IKLAN
  • Home
  • Rohul
  • Pejabat BPN di Rohul Terjaring OTT
Minggu, 11 Juni 2017 09:06:00

Pejabat BPN di Rohul Terjaring OTT

Foto: Chaidir Anwar T/detikcom
Junaidi Rahim, pejabat BPN Rohul tersangka pungli pengurusan sertifikat tanah.

ROHUL, Globalriau.com - Tim Saber Pungli Polres Rokan Hulu (Rohul) melakukan penangkapan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN). Barang bukti pungli yang disita Rp11 juta untuk pengurusan sertifikat tanah.

"Tim Saber Pungli Polres Rohul menangkap Kasi Hubungan Hukum di BPN Rohul, Junaidi Rahim. Dia tertangkap tangan melakukan pungli dalam pengurusan sertifikat tanah," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo kepada wartawan, Sabtu (10/6/2017).

Guntur menjelaskan korban pungli adalah Sepriyandi yang berprofesi sebagai notaris dan Endahwati, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Keduanya tengah mengurus sertifikat hak tanggungan sebanyak 35 permohonan. Ditambah dua permohonan pengurusan pendataran turun waris.

Untuk pengurusan hal tersebut, kata Guntur, keduanya telah membayar resmi ke BPN Rohul pada Februari 2017 sebesar Rp10.600.000. Tapi belakangan, berkas tersebut tak kunjung diselesaikan.

"Keduanya bertanya kepada salah satu staf di BPN mengapa pengurusan tersebut belum juga selesai. Dari staf menyarankan agar keduanya menghadap pelaku Junaidi," kata Guntur.

Kedua korban pun menghadap. Dari pertemuan itu, Junaidi meminta biaya tambahan sebesar Rp22.980.000. Bila tidak disediakan pengajuan berkasnya tidak dinaikan ke Kepala BPN Rohul. Atas permintaan tersebut akhirnya kedua terpaksa untuk membayarnya.

Masih menurut Guntur, rencana pembayaran yang diminta pelaku pada Jumat (9/6). Waktu itu ada kesepakatan antara korban dengan pelaku bahwa tahap awal pembayaran uang kontan sebesar Rp11 juta. Sisanya, Rp11.980.000 akan dibayarkan selanjutnya.

"Sebelum pembayaran itu, kedua korban sudah melapor ke tim Saber Pungli. Pada Jumat siang kemarin, langsung dilakukan penangkapan saat pelaku sudah menerima uang dari korbannya," kata Guntur.(detikcom)

Kini barang bukti hasil pungli, dan pelaku sudah diamankan di Mapolres Rohul untuk proses lebih lanjut. Tim juga sempat menggeledah ke ruangan pelaku.

"Kepada palaku kita sangkakan tindak pidana korupsi dan atau penyalahgunaan wewenang sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 12 huruf e UU 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi," tutup Guntur.

Share
Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Putra Asal Rohul Raih Prestasi Tingkat Nasional di IPB Bogor

    PASIR PANGARAIAN, Globalriau.com - Salah satu putra terbaik asal Kabupaten Rokan Hulu kini mencatatkan namanya di salah satu pe

  • 3 bulan lalu

    KPK Lakukan OTT Lagi, Kali ini Anggota DPRD Banjarmasin

    JAKARTA, Globalriau.com - Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berlanjut. Baru saja merilis hasil OT

  • 4 bulan lalu

    Kadis PUPR Riau di Penjara Gara-Gara Pungli Rp 10 Juta

    PEKANBARU, Globalriau.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menjebloskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata
  • 4 bulan lalu

    Suap Dirjen Hubla Rp20 Miliar Gunakan Modus Baru

    JAKARTA, Globalriau.com - KPK menetapkan Dirjen Perhubungan Laut A Tonny Budiono (ATB) sebagai tersangka suap. Ia diduga meneri

  • Komentar
    Copyright © 2017 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.