• Home
  • Rohil
  • Cawagub Riau Dikalungi Ulos, Robinson: Benda Sakral ini Merupakan Simbol Restu
Minggu, 01 April 2018 18:47:00

Cawagub Riau Dikalungi Ulos, Robinson: Benda Sakral ini Merupakan Simbol Restu

Kampanye calon wakil Gubernur Riau, Rusli Efendi di Bagan Sinembah, Rokan Hilir.

BAGANSINEMBAH, Globalriau.com - Calon Wakil Gubernur Riau nomor urut tiga, H Rusli Effendi, hari ini Minggu (1/4/2018) melakukan kampaye dialogis di Kepenghuluan Bagan sinembah Barat, Kecamatan Sinembah Raya, Kabupaten Rokan Hilir. Kehadiran Rusli dan rombongan disambut hangat warga dengan mengalungkan Ulos, kain adat khas Batak.

Rusli Effendi mengaku sangat terharu dengan sambutan yang diterimanya, khususnya dengan adanya pengalungan Kain Ulos tersebut." Saya merasa bahagia dengan perbedaan Suku, Bahasa, Adat Istiadat tapi saling mengisi dan mempunyai tujuan yang sama Untuk Menuju Riau Maju dan Berkeadilan.



Turut hadir di acara kampanye dialogis tersebut Ketua DPD Demokrat Riau H. Asri Auzar, anggota DPRD Riau Husaimi Haimi, anggota DPRD Rohil Suryadi Prewedesuito dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Rusli mengajak seluruh masyarakat Rohil, khususnya Kecamatan Bagansinembah untuk mensukseskan pelaksanaan Pilgubri 2018. "Sebagai putra daerah yang dilahirkan di Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir saya akan komit membangun kampung saya, tentunya bersama-sama dengan bapak dan ibu semua," kata Rusli.

Dijelaskannya, ia dan Calon Gubernur Riau DR Firdaus ST MT, sudah merancang program pembangunan dengan motto membangun masyarakat madani yang maju dan berkeadilan. "Jadi bukan hanya mengejar pembangunan atau kemajuan ekonomi semata, tapi juga berkeadilan, yakni dirasakan oleh semua elemen masyarakat tanpa memandang suku, agama, maupun golongan," tegas Rusli.

Dalam kesempatan itu tokoh masyarakat Bagansinembah, Robinson Tampubolon menjelaskan filosofi Ulos yang merupakan kain tenun khas Batak berbentuk selendang. "Benda sakral ini merupakan simbol restu, kasih sayang dan persatuan, sesuai dengan pepatah Batak yang berbunyi: “Ijuk pangihot ni hodong, Ulos pangihot ni holong”, yang artinya jika ijuk adalah pengikat pelepah pada batangnya maka ulos adalah pengikat kasih sayang antara sesama," jelas Robinson yang disambut dengan teriakan Horas dari sejumlah hadirin.

Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Polisi Tembak Mati ABK Pencuri Kerang di Perairan Riau

    ROHIL, Globalriau.com - Aparat kepolisian melakukan tindakan tegas terhadap satu buah kapal nelayan yang diduga mencuri kerang

  • 2 bulan lalu

    Pria Rohil ini Gagal Perkosa Mertuanya di Semak Belukar

    ROHIL, Globalriau.com - Aksi Andre (26) terbilang nekat dan bejat. Dia mencoba untuk memperkosa ibu mertuanya Ha (53) dan adik

  • 2 bulan lalu

    Pemkab Harus Bayar Gaji Honorer Rp165 M Setahun

  • 3 bulan lalu

    Di Kampar Anggota KPPS Tertangkap Nyoblos Berulang Kali

    KAMPAR, Globalriau.com - Seorang anggota Kelompok Penyenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 003 Desa Pulau Tinggi, Kabupaten K

  • Komentar
    Copyright © 2018 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.