google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Ayo Vaksin
  • Home
  • Inhil
  • Seorang Warga Inhil Tewas Diserang Harimau Sumatera
Minggu, 11 Maret 2018 13:25:00

Seorang Warga Inhil Tewas Diserang Harimau Sumatera

Net.
Ilustrasi.

PEKANBARU, Globalriau.com - Harimau liar kembali menyerang warga di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Korban yang diserang harimau ini juga tewas dengan luka gigit di leher.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (10/3/2018) sekitar pukul 20.00 WIB. Lokasi kejadian persisnya dusun Sinar Danau Desa Tanjung Simpang, Kec Pelangiran.



"Lokasi konflik ini jaraknya sekitar 20 km dari lokasi konflik pertama, (harimau memangsa Jumiati)" kata Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony SIK melalui Kapolsek Pelangiran Iptu Muhammad Rafi kepada detikcom, Minggu (11/3/2018).

M Rafi menjelaskan, korban keganasan kali ini seorang buruh bangunan bernama Yusri (34) warga Desa Pulau Muda Kec Teluk Meranti Kab Pelalawan,Riau.

Masih menurut M Rafi, sore sekitar pukul 17.00 WIB korban bersama rekannya Rusli (41), Indra (26) dan Syahran (26) tengah mengerjakan bangunan untuk sarang burung walet. Mereka ini semuanya berasal dari Kab Pelalawan.

"TKP ini cukup jauh, sekitar 20 kilometer, dari kejadian sebelumnya, sudah dekat perbatasan antara Kabupaten Indragiri Hilir dengan Kabupaten Pelalawan", kata Rafi.

Sore itu mereka melihat seekor harimau berada di bawah bangunan yang sedang mereka kerjakan. Melihat ada harimau di bawah, mereka memilih untuk bertahan di atas bangunan. Hingga dua jam berlalu, mereka tetap berdiam diri di atas bangunan sampai hari gelap.



"Setelah tidak terlihat lagi harimau itu, korban dan rekannya bergegas turun. Namun baru melangkah sekitar 250 meter, tiba-tiba, raja hutan itu, kembali menampakan diri dari arah depan. Kehadiran binatang buas tersebut, langsung menyebabkan kepanikan dan mereka berlari menyelamatkan diri," kata Rafi.

Dijelaskan, malam itu sesama buruh bangunan ini saling memanggil rekannya. Namun saat nama Yusri dipanggil tidak ada sahutan.

Lalu para pekerja ini mencoba menghubungi warga Dusun Sinar Danau untuk meminta bantuan warga sekitar. Tak lama kemudian malam itu warga ramai mendatangi lokasi. Warga datang menggunakan perahu kecil.

Pencarian terhadap Yusri, segera dilakukan. Tak lama malam itu korban berhasil ditemukan, di atas tanaman kumpai (sejenis rumput yang terdapat di atas air).

"Tapi Yusri, tampak tidak bergerak lagi. Di tengkuknya, terlihat tanda-tanda luka bekas taring harimau," kata M Rafi.

Personel Polsek Pelangiran yang mendapat laporan, mendatangi TKP dengan Tim BBKSDA Provinsi Riau. Tim kemudianmengevakuasi jasad korban ke klinik KPP Pulai PT THIP.

"Dari pemeriksaan, diketahui korban meninggal dunia, karena mengalami pendarahan akibat luka robek bekas gigitan harimau di tengkuknya," kata M Rafi.



"Jasad korban kemudian diserahkan kepada keluarga, dan dibawa kembali ke kampungnya di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, untuk dikebumikan di sana," tutup M Rafi.

Sebagaimana diketahui, sudah dua bulan tim BBKSDA Riau bersama TNI/Polri melakukan pencarian harimau benama Bonita yang sebelumnya menyerang Jumiati hingga tewas pada 3 Januari 2018 lalu. Bonita sudah berusaha untuk dievakuasi, namun juga belum berhasil. Belum ada keterangan pasti, apakah korban kedua ini juga diserang Bonita. Tapi yang jelas Bonita sudah berperilaku menyimpang tidak risih berinteraksi dengan manusia.*

Sumber: Detik.com

Share
Berita Terkait
  • tahun lalu

    Tiga Tenaga Kesehatan di Inhil Positif Corona

    Dengan kondisi ini, Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Riau menyebutkan, bahwa temuan ini sebagai himbauan bagi Nakes diseluruh Riau. Agar berhati-hati dan bekerja sesuai aturan dan
  • tahun lalu

    27 Tenaga Medis di Inhil Diisolasi

    Dikatakan Wardan, ada 27 tenaga medis yang sedang mengsisolasi diri secara mandiri, mereka adalah tenaga medis yang bersetuhan langsung dengan pasien PDP inisial A (64th) yang tela
  • tahun lalu

    Pemkab Inhil Umumkan Hal-hal Penting Terkait COVID-19

    Saat ini seluruh pihak terkait telah mengambil langkah-langkah penting dalam upaya penangangan pencegahan covid-19
  • tahun lalu

    Cari Nipah, Warga Inhil Diterkam Buaya

    Warno menyebutkan, awalnya Junaidi dan temannya tiba di hutan tempat mereka mencari Nipah, sekitar pukul 07.00 Wib. Kemudian sekitar dua jam di dalam hutan mereka mendapatkan pucuk
  • Komentar
    Copyright © 2021 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f