiden Jokowi

    Dialog dilakukan presiden kepada kapolres dan kapolda di masing-masing wilayah tersebut, untuk mengetahui perkembangan terkini di wilayah.
  • satu bulan lalu

    PLN Amankan Pasokan Listrik Blok Rokan

    Apabila pasokan listrik ke Blok Rokan terhenti, dampaknya akan sangat fatal dan hal ini akan sangat mengganggu pencapaian lifting nasional dan produksi migas nasional.
  • satu bulan lalu

    Pemprov Riau Matangkan Wacana RS Petala Bumi Jadi RS Otak

    Kegiatan Rapat ini dibuka langsung oleh Direktur RS Petala Bumi Sumiati. Dalam sambutannya, Sumiati menjelaskan bahwa sebelum menetapkan unggulan layanan stroke menuju rumah sakit
  • Komentar
    Copyright © 2021 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f