google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Ayo Vaksin
  • Home
  • Inhil
  • Daftar Korban Kabut Asap Bertambah, Dua Bocah di Inhil Meninggal Dunia
Jumat, 23 Oktober 2015 19:33:00

Daftar Korban Kabut Asap Bertambah, Dua Bocah di Inhil Meninggal Dunia

TEMBILAHAN- Bencana kabut asap yang berkepanjangan telah merenggut dua nyawa bocah kecil di Negeri Seribu Parit, kedua bocah tersebut menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Muliya (12) dan Andri Yanto (6), sebelum meninggal dunia, mengalami sesak nafas dan sempat beberapa hari menjalani perawatan. Namun nyawa kedua bocah tersebut tidak bisa diselamatkan, dua korban tersebut menambah daftar panjang korban kabut asap di Riau.

''Dua keponakan saya sudah jadi korban kabut asap,'' ujar Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto seperti dikutip dari GoRiau.com, Kamis (22/10/2015).

Pria yang akrab di sapa H Ateng ini menjelaskan, keponakannya yang bernama Lia menghembuskan nafas terakhirnya sekitar 20 hari lalu, sedangkan Habibi, meninggal pada Rabu (21/10/2015) malam.

''Asap ini sudah membahayakan, sudah mengandung racun ini. Permasalahan ini harus segera diatasi, jangan sampai ada korban lainnya,'' sebutnya.

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil segera mengambil tindakan, dengan menyurati pemerintah Provinsi dan Pusat, terkait kondisi terkini di Kabupaten Inhil.

''Saya yakin bukan ponakan saya saja, tapi masih ada bocah lainnya di Inhil ini yang jadi korban asap namun tidak terdengar oleh pemerintah. Jangan dikira terkena asap berbulan-bulan warga Inhil ini sehat-sehat saja,'' cetus Adriyanto.

Sementara itu, terkait hal ini, awak media sudah mencoba berkali-kali mengkonfirmasikannya kepada Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, Irianto. Namun dirinya tidak menanggapi.

Saat wartawan mencoba melakukan konfirmasi ke nomor telpon selulernya, Irianto hanya mengirimkan pesan singkat bahwa dirinya sedan mengikuti sebuah kegiatan, sehingga meminta dikirimi pesan saja.

Saat dikirimi pesan, terkait kebenaran meninggalnya dua bocah akibat kabut asap, hingga berita ini diturunkan, Irianto belum memberikan balasan apapun.(goriau)

Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kerugian Negara Diganti, Kejati Riau SP3 Dugaan Korupsi Disdik Riau

    Ini dengan nilai pekerjaan bersih yang diterima penyedia berdasarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), sejumlah Rp21 miliar lebih.
  • satu bulan lalu

    PLN Amankan Pasokan Listrik Blok Rokan

    Apabila pasokan listrik ke Blok Rokan terhenti, dampaknya akan sangat fatal dan hal ini akan sangat mengganggu pencapaian lifting nasional dan produksi migas nasional.
  • satu bulan lalu

    Pemprov Riau Matangkan Wacana RS Petala Bumi Jadi RS Otak

    Kegiatan Rapat ini dibuka langsung oleh Direktur RS Petala Bumi Sumiati. Dalam sambutannya, Sumiati menjelaskan bahwa sebelum menetapkan unggulan layanan stroke menuju rumah sakit
  • satu bulan lalu

    Gubri Dukung Upaya Pencegahan dan Penurunan Stunting di Riau

    Gubernur Riau mengaku dengan Kerjasama berbagai pihak Penurunan Stunting bisa di kejar sebagaimana arahan Presiden agar di tahun 2024 bisa dikisaran 14 persen.
  • Komentar
    Copyright © 2021 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f