google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f
COVID-19
  • Home
  • Siak
  • Laporan Keuangan Tahun 2020, Pemkab Siak Raih WTP ke-10
Sabtu, 01 Mei 2021 22:08:00

Laporan Keuangan Tahun 2020, Pemkab Siak Raih WTP ke-10

SIAK, globalriau.com - Pemerintah Kabupaten Siak kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), untuk laporan keuangan tahun 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau.

Penyerahan LHP LKPD Tahun 2020 itu, juga bersamaan di serahkan kepada 2 (dua) kabupaten/kota, di Riau yakni Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kabupaten Pelalawan.



Kegiatan dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Siak, Azmi, Ketua DPRD Kab. Indragiri Hilir, H. Ferryandi, dan Ketua DPRD Kab. Pelalawan, Baharudin. Turut hadir pada kegiatan ini Bupati Siak, H.  Alfedri, Bupati Indragiri Hilir, H. M. Wardan, dan Bupati Kab. Pelalawan, H. Zukri Misran.

"Alhamdulillah hari ini Pemda Siak kembali menerima Laporan hasil Pemeriksaan atas laporan keuangan tahun 2020, dengan predikat WTP ke-10 kalinya secara berturut dimulai dari tahun 2011," ujar Alfedri di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Provinsi Riau, Jum’at lalu, (30/4/2021).

Laporan Hasil Pemeriksaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Widhi Widayat, secara langsung kepada Ketua DPRD Siak Azmi didamping Bupati Siak Alfedri dan Kepala Daerah terkait, dengan didampingi oleh Kepala Subauditorat Riau II, Handrias Haryotomo, Pengendali Teknis, Denny Sandryanto, dan Kepala Subbagian HTUK, Solikhin.

Alfedri mengaku sangat bersyukur dan berterimakasih atas predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di raih. Namun ada beberapa catatan yang di sampaikan Kepada BPK untuk menjadi perhatian. Terkait ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Antara lain, yaitu penatausahaan dan pengelolaan barang milik daerah, pengelolaan aset tetap belum tertib dan pemanfaatannya oleh pihak ketiga belum dilengkapi dokumen yang memadai serta terdapat kesalahan penganggaran belanja modal.

"Kita terus berupaya menyempurnakan penyajian laporan keuangan, berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Kita juga terus peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar semakin memahami dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah," terangnya.

Semuanya kata dia telah melakukan tata kelola keuangan yang baik. Serta berdasarkan prinsip akuntansi berbasis umum yang sudah diupayakan secara maksimal di kabupaten Siak.

"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran di Pemerintah kabupaten, kecamatan dan Pemerintah kampung. Yang terus berupaya meningkatkan laporan keuangan secara baik dan benar," pungkasnya.

Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Widhi Widayat mengungkapkan masih adanya kelemahan pengendalian intern dan permasalahan terkait ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, antara lain yang perlu diberi perhatian yaitu penatausahaan dan pengelolaan barang milik daerah belum tertib, pengelolaan aset tetap belum tertib dan pemanfaatannya oleh pihak ketiga belum dilengkapi dokumen yang memadai, serta terdapat kesalahan penganggaran belanja modal.

Namun demikian hal tersebut tidak secara material memengaruhi kewajaran penyajian laporan keuangan. Dimana pemeriksaan terhadap laporan keuangan bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan, yang didasarkan pada kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian internal.

"Sehingga untuk Laporan Keuangan Tahun 2020, kami BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bagi ketiga Pemerintah Daerah tersebut," katanya.

Sesuai pasal 20 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, yang mengamanatkan bahwa pejabat wajib menindaklanjuti rekomendasi laporan hasil pemeriksaan, maka jawaban atau penjelasan dimaksud disampaikan kepada BPK selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari setelah laporan hasil pemeriksaan diterima.(jhn/infotorial)

Share
Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Sekda Siak Irup Apel Gelar Pasukan di Polres Siak

    Apel yang digelar tersebut di ikuti oleh Polisi, TNI, Satpol PP, Damkar , Dinas Perhubungan dan Senkom tersebut berlangsung dengan khidmat serta menerapkan Protokol Kesehatan.
  • 6 hari lalu

    Jelang Idul Fitri, Pemkab Siak dan Forkompinda Gelar Rakor Penanggulangan Covid-19

    Kata Alfedri, fokus pemerintah pusat dan daerah pada saat ini dalam rangka pengendalian penyebaran Covid 19, adalah penegakan disiplin ditengah masyarakat.
  • 5 hari lalu

    Bupati Siak Pantau Pos Penyekatan Minas dan Kandis

    Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan Bupati bersama Asisten I Setda Kab. Siak Budhi Yuwono, Pj Kadis Perhubungan, Kasat Pol PP Kaharudin, Kepala BPBD Siak dan pimpinan OPD lainny
  • kemarin

    Bupati Alfedri Pantau Penyuntikan Vaksin Covid-19 Secara Massal

    Vaksinasi ini dilaksankan untuk mencegah penularan Covid-19 di kabupaten Siak. Dengan target vaksinasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer di Lingkungan Sekretariat Daerah (Set
  • Komentar
    Copyright © 2021 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f