google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Ayo Vaksin
  • Home
  • Pekanbaru
  • Mantan DPRD Diduga Otak Pelaku Teror Kepala Anjing ke Pejabat Kejati Riau
Minggu, 30 Mei 2021 15:38:00

Mantan DPRD Diduga Otak Pelaku Teror Kepala Anjing ke Pejabat Kejati Riau

Ilustrasi.

PEKANBARU, globalriau.com - Polisi menangkap mantan anggota DPRD Pekanbaru 2 periode Yoserozal Saputra (YS) di salah satu rumah makan di jalan Adinegoro, Padang, Sumatera Barat.

Pria 40 tahun itu ditangkap anggota Polresta Pekanbaru karena diduga menjadi otak pelaku teror kepala anjing di rumah Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Muspidauan. Yose juga seorang pecatan polisi berpangkat brigadir di Riau.



Teror di rumah Muspidauan lantaran adanya ketidaksenangan saat dia menjabat sebagai Ketua Lembaga Adat Melayu Riau wilayah Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, YS dijadikan tersangka dan langsung ditahan untuk kepentingan penyidikan.

"Hasil penyelidikan, YS berada di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Tak menunggu lama tim kami kemudian bergerak menuju kota Padang, Sumatera Barat," kata Nandang dilansir dari merdeka.com Sabtu (29/5).

YS diduga menjadi otak pelaku aksi teror pelemparan kepala anjing ke rumah Muspiduan pada Jumat (5/3) subuh. Tak hanya itu, aksi teror juga dilakukan oleh orang suruhannya ke kediaman Nasir Penyalai pada hari yang sama Jumat malam.

Nandang tak menampik aksi yang dilakukan para pelaku terkait kekuasaan petinggi LAMR Pekanbaru. Namun, Muspidauan kebetulan juga seorang pejabat di Kejati Riau.

Penangkapan YS hampir tiga bulan buron, berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan empat tersangka lainnya yang sudah diamankan sebelumnya, serta pemeriksaan saksi-saksi.

Menurut Nandang, YS adalah dalang pelaku teror pelemparan potongan kepala anjing ke rumah Kasi Penkum Kejati Riau, dan penyiraman bensin di rumah Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau M Nasir Penyalai.

Pelaku menyuruh empat orang untuk melakukan teror tersebut. Mereka adalah, IP alias Iwan, DW alias Didi, Boy dan Bobi.

"Pelaku YS berperan sebagai orang yang menyuruh tersangka Irwan Purwanto (IP) dan melakukan perencanaan terhadap kedua sasaran teror. Tersangka mengaku tidak mengenal dan tahu dengan tiga tersangka lainnya," jelas Nandang.(mdk)

Share
Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    KKN DR UIN Suska Bagikan Masker Gratis

    Kegiatan ini disambut baik oleh warga di sekitaran Marpoyan Damai tersebut. Sekitar 100 masker dibagikan oleh tim KKN DR UIN Suska Riau.
  • 2 minggu lalu

    Kerugian Negara Diganti, Kejati Riau SP3 Dugaan Korupsi Disdik Riau

    Ini dengan nilai pekerjaan bersih yang diterima penyedia berdasarkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), sejumlah Rp21 miliar lebih.
  • 4 minggu lalu

    Tangani Karhutla dan Covid-19, Kapolda Riau Dapat Pujian dari Presiden Jokowi

    Dialog dilakukan presiden kepada kapolres dan kapolda di masing-masing wilayah tersebut, untuk mengetahui perkembangan terkini di wilayah.
  • satu bulan lalu

    PLN Amankan Pasokan Listrik Blok Rokan

    Apabila pasokan listrik ke Blok Rokan terhenti, dampaknya akan sangat fatal dan hal ini akan sangat mengganggu pencapaian lifting nasional dan produksi migas nasional.
  • Komentar
    Copyright © 2021 Global Riau - Berita Riau Hari Ini. All Rights Reserved.
     
    loading...
    google.com, pub-1967056301068318, DIRECT, f08c47fec0942fa0 mgid.com, 288776, DIRECT, d4c29acad76ce94f