google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Ayo Vaksin
  • Home
  • Inhil
  • Komisioner KPU Inhil Nyambi jadi Guru Bantu Riau
Rabu, 04 Mei 2016 15:50:00

Komisioner KPU Inhil Nyambi jadi Guru Bantu Riau

INHIL- Setelah sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai Darwis kedapatan masih aktif menjadi guru bantu Riau yang bertugas di Dumai, kini kembali seorang komisioner KPU Kabupaten Indragiri Hilir, Muhammad Dong SP, diketahui juga menjabat selaku guru bantu provinsi Riau yang mengajar di SMK N 1 Tembilahan Hulu.

Hal tersebut diakui Muhammad Dong ketika dikonfirmasi Globalriau.com melalui sambungan selulernya Selasa (04/05/2016) menyebutkan,"Kalau dari sisi KPU, persyaratan menjadi komisioner adalah tidak sedang menduduki jabatan struktural. Jabatan struktural di guru adalah kepsek, wakepsek, pengawas, dan sebagainya, makanya ketika saya daftar KPU saya mundur dari wakepsek di SMKN 1 Tembilahan Hulu, jangankan guru bantu, PNS aja bisa jadi komisioner KPU, tapi tidak boleh menduduki jabatan struktural di PNS dan hanya dibayarkan gaji pokoknya di PNS dan tidak boleh menerima berbagai tunjangan di PNS," ujarnya.

Ditambahkan Muhammad Dong, sebagai guru bantu dan sebagai komisioner KPU, dirinya tetap menjalankan tugas sebagai guru di SMKN 1 Tembilahan Hulu,"Jadi saya tidak menerima gaji buta, bisa dikomfirmasi dengan kepsek SMKN 1 Tembilahan Hulu dan Disdik Inhil. Karena posisi saya sebagai komisioner KPU makanya saya tidak mengurus berbagai tunjangan di guru seperti sertifikasi, tunjangan fungsional, tunjangan non sertifikasi, tunjangan non PNS dan sebagainya saya hanya menerima gaji pokok sebagai guru bantu." jelasnya.

Sementara untuk perpanjangan kontrak guru bantu, kata Muhammad Dong, adalah SK pertama dan terakhir dan surat keterangan aktif mengajar dari kepsek, tidak ada diberi tahu bahwa kalau sedang menduduki jabatan publik tidak bisa lagi mengurus perpanjangan kontrak,"Makanya saya tetap mengurus perpanjangan kontrak untuk tahun 2016 ini." sebutnya.

Ditambahkannya,"Kalau memang ada aturan baru dari Dinas Pendidikan Provinsi bahwa guru bantu yang sedang menduduki jabatan publik tidak bisa lagi diperpanjang kontraknya, saya siap menerima pemutusan kontrak sebagai guru bantu." sebut Muhammad Dong.

Jadi apa yg dipermasalahkan ini, katanya, karena ketidaktahuan bahwa ada aturan baru yang dikeluarkan oleh Dinas pendidikan Provinsi,"Pihak Disdik juga tidak ada memberitahukan ke saya atau tidak memproses perpanjangan kontrak saya untuk tahun 2016. Jadi bukan karena faktor kedekatan saya dengan wakil bupati Indragiri Hilir Bapak Rosman Malomo," tandasnya.

Terpisah, Kasubag Kepegawaian Disdik Riau, Arison, menyebutkan bahwa aturan baru tentang guru bantu riau berlaku sejak 1 Januari 2016 bahwa setiap guru bantu tidak boleh menjabat jabatan struktural dan fungsional lain.

Disoal tentang rangkap jabatan yang dijalani Muhammad Dong, Arison menegaskan hal itu perbuatan yang salah dan menilai pihak Disdik Inhil kecolongan,"Itu tidak boleh, berarti Disdik Inhil kecolongan, kan seharusnya waktu beliau maju menjadi komisioner ada surat pernyataan sedang tidak menjabat jabatan apapun, sehingga bersedia bekerja sepenuh waktu untuk KPU," tegasnya.

Arison berjanji akan menindak lanjuti persoalan rangkap jabatan oleh Muhammad Dong, dan akan melakukan konfirmasi kepada Disdik Inhil.

"Saya kan koordinasi ke Disdik Inhil atas informasi ini," tegasnya.(egy)

 

Share
Berita Terkait
  • tahun lalu

    Tiga Tenaga Kesehatan di Inhil Positif Corona

    Dengan kondisi ini, Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Riau menyebutkan, bahwa temuan ini sebagai himbauan bagi Nakes diseluruh Riau. Agar berhati-hati dan bekerja sesuai aturan dan
  • tahun lalu

    27 Tenaga Medis di Inhil Diisolasi

    Dikatakan Wardan, ada 27 tenaga medis yang sedang mengsisolasi diri secara mandiri, mereka adalah tenaga medis yang bersetuhan langsung dengan pasien PDP inisial A (64th) yang tela
  • tahun lalu

    Pemkab Inhil Umumkan Hal-hal Penting Terkait COVID-19

    Saat ini seluruh pihak terkait telah mengambil langkah-langkah penting dalam upaya penangangan pencegahan covid-19
  • tahun lalu

    Cari Nipah, Warga Inhil Diterkam Buaya

    Warno menyebutkan, awalnya Junaidi dan temannya tiba di hutan tempat mereka mencari Nipah, sekitar pukul 07.00 Wib. Kemudian sekitar dua jam di dalam hutan mereka mendapatkan pucuk
  • Komentar
    Copyright © 2021 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f