google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Ayo Vaksin
  • Home
  • Inhil
  • Dampingi Tim ITB dan BPKP, Korupsi Jembatan Enok Disidik KPK
Minggu, 24 Januari 2016 21:52:00

Dampingi Tim ITB dan BPKP, Korupsi Jembatan Enok Disidik KPK

Net
Jembatan Enok Kabupaten Inhil.

TEMBILAHAN- Dalam rangka melakukan pemeriksaan fisik bangunan perkara korupsi pembangunan jembatan Enok, tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun ke lapangan.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan Lulus Mustofa melalui Kepala Seksi Intelijen Novriansyah, kedatangan 3 orang dari Tim Penindakan KPK ini untuk mendampingi Ahli Fisik dari ITB dan Auditor BPKP.

"Untuk melakukan pemeriksaan fisik bangunan perkara korupsi pembangunan Jembatan Enok Tahun Anggaran 2011, 2012 ,2013 dan 2014," jawab Novriansyah ketika, Ahad (24/1/16).

Disebutkan, tim ini melakukan pemeriksaan di lapangan selama selama 2 hari, yakni sejak tanggal Sabtu (23/1/16) lalu.

"Kedatangan tim KPK ini sifatnya supervisi dan mendampingi tim Ahli Fisik ITB dan Auditor BPKP, kasus ini tetap kami yang menanganinya," sebutnya.

Sebelumnya, Rabu (13/1/16) lalu, tim Kejari Tembilahan telah melakukan penggeledahan di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Inhil, terkait dugaan korupsi pembangunan jembatan Enok tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri Tembilahan sempat melakukan pendalam terhadap dugaan kasus tindak pidana korupsi pembangunan jembatan di Kecamatan Enok yang menelan uang negara mencapai 44 Miliyar.

Dari hasil penyidikan sementara, telah ditetapkan satu orang tersangka berinisial T.
Dimana Pengerjaan jembatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dimulai pada tahun 2011 dan tahun 2014 tersebut telah dihentikan. Sedangkan penyelidikan sudah dilakukan pihak Kejari sejak  April 2013.

Seperti diketahui, pelaksanaan  pengerjaan fisik jembatan enok tersebut bertujuan guna membuka isolasi  daerah dan memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengangkut dan memasarkan hasil bumi.

Dengan terjadinya penyalahgunaan anggaran oleh oknum tertentu ini, pengerjaan jembatan yang seyogyanya menjadi harapan masyarakat setempat kini dihentikan. Hal ini berdampak buruk, yang menghambat percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.(rtc/ink)

Share
Berita Terkait
  • tahun lalu

    DPRD 'Main' Proyek Dipidana 20 Tahun

    Hadir dari KPK, Koordinator Wilayah Sulawesi Selatan Unit Koordinasi Supervisi Pencegahan KPK, Dwi Aprilia Linda dan Hery Nurudin selaku ketua Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegah
  • 2 tahun lalu

    Geledah Kantor DPMPTSP Dumai, KPK Bawa Sejumlah Dokumen

    Informasi dihimpun, penggeledahan oleh tujuh penyidik lembaga anti rasuah ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berakhir 11.30 WIB dan diduga terkait perkara korupsi melibatkan W
  • 2 tahun lalu

    KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Wali Kota Dumai Sebagai Tersangka

    KPK pada 3 Mei 2019 telah menetapkan Zulkifli dalam dua perkara, yaitu tindak pidana korupsi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) dan penerimaan gratifikasi.
  • 2 tahun lalu

    Wali Kota Dumai Zulkifli AS Ditetapkan KPK Tersangka Atas Dua Perkara

    Dia menjelaskan, Zulkifli ditetapkan sebagai tersangka atas dua perkara. Pertama, tersangka diduga memberikan uang total Rp550 juta kepada Yaya Purnomo dan kawan-kawan terkait deng
  • Komentar
    Copyright © 2021 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f